Korban Keracunan Massal Nasi Berkat di Karawang Bertambah Jadi 83 Orang, 2 di Antaranya Meninggal

Kompas.com - 06/09/2021, 14:41 WIB
Nurjanah (43), warga Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang yang mengalami keracunan tengah menjalani perawatan di Puskesmas Kotabaru, Sabtu (4/9/2021). KOMPAS.com/FARIDANurjanah (43), warga Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang yang mengalami keracunan tengah menjalani perawatan di Puskesmas Kotabaru, Sabtu (4/9/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Korban meninggal akibat keracunan makanan di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Karawang, bertambah jadi dua orang.

Sekretaris Desa Cikampek Utara Bayu Rahayu menyebutkan, korban meninggal dunia karena keracunan bertambah satu orang.

Warga tersebut meninggal di rumah sakit Rumah Sakit Izza, Cikampek.

Baca juga: 30 Warga di Karawang Keracunan Usai Santap Nasi Berkat

"Yang meninggal AP (14)," ujar Bayu ditemui di Kantor Desa Cikampek Utara, Senin (6/9/2021).

Dari informasi yang ia terima, AP memakan nasi berkat yang dibawa neneknya usai pengajian di salah satu mushala di Kampung Baru, Desa Cikampek Utara.

Bayu mengungkapkan, saat ini korban keracunan bertambah jadi 83 orang dari sebelumnya pada Sabtu (4/9/2021) siang sejumlah 37 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 10 Orang Diperiksa Terkait Keracunan Massal di Karawang

Ia menyebutkan, korban bukan hanya yang datang pengajian, melainkan kerabat yang ikut menyantap nasi berkat.

"Nasi berkat yang tersisa usai pengajian juga dibagikan ke warga. Ada juga yang dibawa pulang kemudian disantap keluarganya," ujar dia.

Sekretaris Desa Cikampek Utara Bayu RahayuKOMPAS.COM/FARIDA Sekretaris Desa Cikampek Utara Bayu Rahayu

Bayu mengatakan, pihak desa dibantu warga melakukan penyisiran sejak Jumat (3/9/2021) setelah mendapati sejumlah warga mengalami muntah, diare, dan sakit perut.

Dua mobil ambulans, mobil desa, dan mobil dari sukarelawan warga dikerahkan untuk menjemput warga.

Ia menyebut awalnya sejumlah warga menolak dibawa ke fasilitas kesehatan. Mereka berujar telah mengonsumsi obat warung.

"Kami paksa akhirnya mau. Kebanyakan orang tua yang hidup sendiri, mungkin khawatir tidak ada yang menunggu," ujar dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tokoh KKB Temianus Magayang Ditembak karena Melawan Saat Penangkapan

Tokoh KKB Temianus Magayang Ditembak karena Melawan Saat Penangkapan

Regional
Tahun 2022, Bandung Menjadi Kota Angklung

Tahun 2022, Bandung Menjadi Kota Angklung

Regional
Jamu yang Langsung Cespleng Belum Tentu Aman, Bisa Jadi Bahaya

Jamu yang Langsung Cespleng Belum Tentu Aman, Bisa Jadi Bahaya

Regional
Kontak Senjata dengan KKB Kembali Terjadi di Distrik Suru-suru, Satu Prajurit TNI Alami Luka Tembak

Kontak Senjata dengan KKB Kembali Terjadi di Distrik Suru-suru, Satu Prajurit TNI Alami Luka Tembak

Regional
Polisi Buru Perampok Bank di Karawang yang Gasak Uang Rp 300 Juta

Polisi Buru Perampok Bank di Karawang yang Gasak Uang Rp 300 Juta

Regional
Kronologi Penangkapan Pentolan KKB Temianus Magayang

Kronologi Penangkapan Pentolan KKB Temianus Magayang

Regional
Banjir Bandang Terjang 9 Desa di Garut, Ratusan Rumah Rusak dan 5 Jembatan Putus

Banjir Bandang Terjang 9 Desa di Garut, Ratusan Rumah Rusak dan 5 Jembatan Putus

Regional
Sempat Kabur, Sopir Truk Trailer Tabrakan Maut Kediri Ditangkap di Sidoarjo

Sempat Kabur, Sopir Truk Trailer Tabrakan Maut Kediri Ditangkap di Sidoarjo

Regional
1,8 Juta Warga NTT Belum Disuntik Vaksin Covid-19

1,8 Juta Warga NTT Belum Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Melihat Pengelolaan Sampah di 6 Desa Pesisir Banyuwangi, Bernilai Jual hingga Untungkan Warga Sekitar

Melihat Pengelolaan Sampah di 6 Desa Pesisir Banyuwangi, Bernilai Jual hingga Untungkan Warga Sekitar

Regional
Gara-gara Tak Sengaja Tendang Gelas Kopi, 2 Kelompok Pemuda Berkelahi hingga Berujung Penusukan

Gara-gara Tak Sengaja Tendang Gelas Kopi, 2 Kelompok Pemuda Berkelahi hingga Berujung Penusukan

Regional
Polda Lampung Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Berhadiah Uang

Polda Lampung Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Berhadiah Uang

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri

Kronologi Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri

Regional
Rekam Jejak Tokoh KKB Temianus Magayang, Terlibat Pembunuhan Staf KPU Yahukimo hingga Prajurit TNI

Rekam Jejak Tokoh KKB Temianus Magayang, Terlibat Pembunuhan Staf KPU Yahukimo hingga Prajurit TNI

Regional
Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.