Kompas.com - 21/09/2021, 11:13 WIB
Warga berlarian saat melihat bangunan hanyut terbawa banjir bandang di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. dok. tangkapan layar dari media sosialWarga berlarian saat melihat bangunan hanyut terbawa banjir bandang di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

MANADO, KOMPAS.com - Sebanyak lima desa di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara, terdampak banjir bandang.

Selain itu, tiga bangunan hanyut terbawa banjir bandang, dan satu orang dilaporkan hilang.

Banjir bandang menerjang Mitra pada Senin (20/9/2021).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra, Aneke Sumendap mengatakan, saat ini tim BPBD dan Badan SAR Nasional (Basarnas) sementara mengevakuasi di Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur.

Baca juga: Banjir Bandang Landa Minahasa Tenggara, Akses Jalan Terputus

Dia menjelaskan, di Kecamatan Ratahan Timur ada tiga desa yang terdampak, yakni Desa Pangu Satu, Wioi Dua, dan Wioi Tiga.

Kemudian di Kecamatan Ratahan ada dua kelurahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Belum dapat diprediksi jumlah rumah warga yang terdampak, sementara ini tim masih di lapangan sejak tadi malam. Kalau reguiannya berapa, cukup lumayan," ujar Aneke saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021).

Rumah warga di Minahasa Tenggara yang rusak akibat banjir bandang , Senin (20/9). ANTARA/HO- Dok. pribadi
Antara Rumah warga di Minahasa Tenggara yang rusak akibat banjir bandang , Senin (20/9). ANTARA/HO- Dok. pribadi

Aneke juga menyebut, banjir bandang yang menerjang Mitra mengakibatkan dua bangunan warga hanyut.

"Ada rumah hanyut di Kelurahan Nataan, satu rumah, ada kios satu, dan bengkel satu. Ada juga korban hilang sekitar usia 60 tahun," kata dia.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Minahasa Tenggara, Puluhan Rumah Rusak, Ini Kondisinya

Untuk saat ini sudah ada bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

"Bantuan dari Pemprov sudah sementara perjalanan, yakni dari Dinas Sosial dan BPBD Provinsi Sulut," ucapnya.

Untuk akses jalan di Pangu, Kecamatan Ratahan Timur masih sementara evakuasi.

"Lumpurnya tebal sekali. Kalau misalnya warga dari Manado dan Langowan ke Mitra boleh lewat Bentenan, Wongkai," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.