Ditangkap karena Diduga Menipu 334 Orang, Admin Arisan Amanah Untung Real Masuk Rumah Sakit

Kompas.com - 03/06/2021, 06:00 WIB
. ..

JAMBI, KOMPAS.com - Pengelola atau admin Arisan Amanah Untung Real Online yang ditangkap Polda Jambi pada akhir Mei 2021, kini dipindah ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Sub Direktorat V Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi AKBP Wahyu Bram saat dikonfirmasi, Rabu (2/6/2021).

Bram mengatakan, saat ditangkap di Bengkulu, tersangka DPW (24) dalam kondisi sakit.

Baca juga: Soal Video Kemarahan Bupati Alor, Ini Jawaban Mensos Risma

Dia menduga hal itu terjadi karena kondisi DPW sedang mengandung.

DPW sampai saat ini masih menjalani perawatan.

Sebelumnya dia juga tidak dapat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Jambi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Bram, pihak Polda Jambi masih menyelidiki kasus tersebut.

Agenda selanjutnya adalah pemanggilan saksi-saksi terkait Arisan Amanah Untung Real tersebut.

Polda Jambi mencatat, diduga ada 334 korban yang tertipu dengan total uang lebih dari Rp 5 miliar.

DPW dijerat Pasal 372 jo Pasal 378 KUHP dan atau Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Baca juga: Kasus Kredit Fiktif Rp 8,7 Miliar, Mantan Pejabat BJB Tangerang Divonis 5,5 Tahun Penjara

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.