4 Kali Setubuhi Siswi di Sekolah, Oknum Guru Honorer di Kalbar Ditangkap

Kompas.com - 07/09/2021, 15:59 WIB
Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan TRIBUNPONTIANAK/ALFON PARDOSIKapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan

SANGGAU, KOMPAS.com – Seorang guru honorer sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggu, Kalimantan Barat (Kalbar), berinisial AN (33), ditangkap polisi.

AN diduga telah menyetubuhi dua siswinya masing-masing berusia 14 dan 15 tahun sebanyak empat kali.

“Tersangka AN telah kita tangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan saat dihubungi, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Pria di Bali Ditangkap Polisi Usai Setubuhi Anak Angkat hingga Hamil

Menurut Ade, modus tersangka melakukan perbuatan bejatnya dengan menjanjikan bisa mengembalikan kesucian korban setelah melakukan persetubuhan.

“Hasil pemeriksaan sementara tersangka telah melakukan persetubuhan sebanyak empat kali berturut-turut di gudang asrama putri dan ruang guru,” ujar Ade.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut Ade, kedua korban juga diduga diancam akan dikeluarkan dari sekolah jika menceritakan perbuatan tersebut pada keluarga.

“Terkait dugaan adanya bentuk kekerasan dan ancaman yang dilakukan pelaku kepada kedua korban masih kami dalami,” ucap Ade.

Baca juga: Setubuhi Teman Anaknya hingga Hamil, Pria di Kebumen Ditangkap Polisi

Atas perbuatannya, tegas Ade, tersangka dijerat Pasal 81 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

Kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu baju motif bunga, satu celana panjang motif boneka, satu pakaian dalam warna ungu, dan satu buah pakaian dalam warna merah.

“Tersangka sudah ditahan di Mapolres Sanggau,” tutup Ade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Regional
Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Regional
Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Regional
Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Regional
'Blok Santri' Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

"Blok Santri" Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

Regional
Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Regional
Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Regional
Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Regional
BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

Regional
Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Regional
Kunjungi Ponpes di Jatim, Menteri Nadiem Cerita Pengalaman Pernah Menginap di Pesantren Saat Remaja

Kunjungi Ponpes di Jatim, Menteri Nadiem Cerita Pengalaman Pernah Menginap di Pesantren Saat Remaja

Regional
Demi Lolos Taruna Akpol Bayar Rp 1 Miliar, Ternyata Ditipu Staf Khusus Wantannas Gadungan

Demi Lolos Taruna Akpol Bayar Rp 1 Miliar, Ternyata Ditipu Staf Khusus Wantannas Gadungan

Regional
Dana KONI Padang Diduga Dikorupsi, Kejari Padang Temukan Kerugian Negara Rp 2 Miliar

Dana KONI Padang Diduga Dikorupsi, Kejari Padang Temukan Kerugian Negara Rp 2 Miliar

Regional
Pengantin Baru Ditemukan Tewas di Rumah, Diduga Dibunuh Suami

Pengantin Baru Ditemukan Tewas di Rumah, Diduga Dibunuh Suami

Regional
Viral di Medsos, 'Curhat' Atlet PON Sumbar 20 Jam Tunggu Transit di Soekarno-Hatta, Tidur di Kursi, Uang Saku hanya 75.000

Viral di Medsos, "Curhat" Atlet PON Sumbar 20 Jam Tunggu Transit di Soekarno-Hatta, Tidur di Kursi, Uang Saku hanya 75.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.