Dikepung Banjir, Ibu Nurul Ceritakan Detik-detik Selamatkan 2 Anaknya: Airnya Deras Sekali

Kompas.com - 03/10/2021, 16:35 WIB
Rumah milik Nurul (36) warga Desa Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Sabtu (2/11/2021) POLSEK SAMUDERARumah milik Nurul (36) warga Desa Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Sabtu (2/11/2021)

KOMPAS.com - Nurul (36), warga Desa Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, tak bisa melupakan rasa detik-detik saat banjir datang menerjang rumahnya, Jumat (1/10/2021).

Menurutnya, banjir mulai semakin tinggi sekitar pukul 06.00 WIB. Arusnya juga tiba-tiba sangat deras. 

Nurul mengaku ketakutan. Sebagai orangtua tunggal, saat itu di dalam pikirannya hanyalah menyelamatkan kedua anaknya. 

Baca juga: Banjir di Aceh Utara Meluas Jadi 4 Kecamatan

“Airnya deras sekali. Takut saya,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/10/2021).

Setelah berhasil meraih kedua anaknya, Nurul mencoba mengamankan beberapa barang dan dokumen berharga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, Nurul mencoba bertahan dari terjangan banjir yang mulai menghantam rumahnya semakin keras. 

Beberapa saat kemudian, warga dan sejumlah petugas datang dan mengevakuasi Nurul dan kedua anaknya.

Seperti diketahui, tanggul yang ada sekitar 15 meter dari rumah Nurul ternyata jebol diterjang banjir. Akibatnya, air meluap hingga ke permukiman, termasuk rumah Nurul.

Rumah berkontruksi papan itu pun hasil swadaya masyarakat desa. Dibangun dengan uang patungan dan gotong royong.

Baca juga: Kisah Ibu di Aceh Utara Selamatkan 2 Anak Saat Rumahnya Diterjang Banjir

Rumah nyaris roboh diterjang banjir

Nurul menjelaskan, rumah yang selama ini dia tempati telah rusak diterjang banjir.

Dirinya mengaku tak memiliki tempat untuk tinggal kedua anaknya. Nurul saat ini memilih bertahan di tenda pengungsian.

“Sekarang ini saya sudah tidak tahu lagi mau bagaimana. Sementara mungkin nanti saya minta tumpangan dulu dari keluarga,” katanya.

Baca juga: Masuki Pancaroba, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Bandang hingga Longsor di Jatim

Banjir mulai surut

Kendaraan berjalan pelan di lokasi banjir Desa Mancang, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (1/10/2021)KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Kendaraan berjalan pelan di lokasi banjir Desa Mancang, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (1/10/2021)

Sementara itu, Kapolsek Samudera Iptu Sapruddin menyebutkan, banjir yang merendam pemukiman warga perlahan mulai surut.

Namun demikian, katanya, warga diminta untuk tetap waspada akan banjir susulan.

“Saya imbau agar warga sementara menginap di rumah keluarga dulu. Takutnya hujan lagi dan bisa membahayakan, sembari menunggu perbaikan tanggul itu,” pungkasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.