Kompas.com - 07/07/2021, 06:36 WIB
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Gustav R.Urbinas bersmaa para penyidiknya tengah menunjukan barang baukti dadi kasus pembunuhan Nasrudin, ssorang pedagang emas. Tampak dibelakangnya, MM (baju oranye), WNA asal Afghanistan, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus tersebut, Papua, Senin (5/7/2021) Dok Humas Polresta Jayapura KotaKapolresta Jayapura Kota, Kombes Gustav R.Urbinas bersmaa para penyidiknya tengah menunjukan barang baukti dadi kasus pembunuhan Nasrudin, ssorang pedagang emas. Tampak dibelakangnya, MM (baju oranye), WNA asal Afghanistan, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus tersebut, Papua, Senin (5/7/2021)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Nasrudddin alias Acik (44), seorang pedagang emas tewas, tewas ditikam di Jalan Hanuarta, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura pada Senin (28/6/2021) sekitar pukul 21.30 WIT.

Acik tewas saat perjalanan pulang ke Arso 2, Kabupaten Keerom bersama istrinya, VLH (25).

Dari keterangan VLH, di tengah perjalanan pulang, ia dan suaminya dicegat empat orang yang menggunakan mobil.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berencana Pedagang Emas, Pelaku Ternyata Istri dan Selingkuhan

Para pelaku menyuruh Acik keluar dari mobil dan meminta barang-bara berharga. Namun Acik menolak dan ia dianiaya hingga tewas.

Peristiwa tersebut sempat sempat viral di media sosial. Dari video yang beredar, terekam VLH menangis minta tolong di samping mobil warna merah.

Di video berdurasi 34 detik tersebut, VLH mengaku suaminya jadi korban penikaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terungkap, Pembunuhan Pedagang Emas di Jayapura Ternyata Didalangi Sang Istri, Sudah Direncanakan Sejak 3 Bulan Lalu

Usut punya usut, ternyata VLH terlibat kematian suaminya.

Ia diketahui menjalin hubungan gelap dengan salah satu pelaku yang berinisial MM (24), warga negara Afganistan sejak Januari 2021.

Lalu mereka mengatur pembunuhan Nasruddin sejak Februari 2021.

Walaupun VLH mengaku suaminya tewas karena dianiaya dengan senjata tajam polisi menemukan fakta baru yakni tidak ada perampokan pada malam kejadian.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tumpukan Sampah Memenuhi Pantai di Pesisir Cirebon

Tumpukan Sampah Memenuhi Pantai di Pesisir Cirebon

Regional
Heboh Video Porno 25 Detik di Sragen, Polisi Sebut 2 Pelaku Masih di Bawah Umur

Heboh Video Porno 25 Detik di Sragen, Polisi Sebut 2 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Perahu Ketinting Rusak Dihatam Ombak di Minahasa Sulut, 1 Warga Tewas

Perahu Ketinting Rusak Dihatam Ombak di Minahasa Sulut, 1 Warga Tewas

Regional
Heboh, Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Kotoran Sapi di Kediri

Heboh, Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Kotoran Sapi di Kediri

Regional
Kepala Madrasah di Sambas Cabuli Gadis Berusia 16 Tahun hingga Hamil

Kepala Madrasah di Sambas Cabuli Gadis Berusia 16 Tahun hingga Hamil

Regional
Warga Desa Tamilow Masih Blokade Jalan Usai Bentrok dengan Polisi, Ini Tanggapan Kapolda Maluku

Warga Desa Tamilow Masih Blokade Jalan Usai Bentrok dengan Polisi, Ini Tanggapan Kapolda Maluku

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Desember 2021

Regional
Detik-detik Menegangkan Emak-emak Kendarai Motor dan Macet di Tengah Rel, Kendaraan Terseret Kereta Api

Detik-detik Menegangkan Emak-emak Kendarai Motor dan Macet di Tengah Rel, Kendaraan Terseret Kereta Api

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Desember 2021

Regional
Sosok Herry, Guru Pesantren di Bandung yang Perkosa 12 Santri Sejak Tahun 2016, Ternyata Bukan Pimpinan Ponpes

Sosok Herry, Guru Pesantren di Bandung yang Perkosa 12 Santri Sejak Tahun 2016, Ternyata Bukan Pimpinan Ponpes

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Desember 2021

Regional
Cerita Juru Bahasa Isyarat Pers Rilis Kepolisian, Buat Ungkapan untuk Kata Vulgar dan Sadis

Cerita Juru Bahasa Isyarat Pers Rilis Kepolisian, Buat Ungkapan untuk Kata Vulgar dan Sadis

Regional
Tinjau Vaksinasi Covid-19 Massal di Ambon, Panglima TNI Minta Lansia dan Anak Jadi Prioritas

Tinjau Vaksinasi Covid-19 Massal di Ambon, Panglima TNI Minta Lansia dan Anak Jadi Prioritas

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Mesum, Pelajar di Salatiga Terancam 6 Tahun Penjara

Rekam dan Sebarkan Video Mesum, Pelajar di Salatiga Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Modus Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Imingi-imingi Diberi Nilai Bagus

Modus Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Imingi-imingi Diberi Nilai Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.