5 Orang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Monumen Samudera Pasai

Kompas.com - 07/08/2021, 13:29 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Sebanyak lima ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai, di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Mereka adalah mantan Kepala Dinas Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Utara yang berinisial F, pegawai negeri sipil Aceh Utara N, pengawas proyek P, dua kontraktor masing-masing berinisial T dan R.

“Baru kami tetapkan, belum dilakukan penahanan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Diah Ayu Hartati saat dihubungi, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Modus Korupsi Dana Hibah Tasikmalaya, Uang Penerima Bantuan Dipotong Sampai 95 Persen, Negara Rugi Rp 5,28 Miliar

Diah menyebutkan, proyek yang berlangsung sejak  2012 hingga 2017 menghabiskan dana sebesar Rp 49,1 miliar.

Dia merincikan, proyek itu dikerjakan secara bertahap. Sejak 2012 hingga 2016 proyek ini berada di Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara.

Sedangkan pada 2017 proyek yang menjadi ikon Kerajaan Samudera Pasai itu berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Aceh Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahun 2012 proyek ini dikerjakan PT PNM dengan angggaran senilai Rp 9,5 Miliar. Lalu tahun 2013 Rp 8,4 Miliar dikerjakan oleh PT LY, berikutnya 2014 dikerjakan PT TH dengan anggaran Rp 4,7 Miliar. Pada tahun 2015 Rp 11 Miliar dikerjakan PT PNM, tahun 2016 dikerjakan PT TH Rp 9,3 Miliar dan tahun 2017 Rp 5,9 Miliar dikerjakan PT TAP,” beber Diah.

Baca juga: Duduk Perkara Korupsi Pengadaan Masker di Banten, Kongkalikong Pejabat dan Pengusaha di Era Pandemi

Penyelidikan kasus ini sudah berlangsung sejak Mei 2021 hingga awal Juni 2021.

Sejumlah saksi ahli, rekanan dan mantan pejabat yang bertanggung jawab untuk proyek itu telah dimintai keterangan.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpeleset Jatuh ke Jurang Sedalam 5 Meter, Nenek Wayan Parsi Muntah dan Mengaku Banyak Makan Durian

Terpeleset Jatuh ke Jurang Sedalam 5 Meter, Nenek Wayan Parsi Muntah dan Mengaku Banyak Makan Durian

Regional
Buronan Kasus Korupsi Bansos Gempa Bantul 2006 Tertangkap

Buronan Kasus Korupsi Bansos Gempa Bantul 2006 Tertangkap

Regional
Kota Malang Masuk PPKM Level 2, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal dan Bioskop

Kota Malang Masuk PPKM Level 2, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal dan Bioskop

Regional
2 Atlet Peraih Medali Emas PON Asal Sikka Dapat Hadiah Motor

2 Atlet Peraih Medali Emas PON Asal Sikka Dapat Hadiah Motor

Regional
Telkomsel Sebut Tower Lokasi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Manokwari Bukan Miliknya

Telkomsel Sebut Tower Lokasi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Manokwari Bukan Miliknya

Regional
Ibu Meninggal karena Covid-19, Kakak Beradik di Jombang Kini Tinggal di Pesantren

Ibu Meninggal karena Covid-19, Kakak Beradik di Jombang Kini Tinggal di Pesantren

Regional
Koalisi 41 Dosen Unmul Minta Kapolri Awasi Kasus Tambang Batu Bara Ilegal di Kaltim

Koalisi 41 Dosen Unmul Minta Kapolri Awasi Kasus Tambang Batu Bara Ilegal di Kaltim

Regional
PPKM Turun ke Level 2, Sejumlah Obyek Wisata di Banjarmasin Akan Dibuka

PPKM Turun ke Level 2, Sejumlah Obyek Wisata di Banjarmasin Akan Dibuka

Regional
2 Pekan Solar Bersubsidi Langka di Madiun, Sopir Truk: Kadang Antre sampai 2 Jam

2 Pekan Solar Bersubsidi Langka di Madiun, Sopir Truk: Kadang Antre sampai 2 Jam

Regional
19 Jam Diperiksa KPK, Bupati Kuansing Lambaikan Tangan dan Bilang 'Mohon Doanya biar Lancar'

19 Jam Diperiksa KPK, Bupati Kuansing Lambaikan Tangan dan Bilang "Mohon Doanya biar Lancar"

Regional
Pengacara Sebut Bupati Kuansing Temui Penyidik KPK Usai Ditelepon, Bukan Kena OTT

Pengacara Sebut Bupati Kuansing Temui Penyidik KPK Usai Ditelepon, Bukan Kena OTT

Regional
Kajati Kalbar Bantah Keluarkan Rekomendasi Reparasi Ambulans Infeksius yang Tengah Diselidiki

Kajati Kalbar Bantah Keluarkan Rekomendasi Reparasi Ambulans Infeksius yang Tengah Diselidiki

Regional
Lansia di Bali Ditemukan Lemas di Dasar Jurang 5 Meter, Terjatuh Sepulang dari Sawah

Lansia di Bali Ditemukan Lemas di Dasar Jurang 5 Meter, Terjatuh Sepulang dari Sawah

Regional
Diduga Korupsi PPh ASN Pemkot Salatiga Selama 10 Tahun, Seorang Pensiunan Ditahan

Diduga Korupsi PPh ASN Pemkot Salatiga Selama 10 Tahun, Seorang Pensiunan Ditahan

Regional
Cerita Pemuda di Blitar Ditangkap Sesaat Sebelum Akad Nikah, Curi Motor dan Korban Janji Dinikahi

Cerita Pemuda di Blitar Ditangkap Sesaat Sebelum Akad Nikah, Curi Motor dan Korban Janji Dinikahi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.