667 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Tol Suramadu Sisi Madura, 22 Orang Reaktif

Kompas.com - 08/06/2021, 08:12 WIB
Tenaga Kesehatan di pos penyekatan Tol Suramadu Sisi Madura di Perumahan Toko Desa Petapan Kecamatan Labang Bangkalan Madura Jawa Timur, Senin (7/6/2021). KOMPAS.COM/MUCHLISTenaga Kesehatan di pos penyekatan Tol Suramadu Sisi Madura di Perumahan Toko Desa Petapan Kecamatan Labang Bangkalan Madura Jawa Timur, Senin (7/6/2021).

SURABAYA, KOMPAS.Com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Sudiyo menyebutkan, sebanyak 667 pengendara menjalani tes cepat antigen di pos penyekatan Tol Suramadu sisi Madura.

Dari jumlah itu, sebanyak 22 orang dinyatakan reaktif.

Baca juga: Ini Upaya Pemkab Mengendalikan Lonjakan Kasus Covid-19 di Bangkalan

"Data yang masuk tadi dari pagi sampai siang sebanyak 667 orang pengendara dan positif Covid-19 22 orang, semuanya sudah di balai Diklat, untuk diisolasi sambil menunggu hasil PCR (polymerase chain reaction)," kata pria yang akrab disapa Yoyok itu di Bangkalan, Senin (7/6/2021).

Sebanyak 22 orang tersebut menjalani isolasi di Balai Diklat Bangkalan. Pemkab juga melakukan tracing terhadap 22 orang tersebut.

Mengenai wacana pembangunan RS Lapangan di Kantor BPWS sisi Madura, kata Yoyok, tergantung jumlah pasien di Balai Diklat.

Jika masih tertampung di Balai Diklat, pembangunan RS lapangan menjadi pilihan kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi di balai Diklat masih mampu, RSL ini menjadi pilihan kedua, Semoga kasus Covid-19 di Bangkalan semakin menurun dan normal kembali," imbuhnya.

Yoyok mengakui, dalam dua pekan terakhir terdapat tambahan 197 kasus Covid-19 di Bangklaan. Ia menilai, lonjakan kasus positif itu luar biasa.

"Lonjakan itu dari kecamatan Bangkalan kota, Arosbaya, Kelampis Burneh. Tapi paling banyak Arosbaya dan Bangkalan," papar dia.

Baca juga: Sepekan Kasus Covid-19 Bangkalan Naik Signifikan, Ini Data Kasusnya

Menurutnya, lonjakan kasus positif itu dipengaruhi libur panjang Lebaran dan datangnya pekerja migran Indonesia (PMI). Sehingga, terdapat dua klaster di Bangkalan, klaster Lebaran dan PMI.

"Untuk varian baru belum diketahui, 22 orang ini masih virus Covid-19," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kasus Video Vaksinasi Tanpa Tekan Alat Suntik, 3 Orang Tak Mau Divaksin Dosis Kedua Jadi Kendala Penyelidikan

Soal Kasus Video Vaksinasi Tanpa Tekan Alat Suntik, 3 Orang Tak Mau Divaksin Dosis Kedua Jadi Kendala Penyelidikan

Regional
Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia Tak Lagi Mendarat di Bandara Juanda, Hanya Bisa Lewat 2 Bandara Ini

Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia Tak Lagi Mendarat di Bandara Juanda, Hanya Bisa Lewat 2 Bandara Ini

Regional
Berhasil Dievakuasi dari Jurang, Jenazah Suster Gabriela Akan Dibawa ke Jayapura Besok

Berhasil Dievakuasi dari Jurang, Jenazah Suster Gabriela Akan Dibawa ke Jayapura Besok

Regional
Pemkot Yogyakarta Gencarkan Skrining Ketat Saat Akhir Pekan, Kesulitan Terapkan Ganjil Genap

Pemkot Yogyakarta Gencarkan Skrining Ketat Saat Akhir Pekan, Kesulitan Terapkan Ganjil Genap

Regional
Pulang Usai Shalat Subuh, Seorang Warga Temukan Mayat di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Pulang Usai Shalat Subuh, Seorang Warga Temukan Mayat di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Kasus Covid-19 Diklaim Melandai, BOR RS di Surabaya Mayoritas Diisi Warga Luar Daerah

Kasus Covid-19 Diklaim Melandai, BOR RS di Surabaya Mayoritas Diisi Warga Luar Daerah

Regional
Tak Lagi Gratis, Tarif Naik KA Bandara YIA Mulai Rp 10.000

Tak Lagi Gratis, Tarif Naik KA Bandara YIA Mulai Rp 10.000

Regional
Candi Borobudur Mulai Buka untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Candi Borobudur Mulai Buka untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Regional
DPRD Kota Tegal Minta Ratusan Warga yang Tolak Vaksin Tetap Diberi Bansos Beras 20 Kg

DPRD Kota Tegal Minta Ratusan Warga yang Tolak Vaksin Tetap Diberi Bansos Beras 20 Kg

Regional
Soal Ibu Rumah Tangga yang Pikul Utang Almarhum Suami Senilai Rp 224 Juta, Ini Penjelasan Bank

Soal Ibu Rumah Tangga yang Pikul Utang Almarhum Suami Senilai Rp 224 Juta, Ini Penjelasan Bank

Regional
Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Regional
Diwarnai Kontak Senjata, Jenazah Suster Gabriela Akhirnya Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Diwarnai Kontak Senjata, Jenazah Suster Gabriela Akhirnya Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Regional
Puluhan Anjing Selamat dari Penyelundupan untuk Dikonsumsi, Victor: Mau Dimakan Keadaan Hamil, Tidak Ada Otaknya

Puluhan Anjing Selamat dari Penyelundupan untuk Dikonsumsi, Victor: Mau Dimakan Keadaan Hamil, Tidak Ada Otaknya

Regional
Banjir Terjang Pulau Buru, 364 Rumah Warga Terendam dan Jembatan Penghubung Rusak Berat

Banjir Terjang Pulau Buru, 364 Rumah Warga Terendam dan Jembatan Penghubung Rusak Berat

Regional
Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.