Kompas.com - 10/09/2021, 18:14 WIB
Sekda Lamongan Mohammad Nalikan, saat memberikan keterangan kepada awak media. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHSekda Lamongan Mohammad Nalikan, saat memberikan keterangan kepada awak media.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur membolehkan pasar hingga swalayan beroperasi sampai pukul 22.00 WIB seiring penerapan PPKM level 1

Hal ini mengacu pada Surat Edaran Nomor: 443.2/112/413.011/2021 tertanggal 8 September 2021 yang ditandatangani oleh Sekda Lamongan Mohammad Nalikan, mengacu Instruksi Menteri Dalam Negeri RI (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021.

Dalam surat tersebut menyatakan swalayan, supermarket, dan minimarket, dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 WIB yang sebelumnya terbatas sampai pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Hiu Tutul Sepanjang 7 Meter Terdampar di Pantai Desa Paloh Lamongan, Sempat Jadi Tontonan Warga

 

Namun jumlah pengunjung tetap dibatasi 50 persen dari kapasitas, menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk pengunjung maupun pegawai, dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Dalam surat edaran sudah dijelaskan, berdasarkan asesmen itu kan kita level 1, namun kita mendasarkan aturan pada Inmendagri nomor 39. Jadi auranya itu, levelnya tetap tiga, tapi aura kaitannya dengan penataan ekonomi itu sudah level dua lebih," ujar Nalikan saat dihubungi, Jumat (10/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasar rakyat di Lamongan juga dapat beroperasi dengan pembatasan 50 persen kapasitas, untuk pasar rakyat yang beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 17.00 WIB, maupun yang beroperasi pada pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Begitu pula dengan toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, bengkel, cucian kendaraan, diperbolehkan beroperasi hingga pukul 22.00 WIB dengan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Lamongan Masuk PPKM Level 1, Bupati Izinkan Warga Gelar Hajatan

Adapun pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum terbuka, seperti Pedagang Kaki Lima (PKL), warung makan, serta lapak jajanan juga mendapat izin beroperasi hingga pukul 22.00 WIB dengan pembatasan 50 persen kapasitas.

Satu meja maksimal untuk dua orang, dengan waktu makan maksimal 60 menit.

"Itu nanti akan kita evaluasi lagi. Sebab kita melakukan ini kan bertahap, bertingkat dan berkelanjutan. Kalau sudah membaik lagi, kita tata lagi. Kita tambah perlahan, tidak lepas begitu saja," ucap Nalikan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Dian, Guru Wilayah 3T, Harus Pakai Sandal Jepit hingga Kesulitan Air Bersih

Cerita Dian, Guru Wilayah 3T, Harus Pakai Sandal Jepit hingga Kesulitan Air Bersih

Regional
Tinjau Lokasi Longsor, Bupati Toraja Utara Kerahkan Alat Berat dan Beri Bantuan ke Para Korban

Tinjau Lokasi Longsor, Bupati Toraja Utara Kerahkan Alat Berat dan Beri Bantuan ke Para Korban

Regional
Staf Ahli Kemendes Minta Hotel Berbintang Pakai Produk Holtikultura Warga Maumere

Staf Ahli Kemendes Minta Hotel Berbintang Pakai Produk Holtikultura Warga Maumere

Regional
2 Oknum Dokter Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Kamar, IDI Sinjai Turun Tangan

2 Oknum Dokter Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Kamar, IDI Sinjai Turun Tangan

Regional
Tak Hanya Sepak Bola, Surabaya-Liverpool Kerja Sama Edukasi Penanganan Gempa hingga Pengembangan Kawasan Dolly

Tak Hanya Sepak Bola, Surabaya-Liverpool Kerja Sama Edukasi Penanganan Gempa hingga Pengembangan Kawasan Dolly

Regional
Duduk Perkara Calon Kades Petahana di Jember Blokade Akses Jalan Warga karena Kalah Pilkades

Duduk Perkara Calon Kades Petahana di Jember Blokade Akses Jalan Warga karena Kalah Pilkades

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Regional
Randi Datangi Polisi dan Mengakui Bunuh Astri Serta Bayinya

Randi Datangi Polisi dan Mengakui Bunuh Astri Serta Bayinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Office Boy' Dapat Undian Hadiah BMW Seharga Rp 700 Juta | Uang Mainan Disumbangkan ke Musala

[POPULER NUSANTARA] "Office Boy" Dapat Undian Hadiah BMW Seharga Rp 700 Juta | Uang Mainan Disumbangkan ke Musala

Regional
Perjuangan Kakek Yoseph, Tukang Parkir dan Berhasil Sekolahkan Anak hingga Bekerja di Jerman

Perjuangan Kakek Yoseph, Tukang Parkir dan Berhasil Sekolahkan Anak hingga Bekerja di Jerman

Regional
Kisah Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Divaksin: Saat Bangun Tidur Kok Gelap Gulita...

Kisah Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Divaksin: Saat Bangun Tidur Kok Gelap Gulita...

Regional
Dinsos Banyuwangi Inventarisir Ulang Penerima Bansos, Cari Nama PNS

Dinsos Banyuwangi Inventarisir Ulang Penerima Bansos, Cari Nama PNS

Regional
Proyek Sabo Dam Hancur Diterjang Banjir Lahar Hujan Merapi, Kendaraan Hanyut

Proyek Sabo Dam Hancur Diterjang Banjir Lahar Hujan Merapi, Kendaraan Hanyut

Regional
Pencuri Gasak Uang dan Ponsel dari Apotek Dekat Kantor Polisi, Pelaku: Untuk Bayar Cicilan

Pencuri Gasak Uang dan Ponsel dari Apotek Dekat Kantor Polisi, Pelaku: Untuk Bayar Cicilan

Regional
Viral, Video Anggota Organisasi Pemuda Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko, Minta 'Sumbangan'

Viral, Video Anggota Organisasi Pemuda Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko, Minta "Sumbangan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.