PT Pelni Kerahkan Tugboat Evakuasi KM Tidar yang Kandas di Perairan Namlea

Kompas.com - 28/07/2021, 14:12 WIB
Sebanyak 587 penumpang KM Tidar dievakuasi dari atas kapal tersebut, Selasa (27/7/22021). Evakuasi ratusan penumpang kapal ini melibatkan 50 personel gabungan yang terdiri dari Polairnud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan TNI/Polri setempat KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSebanyak 587 penumpang KM Tidar dievakuasi dari atas kapal tersebut, Selasa (27/7/22021). Evakuasi ratusan penumpang kapal ini melibatkan 50 personel gabungan yang terdiri dari Polairnud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan TNI/Polri setempat

AMBON, KOMPAS.com - Kapal Motor (KM) Tidar milik PT Pelni yang masih kandas di perairan Namlea, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, akan ditarik dari lokasi tersebut.

Untuk menarik kapal berukuran besar itu, PT Pelni mengerahkan tugboat bermesin 2.200 tenaga kuda ke lokasi kandasnya kapal.

Baca juga: Daftar Tempat Isolasi Terpusat di Banyuwangi, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon

“Kita akan pakai tugboat untuk menarik kapalnya,” kata Kepala Operasional PT Pelni Cabang Ambon, Muhamad Assagaff kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (27/7/2021).

Assagaff telah berkoordinasi dengan PT Pelni pusat untuk menarik kapal berukuran besar tersebut.

“Nanti tugboat-nya didatangkan dari Ambon, dan sementara sedang dalam perjalanan menuju Namlea,” katanya.

Diperkirakan tugboat yang didatangkan dari Ambon itu akan berlayar menuju Namlea dengan memakan waktu tempuh selama 12 jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kemungkinan tiba di Namlea pukul 04.00 WIT,” kata Assagaff.

Setelah tiba, operasi penarikan KM Tidar akan dilakukan saat kondisi air laut pasang yang diperkirakan terjadi pada pukul 05.00 WIT.

“Kita tunggu air pasang baru tarik itu sekitar jam lima subuh,” ujarnya.

KM Tidar kandas dan akhirnya terjebak tak jauh dari Pelabuhan Namlea saat hendak berlayar menuju Pelabuhan Ambon pada Senin (27/7/2021).

Menurut Assagaff, hal itu terjadi karena kondisi angin kencang hingga menyerat kapal keluar dari rute hingga akhirnya kandas.

Baca juga: Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

“Itu karena faktor alam, ada angin kencang sehingga kapal berpinda posisi ke luar rute. Karena rute di situ memang sempit sekali,” ujarnya.

Akibat kandasnya kapal tersebut, seluruh penumpang yang berjumlah 587 orang akhirnya dievakuasi. Ratusan penumpang itu kemudian dialihkan ke KM Pangarango.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Regional
Kabel Laut Sumatera - Bangka Akan Terhubung, Ini Beragam Manfaatnya

Kabel Laut Sumatera - Bangka Akan Terhubung, Ini Beragam Manfaatnya

Regional
Pemkab Ciamis Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Gratis

Pemkab Ciamis Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Gratis

Regional
Sempat Mengapung Pakai Jeriken dan Tenggelam, Syahrul Ditemukan Tewas Sehari Kemudian

Sempat Mengapung Pakai Jeriken dan Tenggelam, Syahrul Ditemukan Tewas Sehari Kemudian

Regional
Sekda Kalsel Ungkap 5 SKPD Lamban Selesaikan Aduan Masyarakat

Sekda Kalsel Ungkap 5 SKPD Lamban Selesaikan Aduan Masyarakat

Regional
Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Regional
Kabupaten Sumba Timur Masuk PPKM Level 3 di Inmendagri, Bupati: Diberi Kesempatan Terapkan Level 2, tapi...

Kabupaten Sumba Timur Masuk PPKM Level 3 di Inmendagri, Bupati: Diberi Kesempatan Terapkan Level 2, tapi...

Regional
Pesan Mesra Berujung Prahara, Selingkuhan Istri Dilabrak Suami, lalu Dianiaya secara Sadis

Pesan Mesra Berujung Prahara, Selingkuhan Istri Dilabrak Suami, lalu Dianiaya secara Sadis

Regional
Muncul Klaster Sekolah di Jateng, Wonogiri Belum Pastikan Gelar PTM Terbatas

Muncul Klaster Sekolah di Jateng, Wonogiri Belum Pastikan Gelar PTM Terbatas

Regional
Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam Diduga Depresi

Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam Diduga Depresi

Regional
Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Regional
Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Regional
Tangis 2 Anak Yatim Piatu ke Risma, Kenang Orangtua Wafat akibat Covid-19

Tangis 2 Anak Yatim Piatu ke Risma, Kenang Orangtua Wafat akibat Covid-19

Regional
Kesulitan Tangkap Pemuda yang Bunuh Teman Usai Minum Miras, Polisi: Pelaku Sembunyi di Hutan

Kesulitan Tangkap Pemuda yang Bunuh Teman Usai Minum Miras, Polisi: Pelaku Sembunyi di Hutan

Regional
Pesan Panglima TNI untuk Gubernur Riau soal Covid-19

Pesan Panglima TNI untuk Gubernur Riau soal Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.