Video Viral Joget Bersama di Kawasan Wisata, Tiga Pengunjung Positif Covid-19

Kompas.com - 09/07/2021, 13:33 WIB
Salah satu adegan dalam video viral yang mempertontonkan sejumlah pengunjung di salah satu pusat kuliner di kawasan objek wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah berjoget bersama melanggar protokol kesehatan. Sabtu, (3/7/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Salah satu adegan dalam video viral yang mempertontonkan sejumlah pengunjung di salah satu pusat kuliner di kawasan objek wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah berjoget bersama melanggar protokol kesehatan. Sabtu, (3/7/2021).

 

GOWA, KOMPAS.com - Video viral joget bersama yang digelar oleh sebuah komunitas musik dangdut di kawasan obyek wisata Malino, Kabupaten Malino, ditindak oleh Satgas Gugus Covid-19.

Di antara puluhan orang yang hadir terdapat tiga orang yang terkonfirmasi Covid-19.

Video viral yang terjadi pada Sabtu (3/7/2021) malam di salah satu pusat kuliner di kawasan obyek wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, itu menampilkan sejumlah pengunjung berjoget bersama dan mengabaikan protokol kesehatan.

Baca juga: Dituding Tidak Tegas Terapkan PPKM Mikro, Wali Kota Pontianak: Kita Ini Serius

Atas peristiwa ini, pemerintah telah melakukan tindakan teguran secara tertulis dan telah memanggil penanggung jawab pusat kuliner tersebut.

"Kami telah memberikan teguran secara tertulis dan juga penindakan mudah-mudahan ini tidak terulang agar penyebaran Covid-19 mampu kita atasi bersama," kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, Jumat (9/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, pihak pengelola pusat kuliner mengaku telah memenuhi panggilan Satgas Gugus Covid-19 dan siap menanggung segala tindakan hukum petugas dan tidak membantah video viral tersebut.

"Kami telah memenuhi panggilan petugas dan telah menjalani pemeriksaan. Usaha kami memang menyediakan live music dan seluruh pengunjung yang hendak masuk telah kami berikan arahan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan," kata Kadir, penanggung jawab Malino Food City, melalui telepon seluler, pada Jumat.

Sementara juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19  Kabupaten Gowa dr Gaffar mengaku bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan, dari puluhan pengunjung yang hadir di acara tersebut, tiga diantaranya terkonfirmasi Covid-19.

"Dalam video viral tersebut terdapat puluhan pengunjung dari berbagai kalangan dan saat ini ada tiga di antaranya yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata dr Gaffar melalui telepon seluler pada Jumat.

Baca juga: Pemkot Salatiga Siapkan 250 Lubang Makam Jenazah Pasien Covid-19

Satgas Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa saat ini terus berupaya untuk melakukan tracing kepada semua pengunjung yang hadir pada kegiatan tersebut.

"Saat ini kami berusaha melakukan tracing kepada seluruh warga yang hadir dalam acara joget tersebut demi memutus mata rantai Covid-19," kata dr Gaffar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Regional
Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Regional
Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Regional
Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Regional
Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Regional
Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Regional
Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Regional
Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Regional
Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Regional
Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Regional
Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Regional
Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Regional
Aksi Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Aksi Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Regional
Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.