Dilompati Tikus yang Dikejar Ular Welang Saat Tidur, Anton Tewas Dipatuk

Kompas.com - 17/05/2021, 10:51 WIB
Ular welang (Bungarus fasciatus). SHUTTERSTOCKUlar welang (Bungarus fasciatus).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Anton Subagyo (37) warga Gading III, Kalurahan Gading Kapanewon Playen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tak bisa ditolong beberapa saat setelah dipatuk ular berbisa, Minggu (16/5/2021).

Ular jenis welang sempat dibunuh Anton sesaat setelah mematuk.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi menyampaikan, peristiwa ini bermula saat pria yang bekerja sebagai sales ini tidur di ruang tamu rumahnya pada Minggu.

Sekitar pukul 04.30 WIB, korban kaget karena ada tikus yang dikejar ular dan melompat di atas tubuhnya.

Baca juga: Satpam Tewas Digigit Ular Weling, Apa Bedanya Weling dengan Welang?

Masih sempat membunuh ular yang mematuknya

Secara reflek tangannya mengenai ular dan tiba-tiba ular tersebur mematuk tangan Anton.

Beberapa saat setelah dipatuk, Anton masih sempat membunuh ular tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban kemudian mengeluh kesakitan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nurrohmah, Playen untuk mendapatkan penanganan medis.

"Tapi setelah dilakukan penanganan secara medis nyawa korban tidak tertolong," kata Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Cerita Pemburu Ikan Raksasa di Sungai Batanghari, Sering Dikejar Ular Welang, Videonya Viral di YouTube

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diamuk Bupati Solok gara-gara UGD Tutup Jam 5 Sore, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok

Diamuk Bupati Solok gara-gara UGD Tutup Jam 5 Sore, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kronologi Mertua Bacok Menantu | Pasien ODGJ Bukan Abrip Asep yang Hilang di Aceh

[POPULER NUSANTARA] Kronologi Mertua Bacok Menantu | Pasien ODGJ Bukan Abrip Asep yang Hilang di Aceh

Regional
2 Menit Setelah Gempa di Maluku Tengah Muncul Tsunami, Ini Penyebabnya

2 Menit Setelah Gempa di Maluku Tengah Muncul Tsunami, Ini Penyebabnya

Regional
55 Rumah Warga di Maluku Tengah Rusak akibat Gempa

55 Rumah Warga di Maluku Tengah Rusak akibat Gempa

Regional
Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Regional
2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

Regional
Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Regional
Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Regional
Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Regional
Viral Kades 'Mondar-mandir' ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Viral Kades "Mondar-mandir" ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Regional
2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

Regional
Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Regional
Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Regional
7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

Regional
Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X