Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Kompas.com - 25/09/2021, 21:28 WIB
Tim SAR saat mensmyisir sungai mencari korban yang hanyut saat banjir bandang di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Dok. Basarnas ManadoTim SAR saat mensmyisir sungai mencari korban yang hanyut saat banjir bandang di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

MANADO, KOMPAS.com - Operasi SAR pencarian korban atas nama Welly Ngangi (60), yang hanyut dalam banjir bandang di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, resmi ditutup Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado.

Operasi SAR ditutup setelah berjalan selama lima hari sejak pada Senin, 20 September 2021. Namun, Basarnas tetap melakukan pemantauan.

Kepala Basarnas Manado Suhri Sinaga mengatakan, pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan sudah sangat maksimal, yang melibatkan seluruh unsur instansi pemerintah, masyarakat setempat dan potensi SAR.

"Pencarian korban banjir bandang sudah diperluas akan tetap tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan korban," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Banjir Bandang di Minahasa Tenggara, 80 Rumah Rusak dan 1 Korban Hanyut Belum Ditemukan

Dalam pencarian korban, tim SAR sudah menerjunkan alat berat untuk mempermudah penemuan korban.

"Akan tetapi tim belum bisa menemukan keberadaan korban," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, semua tim yang terlibat sudah bersepakat di hari kelima pencarian korban, seluruh tim SAR gabungan bersama keluarga korban dan pemerintah setempat untuk menutup pencarian korban.

"Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian korban," kata Sinaga.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Minahasa Tenggara, 3 Bangunan Hanyut dan 1 Orang Hilang

Sinaga mengapresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian korban banjir bandang.

"Setelah pencarian operasi SAR yang sudah kami tutup, akan tetap setelah itu ada penemuan tanda korban kami akan lanjutkan kembali," sebut Sinaga.

Dikatakannya, Basarnas juga saat ini melaksanakan pencarian korban anak balita yang ikut terseret arus di drainase yang ada di daerah Paal Dua, Manado. Selain itu, operasi SAR satu warga yang lompat dari KM Saint Mery.

"Yang saat ini juga belum menemukan tanda-tanda korban, mari sama-sama berdoa korban yang saat ini kami tangani bersama relawan korban secepatnya ditemukan," harapanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Regional
Potensi Bencana Alam di Jatim Tinggi, Gubernur Khofifah Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Potensi Bencana Alam di Jatim Tinggi, Gubernur Khofifah Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Regional
Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Regional
Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Regional
Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Regional
2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

Regional
Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.