Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alami Hipertensi, WN Filipina Dievakuasi dari Kapal Kargo Berbendera Bahamas di Perairan Aceh

Kompas.com - 07/08/2021, 07:48 WIB
Raja Umar,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANDA ACEH, KOMPAS.com- Tim SAR Gabungan Banda Aceh mengevakuasi seorang warga negara (WN) Filipina yang merupakan kru kapal kargo berbendera Bahamas, St Peter.

Evakuasi pada Jumat (6/8/2021) itu berlangsung di perairan Aceh karena WN Filipina itu mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).

"Tadi kami menerima informasi dari agen Pelni ada kru kapal kargo asing membutuhkan medevac (medical evacuation/evakuasi medis) untuk penanganan lebih lanjut," kata Kapten Kapal SAR KN Kresna Kara, Sufriadi, usai evakuasi di Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh, Jumat.

Baca juga: PT Pelni Kerahkan Tugboat Evakuasi KM Tidar yang Kandas di Perairan Namlea

Sufriadi mengatakan, kapal St Peter sedang dalam perjalanan dari Singapura menuju Sri Langka.

Proses evakuasi disebut sempat terkendala angin kencang dan gelombang tinggi.

Akibatnya, proses pemindahan WN Filipina yang sakit harus menggunakan tangga tali. Tubuh kru kapal itu harus diikat ke tali pengaman kapal.

Setiba di Pelabuhan Ulee Lheu, kru kapal itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin dengan ambulans.

Baca juga: 2 Kabupaten di Aceh Jadi Zona Merah Covid-19

Sedangkan Kepala Karantina Kesehatan Pelabuhan Banda Aceh Feri Irawan menyatakan, WN Filipina itu sudah dipastikan tidak terinfeksi Covid-19 lewat pemeriksaan rapid test antigen.

Proses evakuasi juga disebut telah menerapkan protokol kesehatan ketat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Angin Kencang, 2 Rumah Hancur Ditimpa Pohon di Aceh

Angin Kencang, 2 Rumah Hancur Ditimpa Pohon di Aceh

Regional
Golkar-PKB Jajaki Koalisi Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Tidak Ada Segmen KIM atau Koalisi Perubahan

Golkar-PKB Jajaki Koalisi Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Tidak Ada Segmen KIM atau Koalisi Perubahan

Regional
Pelajar Tewas, Kapolda Sumbar: Saya Siap Tanggung Jawab Jika Ada Anggota Terlibat

Pelajar Tewas, Kapolda Sumbar: Saya Siap Tanggung Jawab Jika Ada Anggota Terlibat

Regional
Alasan Pelajar di Batam Aniaya Ibunya, Ada Bisikan Gaib

Alasan Pelajar di Batam Aniaya Ibunya, Ada Bisikan Gaib

Regional
Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Pemalang-Batang Km 306

Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Pemalang-Batang Km 306

Regional
3 Ekor Nuri Kepala Hitam Diamankan Resort KSDA Dobo dari Merauke

3 Ekor Nuri Kepala Hitam Diamankan Resort KSDA Dobo dari Merauke

Regional
Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat, Motor dan Ponsel Raib

Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat, Motor dan Ponsel Raib

Regional
Kronologi Pria di Sambas Bunuh Pegawai Koperasi gara-gara Utang Judi Online

Kronologi Pria di Sambas Bunuh Pegawai Koperasi gara-gara Utang Judi Online

Regional
Puluhan Anggota Tim SAR Cari Korban Jalan Ambles di Jembatan Monano

Puluhan Anggota Tim SAR Cari Korban Jalan Ambles di Jembatan Monano

Regional
TNI Sita Senjata Api Rakitan OPM di Maybrat, Sempat Baku Tembak

TNI Sita Senjata Api Rakitan OPM di Maybrat, Sempat Baku Tembak

Regional
Pj Gubernur Jateng: Harganas Jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Pj Gubernur Jateng: Harganas Jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Regional
Uang Habis di Judi Online, Seorang Pria Bunuh Petugas Kredit Koperasi

Uang Habis di Judi Online, Seorang Pria Bunuh Petugas Kredit Koperasi

Regional
Pria Berlumur Darah Ditangkap di Hang Nadim, Diduga Tusuk Ibu Kandung

Pria Berlumur Darah Ditangkap di Hang Nadim, Diduga Tusuk Ibu Kandung

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Tertimpa Batu Saat Mendulang Emas, Penambang di Mile 46 Papua, Tewas

Tertimpa Batu Saat Mendulang Emas, Penambang di Mile 46 Papua, Tewas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com