Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

262 Napi dan 13 Pegawai Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19

Kompas.com - 14/06/2021, 14:55 WIB
Wijaya Kusuma,
Dony Aprian

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 262 warga binaan Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta yang berada di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain warga binaan, ada juga 13 pegawai lapas yang positif Covid-19.

"Lapas Narkotika yang sudah teridentifikasi positif ada 165, kemarin sore tambah 110," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo usi menghadiri acara peresmian Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) Runusawa UII, Senin (14/6/2021).

Baca juga: 36 Warga Satu Dusun di Sleman Positif Covid-19, 1 Meninggal Dunia

Joko Hastaryo menyampaikan, sementara total yang terkonfirmasi positif ada 275.

Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya adalah pegawai Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta.

Sehingga warga binaan yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 262.

"Tracing masih terus karena itu kan blok-blok, nah blok yang belum kita tracing sekalian," tegasnya.

Menurutnya, awalnya ada petugas di lapas yang mengalami gejala. Kemudian melakukan periksa mandiri dan hasilnya positif Covid-19.

"Sipir ini sering berkontak dengan warga binaan baik mengarahkan makan, mengarahkan olah raga ternyata diantara warga binaan juga ada yang bergejala. Kemudian diperiksa dan positif," tandasnya.

Baca juga: Pegawainya Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Magelang Tutup 3 Hari

Sementara itu, saat di konfirmasi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta (Kemenkumham DIY) Gusti Ayu Putu membenarkan adanya kasus terkonfirmasi positif di Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta.

"Iya benar, jadi dari seminggu yang lalu," ucapnya.

Dijelaskan Ayu, awalnya ada petugas yang bergejala. Kemudian melakukan tes mandiri dengan hasil positif, kemudian dilakukan tracing kontak erat.

Dari hasil tracing awal, ada tiga pegawai dan tiga warga binaan yang positif Covid-19.

Selanjutnya mereka yang positif tersebut langsung menjalani isolasi.

"Dokter curiga lalu dilakukan antigen lagi, dicoba beberapa sampel. Ternyata banyak yang positif, lalu kita minta tolong ke Dinas Kesehatan," tegasnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Empat Nama Ini Diminta Golkar Persiapkan Pilgub Jateng 2024

Empat Nama Ini Diminta Golkar Persiapkan Pilgub Jateng 2024

Regional
Pilkada Manggarai Timur, Petahana Siprianus Habur Daftar ke Demokrat

Pilkada Manggarai Timur, Petahana Siprianus Habur Daftar ke Demokrat

Regional
Seekor Buaya yang Kerap Teror Warga di Maluku Tengah Ditangkap

Seekor Buaya yang Kerap Teror Warga di Maluku Tengah Ditangkap

Regional
Kasus Dugaan Pemalsuan Nilai di Fisip Untan Berlanjut, Kinerja Tim Investigasi Diperpanjang

Kasus Dugaan Pemalsuan Nilai di Fisip Untan Berlanjut, Kinerja Tim Investigasi Diperpanjang

Regional
Dapat Ucapan Selamat dari Kubu Ganjar dan Anies, Gibran: Terima Kasih Pak Ganjar, Pak Anies

Dapat Ucapan Selamat dari Kubu Ganjar dan Anies, Gibran: Terima Kasih Pak Ganjar, Pak Anies

Regional
Cerita Penumpang KMP Wira Kencana 'Terjebak' 5 Jam di Dermaga Pelabuhan Merak

Cerita Penumpang KMP Wira Kencana 'Terjebak' 5 Jam di Dermaga Pelabuhan Merak

Regional
Bazar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2024 Diharapkan Bantu Tingkatkan Perekonomian HST

Bazar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2024 Diharapkan Bantu Tingkatkan Perekonomian HST

Regional
Kota Tangerang Luncurkan Calendar of Events 2024, Tunjukkan Potensi Daerah dan Investasi

Kota Tangerang Luncurkan Calendar of Events 2024, Tunjukkan Potensi Daerah dan Investasi

Regional
Duel dengan Korban Saat Tepergok, Pencuri Motor di Brebes Akhirnya Babak Belur Dihakimi Massa

Duel dengan Korban Saat Tepergok, Pencuri Motor di Brebes Akhirnya Babak Belur Dihakimi Massa

Regional
Kabur ke Sukabumi, Pelaku Utama Pembunuh Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Akhirnya Tertangkap

Kabur ke Sukabumi, Pelaku Utama Pembunuh Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Akhirnya Tertangkap

Regional
Kala Dua Siswa di Mamuju Sulbar Hafal Pancasila lalu Dapat Sepeda dari Jokowi...

Kala Dua Siswa di Mamuju Sulbar Hafal Pancasila lalu Dapat Sepeda dari Jokowi...

Regional
Pria Pembunuh Mantan Istri di Mataram Terancam 15 Tahun Penjara

Pria Pembunuh Mantan Istri di Mataram Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Mei, PDI-P Wonogiri Buka Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup, Apa Saja Tahapannya?

Mei, PDI-P Wonogiri Buka Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup, Apa Saja Tahapannya?

Regional
Maksimalkan Pengelolaan Sampah, Pemkab Kediri Ajukan Revitalisasi TPST

Maksimalkan Pengelolaan Sampah, Pemkab Kediri Ajukan Revitalisasi TPST

Regional
Tuntaskan Persoalan Infrastruktur, Pemprov Riau Perbaiki Ruas Jalan Ahmad Yani

Tuntaskan Persoalan Infrastruktur, Pemprov Riau Perbaiki Ruas Jalan Ahmad Yani

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com