Gelapkan Dana PBB 3.000 Warga Selama 7 Tahun, Kades di Luwu Ditahan Kejari

Kompas.com - 24/06/2021, 23:19 WIB
IS pknum Kepala Desa Tirowali Kecamatan Ponrang ditahan Kejari Belopa Kabupaten Luwu atas dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2014 hingga tahun 2020, Kamis (24/06/2021) KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIRIS pknum Kepala Desa Tirowali Kecamatan Ponrang ditahan Kejari Belopa Kabupaten Luwu atas dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2014 hingga tahun 2020, Kamis (24/06/2021)

LUWU, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri  (Kejari) Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (24/06/2021) sore, menahan IS, Kepala Desa Tirowali , Kecamatan Ponrang atas dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belopa, Kabupaten Luwu, Erny Veronika Maramba mengatakan, IS diduga menggelapkan dana Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun 2014 hingga tahun 2020 sebesar Rp 300 juta belum termasuk dana dendanya.

"Dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan hasil pungutan PBB di desa tersebut, dengan jumlah wajib pajaknya sekitar 3000 orang sesuai hasil pemeriksaan sementara penyidik,” kata Erny saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Kamis Malam, Gunung Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran

Menurut Erny, IS tidak menyetorkan dana setelah dipungut oleh para kolektor pajak yakni kepala dusun, yang seharusnya disetorkan ke rekening PBB yang ada di Bank Sulselbar, tetapi IS tidak menyetorkan dan digunakan untuk kepentingan pribadinya.

“Atas perbuatannya IS disangka dengan pasal  2 ayat 1 UU NO 31 tahun 1999Jo 20 tahun 20O1 Jo pasal 64 ayat 1 KUHP subsider pasal 3 atau kedua pasal 8 UU No 31 tahun  1999 atau ketiga pasal 12e tentang dugaaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana PBB dengan ancaman hukuman variatif minimal 4 dan maksimal 8 tahun,” ucap Erny.

Baca juga: Puluhan Santri di Bantul Positif Covid-19, Seratusan Lainnya Dikarantina dan Kekurangan Logistik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Kejari telah memeriksa sejumlah saksi antara lain para kolektor pajak yakni kepala dusun, bendahara Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Luwu dan Inspektorat Luwu.

Pantauan di lokasi, IS dibawa ke rumah tahanan Polres Luwu sebagai tahanan titipan sambil menunggu proses hukum selanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 566, Sulut Kembali Catat Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catat Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Regional
Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Regional
Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Regional
Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Regional
Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Regional
Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X