Kompas.com - 10/09/2021, 06:43 WIB
Gubernur Bali, I Wayan Koster IstimewaGubernur Bali, I Wayan Koster

BALI, KOMPAS.com - I Wayan Koster merupakan gubernur Bali periode 2018-2023 menggantikan I Made Mangku Pastika yang telah menjabat selama dua periode.

Sebelum menjadi gubernur, Koster dikenal sebagai politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan sudah belasan tahun berkiprah sebagai anggota DPR-RI di Senayan.

Ia juga pernah berkecimpung di dunia pendidikan dengan menjadi peneliti hingga dosen di berbagai universitas negeri maupun swasta sebelum terjun ke dunia politik.

Baca juga: Strategi Gubernur Koster Perbaiki Covid-19 di Bali Demi Target Sepekan Luhut

Biodata I Wayan Koster

  • Nama: Dr Ir Wayan Koster, MM
  • Lahir: Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng, 20 Oktober 1962
  • Istri: Ni Luh Putu Putri Suastini
  • Anak: Ni Putu Dhita Pertiwi, Ni Made Wibhuti Bhawani
  • Agama: Hindu

Riwayat Pendidikan I Wayan Koster

  • SD Nomor 1 Sembiran Tahun 1975
  • SMP Bhaktiyasa Tahun 1978
  • SMA Negeri 1 Singaraja Tahun 1981
  • S1, Institut Teknologi Bandung Tahun 1987
  • S2, STIE International Golden Institute Jakarta Tahun 1995
  • S3, Universitas Negeri Jakarta Tahun 1999

Riwayat Pekerjaan I Wayan Koster

  • Tenaga Peneliti Balitbang Depdikbud Tahun 1988-1994
  • Dosen Tidak Tetap Tahun 1992-2004 di STIE Perbanas Jakarta, UPH Tangerang, Universitas Tarumanegara, Universitas Negeri Jakarta
  • Anggota DPR RI Periode 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019

Riwayat Organisasi I Wayan Koster

  • Wakil Sekjen DPP Peradah Indonesia Tahun 1990-1994 dan 1994-1998
  • Sekjen DPP Prajaniti Hindu Indonesia Tahun 2000-2005 dan 2005-2010

Karier Politik I Wayan Koster

Koster mulai terjun ke dunia politik praktis dengan menjadi kader PDI-P usai berkarier di bidang pendidikan dan penelitian.

Ia mengawali kariernya di dunia politik dengan menjadi Staf Ahli Kelompok Fraksi (POKSI II F) PDI-P pada 2003-2004.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koster kemudian terpilih sebagai anggota DPR dengan daerah pemilihan (dapil) Bali pada 2004.

Ia kemudian kembali melenggang ke Senayan mewakili Bali selama tiga kali berturut-turut yakni Pemilu 2004, 2009, dan 2014.

Gubernur Bali, I Wayan Koster usai upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-91 di Lapangan Niti Mandala Renon, Jl Raya Puputan, Denpasar, Bali, Senin (28/10/2019).KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN Gubernur Bali, I Wayan Koster usai upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-91 di Lapangan Niti Mandala Renon, Jl Raya Puputan, Denpasar, Bali, Senin (28/10/2019).

Selama di Senayan, Koster akrab dengan komisi X yang membidangi Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Pariwisata, serta Kesenian dan Budaya.

Ia kemudian mundur dari anggota DPR RI pada 2018 dan maju dalam Pilgub Bali berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati.

Keduanya maju dengan mengantongi dukungan dari PDI-P, Hanura, PAN, PKB, PPP, dan PKPI, hingga unggul dengan perolehan 1.213.075 suara atau 57,68 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Regional
Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Regional
Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Regional
Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Regional
Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Regional
Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Regional
Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Regional
Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Regional
Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Regional
Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Regional
Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.