Video Viral Penumpang Ngamuk Salah Hasil Antigen, Manajemen Bandara Palembang: Itu Manusiawi

Kompas.com - 31/05/2021, 15:25 WIB
Viral di media sosial video seorang penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, marah karena mengetahui hasil tes swab antigennya positif oleh petugas pemeriksaan kesehatan di bandara. Tangkapan layar FacebookViral di media sosial video seorang penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, marah karena mengetahui hasil tes swab antigennya positif oleh petugas pemeriksaan kesehatan di bandara.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang calon penumpang pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan mendadak viral setelah petugas kesehatan salah input data yang menyatakan dirinya positif Covid-19 berdasarkan tes swab antigen.

Executive General Manager Bandara (SMB) II, Tommy Ariesdianto mengatakan marahnya penumpang karena kesalahan hasil swab antigen yang dikeluarkan petugas kesehatan adalah hal yang wajar.

Baca juga: Petugas Kesehatan Bandara Palembang yang Videonya Viral Salah Berikan Hasil Antigen Dinonaktifkan

Sebab, hasil pemeriksaan itu (antigen) sangat diperlukan customer untuk melakukan perjalanan maupun kondisi kesehatannya.

"Kenapa emosi (customer), menurut saya itu manusiawi, atas kejadian tersebut mereka harus melakukan pemeriksaan antigen kembali," kata Tommy lewat pesan singkat, Senin (31/5/2021).

Tommy menjelaskan, petugas kesehatan di Sky Bridge Bandara SMB II Palembang semestinya memberitahukan kepada para customer jika hasil swab antigen didapati positif sehingga bisa dilakukan tindak lanjut dengan melakukan pemeriksaan PCR.

Baca juga: Viral, Video Penumpang Bandara Palembang Ngamuk, Harusnya Antigen Negatif, Malah Dinyatakan Positif

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun dalam masalah tersebut, petugas tak menyampaikan hasil yang keluar, apakah positif atau negatif.

"Harusnya petugas menyampaikan kembali customer ini memiliki hasil positif dan dilakukan PCR sesuai ketentuan yang berlaku. Mungkin karena kondisinya di lapangan kelihatannya customer ini perlu cepat untuk mengejar pesawat, sehingga tidak melihat lagi hasil PCR ini positif atau negatif,"ujar Tommy.

Meski demikian, Tommy mengaku jika hal tersebut menjadi pelajaran bagi petugas pemeriksaan kesehatan untuk kembali melakukan evaluasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Partai Gerindra se-Jateng Deklarasi Dukungan Prabowo Maju Pilpres 2024

Kader Partai Gerindra se-Jateng Deklarasi Dukungan Prabowo Maju Pilpres 2024

Regional
Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Regional
Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Regional
Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Regional
Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Regional
Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Regional
Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Regional
Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Regional
Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Regional
Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Regional
Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Regional
Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Regional
Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Regional
Aksi Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Aksi Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.