Polemik Nagita Slavina Jadi Ikon PON Papua, Ini Penjelasan PB PON

Kompas.com - 05/06/2021, 13:21 WIB
Aktor Nagita Slavina berpose usai wawancara promo film The Secret di redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (18/4/2018). Film yang bergenre horor tersebut akan tayang pada 26 April 2018. KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKAAktor Nagita Slavina berpose usai wawancara promo film The Secret di redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (18/4/2018). Film yang bergenre horor tersebut akan tayang pada 26 April 2018.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua menunjuk artis Nagita Slavina sebagai ikon PON.

Kini, penunjukan tersebut menimbulkan polemik di tengah masyarakat karena Nagita dianggap tidak mewakili Papua.

Merespons hal tersebut, Ketua Harian PB PON Yunus Wonda menjelaskan, penyelenggaraan PON bukan hanya milik Papua, melainkan seluruh masyarakat Indonesia.

Hanya saja, warna Papua lebih mendominasi sebagai tuan rumah.

"PON memang dilaksanakan di Papua, namun ada warna Nusantara yang ingin ditampilkan dalam penyelenggaraan ini," ujar Yunus saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Nagita Slavina, Ikon PON XX Papua, dan Mengenal Apa Itu Cultural Appropriation...

Menurut dia, warna Papua, baik dalam hal ornamen maupun sumber daya manusia, sudah sangat dominan. Bahkan perbandingannya mencapai 80 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perlu diketahui, dalam acara pembukaan dan penutupan PON XX sekitar 80 persen anak-anak Papua juga akan mengisi acara tersebut," kata dia.

Yunus menyebutkan, PB PON juga sudah menunjuk Boaz Solossa yang merupakan pemain sepak bola asal Papua sebagai Duta PON.

Hal itu dipandangnya sudah mewakili warna Papua.

Baca juga: Menpora soal Polemik Nagita-Raffi Ikon PON Papua: Itu Keputusan PB PON

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago Ditangkap Ibu-ibu Jemaah, Petugas Masjid: Jawaban Pelaku Melantur

Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago Ditangkap Ibu-ibu Jemaah, Petugas Masjid: Jawaban Pelaku Melantur

Regional
Pemkot Malang Minta Maaf soal Rombongan Wali Kota Gowes dan Terobos Kawasan Pantai Kondang Merak

Pemkot Malang Minta Maaf soal Rombongan Wali Kota Gowes dan Terobos Kawasan Pantai Kondang Merak

Regional
Bantu Percepatan Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi, Eri Cahyadi Kirim 300 Nakes ke Sidoarjo

Bantu Percepatan Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi, Eri Cahyadi Kirim 300 Nakes ke Sidoarjo

Regional
Peserta SKD CPNS di Semarang Bisa Swab Antigen di Lokasi, Harganya Rp 80.000

Peserta SKD CPNS di Semarang Bisa Swab Antigen di Lokasi, Harganya Rp 80.000

Regional
Wali Kota Nonaktif Tanjungbalai Syahrial Divonis 2 Tahun Penjara, Terbukti Suap Penyidik KPK Rp 1,6 M

Wali Kota Nonaktif Tanjungbalai Syahrial Divonis 2 Tahun Penjara, Terbukti Suap Penyidik KPK Rp 1,6 M

Regional
Curhat Erick Thohir, Serba Salah Saat Turun ke Lapangan, Dianggap Ambil Tupoksi Kementerian Lain

Curhat Erick Thohir, Serba Salah Saat Turun ke Lapangan, Dianggap Ambil Tupoksi Kementerian Lain

Regional
Kabar Baik, Warga Nganjuk Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan dari Rumah atau Kantor Desa

Kabar Baik, Warga Nganjuk Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan dari Rumah atau Kantor Desa

Regional
Dicap Jago Pencitraan, Bupati Pamekasan Pergi Saat Diajak Dialog dengan Mahasiswa

Dicap Jago Pencitraan, Bupati Pamekasan Pergi Saat Diajak Dialog dengan Mahasiswa

Regional
Soal Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Tutup karena PPKM, Ini Tanggapan Wali Kota Malang

Soal Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Tutup karena PPKM, Ini Tanggapan Wali Kota Malang

Regional
Tes SKD CPNS di Kaltim Sempat Molor 2 Jam karena Gangguan Jaringan Internet

Tes SKD CPNS di Kaltim Sempat Molor 2 Jam karena Gangguan Jaringan Internet

Regional
Kronologi Empat Penjual Obat Terapi Covid-19 Ditangkap Polisi, akibat Patok Harga Tinggi dari Pasaran

Kronologi Empat Penjual Obat Terapi Covid-19 Ditangkap Polisi, akibat Patok Harga Tinggi dari Pasaran

Regional
Banjir Bandang Landa Minahasa Tenggara, Akses Jalan Terputus

Banjir Bandang Landa Minahasa Tenggara, Akses Jalan Terputus

Regional
Ustaz Abu Syahid Chaniago Diserang Saat Ceramah di Masjid Batam, Begini Kondisinya

Ustaz Abu Syahid Chaniago Diserang Saat Ceramah di Masjid Batam, Begini Kondisinya

Regional
Belajar dari Saman, Pria Disabilitas yang Tak Menyerah pada Keadaan

Belajar dari Saman, Pria Disabilitas yang Tak Menyerah pada Keadaan

Regional
Kekhawatiran di Balik Sertifikasi Tanah Desa oleh Keraton Yogyakarta (2)

Kekhawatiran di Balik Sertifikasi Tanah Desa oleh Keraton Yogyakarta (2)

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.