Bocah 16 Tahun, Sopir VW Kuning yang Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Prambanan, Berhasil Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/05/2021, 21:25 WIB
Editor Rachmawati

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com di lapangan, AAD tinggal di sebuah perumahan di kawasan Gergunung, Klaten Utara.

Baca juga: Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Di sana, warga mengaku kurang mengenal satu sama lain.

Namun, seorang tetangga menuturkan bahwa AADY masih duduk di bangku SMA dan bersekolah di sebuah SMA Negeri Klaten.

"Setahu saya dia masih berstatus pelajar," ujarnya kepada TribunSolo.com, Minggu (9/5/2021).

Ia menyebutkan, pelaku adalah seorang anak pengusaha yang sukses.

"Ayahnya seorang pengusaha," terangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Viral Video Pengendara VW Menerobos Pos Penyekatan dan Menabrak Polisi di Prambanan

Namun demikian, diakuinya, warga sekitar tidak terlalu mengenal pelaku karena perumahannya kebanyakan adalah pendatang.

"Rata-rata warga sini cuma tahu saja. Tidak terlalu kenal," papar dia.

Ia pun kaget kala mengetahui tetangganya ditangkap polisi.

"Kaget sih waktu dapat kabar dari para tetangga hari ini," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Dipukuli Warga, Pelaku Lempar Batu ke Kendaraan Ditangkap Polisi

Sempat Dipukuli Warga, Pelaku Lempar Batu ke Kendaraan Ditangkap Polisi

Regional
Pria di Bali Dihukum Pakai Baju Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Penyebabnya

Pria di Bali Dihukum Pakai Baju Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Penyebabnya

Regional
Siswa SMP Usia 16 Tahun di Sleman Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Kekerasan

Siswa SMP Usia 16 Tahun di Sleman Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Kekerasan

Regional
Lahan Pemakaman Khusus Covid-19 di Macanda Gowa Tersisa 80 Liang Lahat

Lahan Pemakaman Khusus Covid-19 di Macanda Gowa Tersisa 80 Liang Lahat

Regional
Wali Kota Blitar: Saat Pandemi, Mana Kepedulian Perusahaan yang Cari Untung di Sini?

Wali Kota Blitar: Saat Pandemi, Mana Kepedulian Perusahaan yang Cari Untung di Sini?

Regional
Bangun Tembok di Pintu Rumah Tahfiz, Anggota DPRD Ini Minta Maaf

Bangun Tembok di Pintu Rumah Tahfiz, Anggota DPRD Ini Minta Maaf

Regional
DPRD Jember Sebut Biaya Pemulasaraan Jenazah Covid-19 yang Isoman Rp 4 Juta

DPRD Jember Sebut Biaya Pemulasaraan Jenazah Covid-19 yang Isoman Rp 4 Juta

Regional
Penyebaran Covid-19 di Sulsel Mengganas, Lahan Pemakaman Melebihi Kapasitas

Penyebaran Covid-19 di Sulsel Mengganas, Lahan Pemakaman Melebihi Kapasitas

Regional
Dinas Pendidikan Solo Siapkan 75.315 Anak untuk Divaksin Covid-19

Dinas Pendidikan Solo Siapkan 75.315 Anak untuk Divaksin Covid-19

Regional
Banyak Warga Lakukan Aksi Borong, Stok Obat dan Vitamin di Karimun Menipis

Banyak Warga Lakukan Aksi Borong, Stok Obat dan Vitamin di Karimun Menipis

Regional
Sidak Gudang Dinkes dan Apotek Cari Obat Covid-19, Kejari Tulang Bawang Hanya Temukan Ini

Sidak Gudang Dinkes dan Apotek Cari Obat Covid-19, Kejari Tulang Bawang Hanya Temukan Ini

Regional
Pemilik Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa: Sudah Puluhan Tahun, Baru Ditanya Izinnya

Pemilik Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa: Sudah Puluhan Tahun, Baru Ditanya Izinnya

Regional
Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan Wafat 24 Hari Setelah Sang Istri Meninggal

Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan Wafat 24 Hari Setelah Sang Istri Meninggal

Regional
Dendam Terpendam, Petani Bunuh Tetangganya di Tengah Sawah, Ini Kronologinya

Dendam Terpendam, Petani Bunuh Tetangganya di Tengah Sawah, Ini Kronologinya

Regional
Kisah Dewa Selamatkan 120 Warga Saat Badai Seroja, Terima Penghargaan dari BMKG

Kisah Dewa Selamatkan 120 Warga Saat Badai Seroja, Terima Penghargaan dari BMKG

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X