Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Kompas.com - 13/06/2021, 07:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi tim dokter saat meninjau kondisi penanganan Covid-19 di IGD RSHS Bandung, Sabtu (12/6/2021) malam. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi tim dokter saat meninjau kondisi penanganan Covid-19 di IGD RSHS Bandung, Sabtu (12/6/2021) malam.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil membantah ada rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan kamar penuh.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Jabar setelah melakukan inspeksi mendadak di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung.

Menurutnya, dari hasil keterangan dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), banyak pasien tanpa gejala yang datang meminta perawatan.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Padahal, hasil analisis dokter, pasien tersebut cukup menjalani isolasi mandiri.

"Jadi tidak betul ada ditolak itu. Bukan ditolak, dokter menilai anda tidak perlu dirawat cukup di rumah. Jadi bukan penuh, karena kenyataannya juga tidak penuh. Bahwa naik iya tapi tidak penuh," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal lonjakan kasus Covid-19

Dalam kesempatan itu, Ridwan juga menjelaskan, jumlah kasus Covid-19 di Jabar terus meningkat pasca-lebaran.

Baca juga: Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Hal itu diduga karena lemahnya penerapan protokol kesehatan saat arus mudik.

Kondisi tersebut disayangkan oleh Ridwan Kamil yang mengaku angka kasus Covid-19 sebelum lebaran sebetulnya cenderung menurun.

"Izin mengupdate, memang fakta ya terjadi lonjakan (kasus Covid-19) pasca-libur lebaran yang masa inkubasinya jatuh di minggu-minggu ini lah kira-kira begitu. Ini menunjukkan bahwa ketidaktaatan pada imbauan mudik itu membawa kemudaratan seperti ini. Jadi ini nyata," ujar Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Sidak RS di Bandung Malam Hari, Temukan Alasan Mengapa Covid-19 di Jabar Melonjak

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Vaksin di Lhokseumawe Hanya Cukup untuk Satu Hari, Kiriman Kemenkes Tak Kunjung Tiba

Stok Vaksin di Lhokseumawe Hanya Cukup untuk Satu Hari, Kiriman Kemenkes Tak Kunjung Tiba

Regional
Usai Dituding Hamil Palsu, Pemilik Warkop yang Dianiaya Satpol PP Disebut Serobot Makam Pahlawan

Usai Dituding Hamil Palsu, Pemilik Warkop yang Dianiaya Satpol PP Disebut Serobot Makam Pahlawan

Regional
Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Regional
Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Regional
Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Regional
Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Regional
Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Regional
Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Regional
Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Regional
92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

Regional
Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Regional
Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Regional
Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Regional
Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Regional
RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X