Gadis Remaja yang Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Kebun Warga Diduga Dibunuh

Kompas.com - 22/05/2021, 07:57 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

KOMPAS.com - Warga Desa Koha, Minahasa, Sulawesi Utara, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat gadis remaja berinisial MS (12) terbungkus karung di kebun warga.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli menduga, korban tewas diduga dibunuh, Sebab. pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Saat ini kita sedang kembangkan untuk mencari siapa pelakunya. Tetapi sudah ada gambaran namun masih dicari dan nanti kita akan informasikan lebih lanjut," kata Laoli, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Gerebek Kampung Narkoba, Polisi: Kampung Ini Sudah Tidak Bisa Disentuh, Banyak Oknum yang Membekingi Mereka

Masih kata Laoli, sebelum ditemukan tewas di kebun warga, korban ini satu malam tidak kembali ke rumahnya.

Mengetahui korban tak kembali ke rumah, lanjutnya, pihak keluarga bersama dengan warga lantas mencari keberadaan korban hingga akhirnya ditemukan sudah tewas dalam karung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mayat korban ditemukan di dalam karung di sebuah perkebunan," ungkapnya.

Baca juga: Sehari Tak Pulang ke Rumah, Seorang Gadis Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Kebun Warga

Kata Laoli, semua kejadian kejahatan menjadi tanggung jawa semua.

Untuk itu, ia pun berharap masyarakat dapat menjaga dirinya masing-masing, dan orangtua dapat menjaga anaknya dengan baik.

Selain itu, ia pun berharap siskalming diaktifkan lagi sehingga kesempatan untuk orang melalukan kejahatan bisa diminimalisir.

Baca juga: Satu Keluarga di Surabaya Jadi Copet, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Kata Laoli, dari Kepolisian akan terus menjaga keamanan masyarakat secara optimal dan maksimal dengan melakukan giat patroli atau preventif setiap hari.

"Tapi tidak bisa hanya mengandalkan itu. Peran masyarakat untuk bertanggungjawab paling tidak menjadi polisi bagi diri sendiri, yang jelas polisi siap melindung masyarakat" jelasnya.

"Tentunya kita berharap besar atas bantuan informasi dari masyarakat terkiat dengan apa yang terjadi di sekeliling," lanjutnya.

Baca juga: Jambak dan Tendang Perawat hingga Terjatuh, Pelaku: Infus Anak Saya Dilepas dan Menangis, Saya Tidak Terima

 

(Penulis : Kontributor Manado, Skivo Marcelino Mandey | Editor : Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat Dalam Waktu 4 Hari

Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat Dalam Waktu 4 Hari

Regional
Puluhan Peserta SKD CPNS di Gunungkidul Mangkir

Puluhan Peserta SKD CPNS di Gunungkidul Mangkir

Regional
Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Belum Gelar PTM dalam Waktu Dekat

Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Belum Gelar PTM dalam Waktu Dekat

Regional
Merapi Park dan Candi Ratu Boko Bakal Diuji Coba untuk Buka Kembali

Merapi Park dan Candi Ratu Boko Bakal Diuji Coba untuk Buka Kembali

Regional
Cap Tikus Asal Minahasa Selatan Diolah Jadi Wiski

Cap Tikus Asal Minahasa Selatan Diolah Jadi Wiski

Regional
Keraton Solo Beri Gelar “Kanjeng Pangeran Widura Nagara” ke Gibran, Ini Alasannya

Keraton Solo Beri Gelar “Kanjeng Pangeran Widura Nagara” ke Gibran, Ini Alasannya

Regional
Polisi Bongkar Makam DS, Kakak Bocah 6 Tahun Korban Ilmu Hitam di Gowa

Polisi Bongkar Makam DS, Kakak Bocah 6 Tahun Korban Ilmu Hitam di Gowa

Regional
Ratusan Atlet Asal Semarang Akan Perkuat Kontingen Jateng di PON XX Papua

Ratusan Atlet Asal Semarang Akan Perkuat Kontingen Jateng di PON XX Papua

Regional
Polisi Usut Kasus Gowes Wali Kota Malang ke Pantai Saat PPKM, Pemkot Janji Ikuti Proses Hukum

Polisi Usut Kasus Gowes Wali Kota Malang ke Pantai Saat PPKM, Pemkot Janji Ikuti Proses Hukum

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kirim 20 Ton Jagung untuk Suroto | Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai yang Masih Ditutup

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kirim 20 Ton Jagung untuk Suroto | Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai yang Masih Ditutup

Regional
Ratusan Pelajar SMK di Riau Divaksinasi, Ada yang Takut Jarum Suntik hingga Dibujuk TNI-Polri

Ratusan Pelajar SMK di Riau Divaksinasi, Ada yang Takut Jarum Suntik hingga Dibujuk TNI-Polri

Regional
Belasan Anjing Diselamatkan dari Penjagalan di Bantul

Belasan Anjing Diselamatkan dari Penjagalan di Bantul

Regional
Saat Gangguan Jaringan Internet Bikin Peserta SKD CPNS Kesal dan Stres

Saat Gangguan Jaringan Internet Bikin Peserta SKD CPNS Kesal dan Stres

Regional
Catat, Ini 3 Hal Penting soal Sistem Ganjil Genap di Malioboro Yogya

Catat, Ini 3 Hal Penting soal Sistem Ganjil Genap di Malioboro Yogya

Regional
Fakta Baru Air Irigasi di Klaten Berwarna Merah, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembuang Limbah

Fakta Baru Air Irigasi di Klaten Berwarna Merah, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembuang Limbah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.