Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Magelang, Masyarakat Diimbau Tak Panik

Kompas.com - 12/07/2021, 16:19 WIB
Ilustrasi COVID-19 varian delta SHUTTERSTOCKIlustrasi COVID-19 varian delta

MAGELANG, KOMPAS.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, melaporkan ada indikasi Covid-19 varian Delta telah masuk ke wilayah Kabupaten Magelang.

Hal itu diketahui setelah 2 sampel yang dikirim ke Jakarta menunjukkan varian tersebut.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, pihaknya berupaya untuk mencari informasi terkait Covid-19 varian Delta di Kabupaten Magelang.

"Kami memeriksakan sampel yang dikirim ke Salatiga untuk dikirim ke Jakarta. Jadi sudah diketahui dari dua sampel yang dikirim ke Jakarta itu menunjukkan bahwa hasilnya adalah varian delta," kata Nanda, saat dihubungi wartawan, Senin (12/7/2021). 

Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Petugas Bubarkan Resepsi Pernikahan di Balkondes Borobudur

Dengan demikian, lanjut Nanda, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. 

"Ini harus semakin waspada pada kita semuanya, salah satunya adalah menjaga protokol kesehatan dengan sangat ketat dan betul-betul menghindari kerumunan serta tidak membuat kerumunan," ujarnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nanda menambahkan, kasus aktif Covid-19 di wilayahnya terus melonjak beberapa pekan terakhir. Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan nyaris penuh. 

Pihaknya juga terus berupaya memutus mata rantai penyebaran salah satunya dengan memperbanyak tracing kontak erat pasien positif Covid-19.

"Kita harus betul-betul memutus mata rantai penyebaran ini salah satunya dengan tracing cepat dan hasil yang bisa ditindaklanjuti segera, agar penyebaran bisa lebih kita kendalikan," ujarnya. 

Baca juga: Bupati Banyumas Yakin Covid-19 Varian Delta Telah Masuk ke Wilayahnya

Walau begitu, masyarakat diminta untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. 

"Tidak perlu panik, tidak perlu merasa resah, tidak perlu merasa takut dengan situasi saat ini, tetapi tetap hati-hati," tegasnya.

Sebagai informasi, data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang mencatat per Minggu, 11 Juli 2021, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 16.423. Sebanyak 2.809 diantarantya saat ini masih dirawat/isolasi mandiri, kemudian 13.113 sembuh dan 501 meninggal dunia. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Regional
Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Regional
Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Regional
Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

Regional
Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

Regional
Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Regional
Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Regional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Regional
73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.