Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tabungan Kholil Rp 36 Juta Raib akibat Penipuan Voucer Pulsa, Ini Tanggapan BRI

Kompas.com - 20/08/2021, 18:44 WIB
Bagus Supriadi,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

JEMBER, KOMPAS.com – Muhammad Kholil (31), seorang nasabah BRI Jember harus kehilangan tabungan senilai Rp 36 juta akibat penipuan. Kholil hanya bisa pasrah melihat uangnya tersisa Rp 98.000 di rekening.

Kholil menjadi korban penipuan dengan modus mendapatkan hadiah voucer pulsa senilai Rp 500.000. Ia mendapat telepon dari orang tak dikenal dan meminta kode tertentu yang dikirim via pesan singkat.

Setelah kode itu diberikan, uang di tabungannya pun terkuras.

Pimpinan Cabang BRI Jember Sukari membenarkan penipuan yang terjadi pada nasabah tersebut.

Berdasarkan investigasi internal, terdapat aktivitas transfer atau pengiriman uang dari rekening nasabah ke akun orang lain pada 17 Agustus 2021.

Baca juga: Blitar Bumi Bung Karno: Kisah Tanah Pusara yang Gerowong akibat Peziarah (Bagian 2)

“Pengiriman uang oleh nasabah tersebut disebabkan oleh tindakan penipuan atau kejahatan transaksi perbankan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Sukari kepada Kompas.com via pesan WhatsApp, Jumat (20/8/2021).

Menurut dia, BRI akan menghormati proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Ia mengingatkan seluruh nasabah BRI untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi. Para nasabah, kata dia, harus merahasiakan data perbankan, seperti nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, dan nomor OTP transaksi.

“Kepada pihak mana pun, termasuk kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan BRI,” tambah dia.

Sukari menambahkan, BRI menjamin keamanan seluruh transaksi nasabah dengan menerapkan prudential banking operation dan good corporate governance sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mahasiswi di Magelang yang Bunuh Bayinya Tak Ditahan, Ini Alasannya

Mahasiswi di Magelang yang Bunuh Bayinya Tak Ditahan, Ini Alasannya

Regional
Dua Kelurahan di Semarang Mulai Kekurangan Air Bersih, Mana Saja?

Dua Kelurahan di Semarang Mulai Kekurangan Air Bersih, Mana Saja?

Regional
SD 'Ghaib' Terdaftar di Sistem PPDB, Ini Penjelasan Pemkot Semarang

SD "Ghaib" Terdaftar di Sistem PPDB, Ini Penjelasan Pemkot Semarang

Regional
Pemuda di Semarang Ditangkap Usai Kirim Video Hubungan Intim ke Orangtua Korban

Pemuda di Semarang Ditangkap Usai Kirim Video Hubungan Intim ke Orangtua Korban

Regional
Calon Perseorangan Pilkada Pangkalpinang Harus Perbaiki 7.000-an KTP Dukungan

Calon Perseorangan Pilkada Pangkalpinang Harus Perbaiki 7.000-an KTP Dukungan

Regional
Baru 50 Persen Calon Siswa di Jateng Lakukan Verifikasi, Layanan PPDB Diperpanjang

Baru 50 Persen Calon Siswa di Jateng Lakukan Verifikasi, Layanan PPDB Diperpanjang

Regional
2 Hari Berturut-turut Dieng Diselimuti Embun Es, Pagi Ini Suhu Capai Minus 1,2 Derajat Celcius

2 Hari Berturut-turut Dieng Diselimuti Embun Es, Pagi Ini Suhu Capai Minus 1,2 Derajat Celcius

Regional
4 Kabupaten di Jateng Alami Kekeringan, Paling Parah Cilacap dan Klaten

4 Kabupaten di Jateng Alami Kekeringan, Paling Parah Cilacap dan Klaten

Regional
Ribuan Buruh di Jateng Kena PHK Sepanjang 2024 Terdampak Pabrik Tutup

Ribuan Buruh di Jateng Kena PHK Sepanjang 2024 Terdampak Pabrik Tutup

Regional
Terdampak Erupsi, Pesawat Wings Air Gagal Berangkat ke Bandara Maumere

Terdampak Erupsi, Pesawat Wings Air Gagal Berangkat ke Bandara Maumere

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Ambon, Pengemudi Tewas

Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Ambon, Pengemudi Tewas

Regional
Peledakan Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Dihentikan

Peledakan Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Dihentikan

Regional
Kekeringan Ancam 25 Desa di Klaten, BPBD Siapkan Antisipasinya

Kekeringan Ancam 25 Desa di Klaten, BPBD Siapkan Antisipasinya

Regional
Berlagak Bertamu, Pemuda di Salatiga Malah Curi iPhone Kenalan

Berlagak Bertamu, Pemuda di Salatiga Malah Curi iPhone Kenalan

Regional
Warga Keluhkan Air Rob Masih Rembes ke Tanggul Tambaklorok Semarang

Warga Keluhkan Air Rob Masih Rembes ke Tanggul Tambaklorok Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com