Kapal "Hantu" yang Ditembaki Heli Polisi Dibawa ke Bangka Belitung, Nakhoda dan ABK Masih Buron

Kompas.com - 10/06/2021, 14:05 WIB
Kapal hantu atau kapal tanpa nama yang masih terjebak di hutan bakau OKI Sumsel, Rabu (9/6/2021). Dokumentasi Polairud Polda BabelKapal hantu atau kapal tanpa nama yang masih terjebak di hutan bakau OKI Sumsel, Rabu (9/6/2021).

BANGKA, KOMPAS.com - Polisi perairan dan udara (Polairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung hari ini melakukan evakuasi kapal hantu atau kapal tanpa nama yang terjebak di hutan bakau Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Kapal jenis speedboat tersebut dibawa ke Bangka Belitung untuk proses hukum lebih lanjut.

"Sekarang sedang dilakukan evakuasi dan hari ini kemungkinan sudah tiba di Bangka Belitung," kata Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung Kombes Maladi saat dihubungi, Kamis (10/6/2021).

Petugas mengerahkan kapal patroli untuk menarik kapal hantu menuju dermaga Polairud di Air Anyir, Bangka.

Dari pemerikaaan sementara, ditemukan sejumlah kerusakan pada bagian kapal karena melaju dengan kecepatan tinggi menabrak hutan bakau.

"Untuk nakhoda dan awak masih dalam penyelidikan. Kami akan informasikan kalau sudah ditangkap," ujar Maladi.

Baca juga: Aksi Nakhoda Kapal Hantu Bermanuver Saat Ditembaki Heli Polisi Bikin Netizen Geram

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tangkapan kapal "hantu" lainnya

Beberapa waktu sebelumnya, Polda Kepulauan Bangka Belitung juga berhasil menangkap kapal "hantu" yang melintas di perairan Bangka Barat.

Ketika itu kapal yang memuat ribuan botol miras diamankan berikut nakhoda dan awaknya.

Barang bukti kapal yang juga dari jenis speedboat itu kini dalam proses pengajuan untuk dihibahkan.

"Memang diusulkan dihibahkan untuk memperkuat operasional Polda Bangka Belitung. Saat ini masih proses di Mabes dan Kementerian Keuangan," ujar Maladi.

Bantuan kapal cepat dibutuhkan untuk patroli wilayah Kepulauan Bangka Belitung yang sering dilintasi kapal dengan berbagai kepentingan.

Baca juga: Awak Kapal Hantu Diduga Kabur ke Hutan Bakau, Sempat Dikejar Helikopter Polisi dan Diberi Tembakan Peringatan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilalap Api Selama 3 Jam, Kandang Ayam Berisi Ribuan Ekor Ludes Terbakar, Kerugian Rp 900 Juta

Dilalap Api Selama 3 Jam, Kandang Ayam Berisi Ribuan Ekor Ludes Terbakar, Kerugian Rp 900 Juta

Regional
Kronologi Pengasah Pisau Jagal Bunuh Adik Ipar di Mataram, Dipicu Sampah, Tikam Korban yang Tidur dengan Cucu

Kronologi Pengasah Pisau Jagal Bunuh Adik Ipar di Mataram, Dipicu Sampah, Tikam Korban yang Tidur dengan Cucu

Regional
3 Rute KA Lokal di Daop 7 Madiun Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

3 Rute KA Lokal di Daop 7 Madiun Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Regional
5 Hal Soal Sekapuk, Desa Miliarder di Gresik yang Dulu Tertinggal, Kini Miliki 5 Mobil Mewah yang Dibeli Tunai

5 Hal Soal Sekapuk, Desa Miliarder di Gresik yang Dulu Tertinggal, Kini Miliki 5 Mobil Mewah yang Dibeli Tunai

Regional
Capaian Vaksinasi Rendah di Pandeglang, Ini Penjelasan Pemkab

Capaian Vaksinasi Rendah di Pandeglang, Ini Penjelasan Pemkab

Regional
Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB di Papua, Sempat Bawa Ribuan Masker untuk Dibagikan

Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB di Papua, Sempat Bawa Ribuan Masker untuk Dibagikan

Regional
'Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup...'

"Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup..."

Regional
Kades Nyentrik di Gresik Sulap Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Destinasi Wisata Setigi, Kini Jadi Desa Miliarder

Kades Nyentrik di Gresik Sulap Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Destinasi Wisata Setigi, Kini Jadi Desa Miliarder

Regional
Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah di Jawa Tengah, Anggota DPRD Jateng: Stop Dulu PTM

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah di Jawa Tengah, Anggota DPRD Jateng: Stop Dulu PTM

Regional
Mengenal Nasi Boranan yang Sah Jadi Milik Kabupaten Lamongan

Mengenal Nasi Boranan yang Sah Jadi Milik Kabupaten Lamongan

Regional
Resmi Milik Kabupaten Lamongan, Apa Ciri Khas Soto Lamongan?

Resmi Milik Kabupaten Lamongan, Apa Ciri Khas Soto Lamongan?

Regional
Gubernur Viktor Usulkan Pembangunan Lab Kesehatan Hewan untuk Tangani Flu Babi Afrika di NTT

Gubernur Viktor Usulkan Pembangunan Lab Kesehatan Hewan untuk Tangani Flu Babi Afrika di NTT

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu di Jepara Dibunuh Anak Kandungnya | Pakaian Bekas dari Timor Leste Diselundupkan ke Indonesia

[POPULER NUSANTARA] Ibu di Jepara Dibunuh Anak Kandungnya | Pakaian Bekas dari Timor Leste Diselundupkan ke Indonesia

Regional
Ganjar Pranowo Soroti Klaster PTM Purbalingga: yang Tidak Lapor, Bubarkan!

Ganjar Pranowo Soroti Klaster PTM Purbalingga: yang Tidak Lapor, Bubarkan!

Regional
Di Balik Kasus Perusakan Batu Nisan Pemakaman Muslim di Sukoharjo, Ini Penjelasan Polisi

Di Balik Kasus Perusakan Batu Nisan Pemakaman Muslim di Sukoharjo, Ini Penjelasan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.