Luhut: Covid-19 di Bali Membaik, Mestinya Minggu Depan Sudah PPKM Level 3

Kompas.com - 10/09/2021, 18:51 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Bali, Jumat (10/9/2021). Humas Pemprov BaliMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Bali, Jumat (10/9/2021).

BALI, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan kemungkinan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali turun dari level 4 ke level 3 mulai minggu depan. 

Hal itu tak lepas dari perkembangan kasus Covid-19 di Pulau Dewata yang dalam beberapa terakhir dinilai membaik dan cenderung bisa dikendalikan.

Luhut telah berkoordinasi dengan gubernur, wali kota, Polda, Pangdam, Polres, Dandim, hingga Dinas Kesehatan Bali untuk membicarakan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menekan penularan Covid-19. 

"Covid-19 (di Bali) saya kira sangat membaik. Kami sudah membicarakan secara integrasi apa yang harus dilakukan, dan dari data-data per hari kemarin itu mestinya sih minggu depan Bali sudah (PPKM) level 3," kata Luhut saat berkunjung ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampah Tanggung Jawabku (Samtaku) Jimbaran, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: 2 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh Malah Tercatat Meninggal, Gara-gara Keteledoran Petugas Data yang Tak Punya Kualifikasi

Luhut berharap, tren penanganan Covid-19 terus membaik agar PPKM di Bali bisa terus turun level hingga ke level 2.

Ia meminta warga Bali terus disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

"Tanpa displin nggak bisa. Jadi misalnya kegiatan berkerumun harus dikurangi. Vaksin, isoter sekarang sudah luar biasa, sudah 9.000 yang masuk isolasi terpusat, dan itu saya kira menolong Bali," kata dia.

Meski begitu, ia tetap mendorong agar pemerintah provinsi dan 9 kabupaten/kota se-Bali bekerja keras menekan laju kematian yang masih tinggi.

Baca juga: Kesaksian Perekam Video Viral Burung Pipit Berjatuhan di Bali: Jumlahnya Ribuan

Termasuk data pasien Covid-19 yang sejauh ini harus segera dibereskan oleh Bali.

"Ada 2.600 data (pasien Covid-19) yang masih nggak jelas, kalau itu masih bisa diurai, saya kira posisi Bali lebih baik," pungkasnya.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Bali, per Jumat (10/9/2021) kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 253 kasus.

Sementara kasus sembuh sebanyak 409 kasus, dan meninggal dilaporkan 13 kasus.

Secara kumulatif, kasus positif Covid-19 di Bali sudah mencapai 109.865 kasus, sembuh 101.481 kasus, dan meninggal 3.703 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Kabupaten Malang Hari Ini, 17 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Kabupaten Malang Hari Ini, 17 Januari 2022

Regional
Data Terkini, 274 Rumah di Lebak Rusak akibat Gempa Bumi

Data Terkini, 274 Rumah di Lebak Rusak akibat Gempa Bumi

Regional
20 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Pontianak

20 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Pontianak

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Januari 2022

Regional
Kapal Tenggelam di Laut Maluku, Penumpang Sempat Terapung 11 Jam

Kapal Tenggelam di Laut Maluku, Penumpang Sempat Terapung 11 Jam

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2022

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Januari 2022

Regional
Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Kepala Inspektorat di Kabupaten SBB Ditangkap Polisi

Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Kepala Inspektorat di Kabupaten SBB Ditangkap Polisi

Regional
Catat, Jadwal Operas Pasar Minyak Goreng Murah di Sumsel

Catat, Jadwal Operas Pasar Minyak Goreng Murah di Sumsel

Regional
Puncak Musim Hujan di Papua Diprediksi hingga Februari 2022

Puncak Musim Hujan di Papua Diprediksi hingga Februari 2022

Regional
Mirip Cappadocia, Ini Tempat Wisata Balon Udara di Indonesia Lengkap dengan Harga Tiket, dan Jam Buka

Mirip Cappadocia, Ini Tempat Wisata Balon Udara di Indonesia Lengkap dengan Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Penggalian Pasir Diduga Merusak Keindahan Pantai Mananga Aba Sumba Barat Daya

Penggalian Pasir Diduga Merusak Keindahan Pantai Mananga Aba Sumba Barat Daya

Regional
Sempat Rendam Ratusan Rumah, Banjir di Jepara Mulai Surut

Sempat Rendam Ratusan Rumah, Banjir di Jepara Mulai Surut

Regional
41 Napi di Semarang Dibawa ke Lapas Super Ketat Nusakambangan

41 Napi di Semarang Dibawa ke Lapas Super Ketat Nusakambangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.