Foto Nani Pengirim Sate Beracun Menggunakan Daster di Tahanan Viral di Medsos, Ini Penjelasan Kapolsek Bantul

Kompas.com - 06/05/2021, 09:44 WIB
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOTersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kapolsek Bantul, Kompol B. Ayom angkat bicara terkait beredarnya foto tersangka pembunuhan sate beracun Nani Apriliani Nurjaman (25).

Dalam foto yang viral tersebut, diketahui Nani hanya mengenakan daster warna kuning saat berada di dalam tahanan.

Menurut Ayom, foto itu sengaja diambil oleh anggotanya. Adapun tujuan awalnya untuk memberitahukan kepada pihak keluarga tersangka agar diberikan pakaian pengganti.

Namun demikian, nomor keluarga yang diberikan saat itu tak ada yang bisa dihubungi.

Baca juga: Foto Nani Pengirim Sate Beracun Dalam Tahanan Beredar Luas, Berawal dari Status WA Istri Polisi

Foto tersebut secara tak sengaja kemudian menyebar setelah istri anggota itu memintanya karena penasaran, lalu dijadikan story WhatsApp.

Menyikapi hal itu, pihaknya mengaku sudah memberikan teguran kepada anggota yang bersangkutan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita kasih teguran karena itu tidak boleh. Tapi kan itu tidak sengaja karena itu untuk pribadi dan istrinya ingin tahu, dikirim terus dijadikan status dan didownload teman-temannya," ucapnya kepada wartawan Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Fakta Baru Kasus Sate Beracun yang Tewaskan Anak Pengemudi Ojol, Pelaku Ditangkap dan Target Awalnya Polisi


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi juga mengaku terkejut dengan beredarnya foto tersebut.

Sebab, hal itu seharusnya tidak boleh terjadi. Terlebih lagi tersangka berada di tahanan khusus wanita. Sebagai penyikapannya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan polsek setempat.

"Jadi kami koordinasi dengan polsek tempat dia diamankan, kan khusus wanita kan di sana di Polsek perintis (Polsek Bantul) tahanan wanita kok bisa seperti itu," katanya..

Meski demikian, Ngadi memastikan jika kondisi yang bersangkutan dalam kondisi baik selama berada di dalam tahanan.

"Yang bersangkutan baik sehat. Tadi baik komunikasi, tidak ada tanda-tanda kelainan atau capek tidak ada. Sehat-sehat saja," ujarnya.

Penulis : Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor : Khairina



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Juni 2021

Regional
Wartawan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Rekan Ungkap Korban Sempat Bertemu Pengusaha

Wartawan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Rekan Ungkap Korban Sempat Bertemu Pengusaha

Regional
Senin Besok, Vaksinasi Massal 20 Kecamatan di Bandar Lampung

Senin Besok, Vaksinasi Massal 20 Kecamatan di Bandar Lampung

Regional
Gara-gara Tak Ditegur Saat Berpapasan di Jalan, Pria Ini Bacok Tetangganya hingga Tewas

Gara-gara Tak Ditegur Saat Berpapasan di Jalan, Pria Ini Bacok Tetangganya hingga Tewas

Regional
Cerita Penjual Cilok, Awalnya Bermodal Rp 20.000, Kini Bisa Naik Haji hingga Beli 3 Apartemen

Cerita Penjual Cilok, Awalnya Bermodal Rp 20.000, Kini Bisa Naik Haji hingga Beli 3 Apartemen

Regional
Terobos Sarang Buaya, Tim SAR Akhirnya Temukan Jenazah Penjaga Pintu Air yang Hilang

Terobos Sarang Buaya, Tim SAR Akhirnya Temukan Jenazah Penjaga Pintu Air yang Hilang

Regional
Kronologi Sopir Truk Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing Ikan di Dekat Tambak Garam

Kronologi Sopir Truk Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing Ikan di Dekat Tambak Garam

Regional
Sajikan Makanan Secara Prasmanan, Sebuah Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan

Sajikan Makanan Secara Prasmanan, Sebuah Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan

Regional
Rumah Singgah Penuh, 130 Pasien Covid-19 Tempati BPSDMD Jateng

Rumah Singgah Penuh, 130 Pasien Covid-19 Tempati BPSDMD Jateng

Regional
Polres Rote Ndao Ungkap Motif Pembunuhan di Depan Gereja

Polres Rote Ndao Ungkap Motif Pembunuhan di Depan Gereja

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Pemred di Sumut, Berawal dari Suara Alarm Mobil, Ada Luka Tembak di Selangkangan

Kronologi Penemuan Mayat Pemred di Sumut, Berawal dari Suara Alarm Mobil, Ada Luka Tembak di Selangkangan

Regional
Sebelum Tewas Diterkam Buaya, Kanisius Sempat Berteriak Minta Tolong dan Ditarik Rekannya

Sebelum Tewas Diterkam Buaya, Kanisius Sempat Berteriak Minta Tolong dan Ditarik Rekannya

Regional
Cegah Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Ajak RSU Swasta Sediakan Tempat Isolasi

Cegah Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Ajak RSU Swasta Sediakan Tempat Isolasi

Regional
27 WN Vietnam yang Ditangkap Mencuri Ikan di Natuna Dideportasi

27 WN Vietnam yang Ditangkap Mencuri Ikan di Natuna Dideportasi

Regional
Ribuan Santri Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Banyuwangi: Kami Akan Terus Menggenjot Vaksinasi

Ribuan Santri Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Banyuwangi: Kami Akan Terus Menggenjot Vaksinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X