Bertemu Bobby Nasution, Ini yang Diminta Pengusaha Mal di Medan

Kompas.com - 04/05/2021, 15:20 WIB
APPBI Sumut diwakili Herri Zulkarnaen saat beraudiensi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku siap berkolaborasi mendukung program-program Pemko Medan di balai kota, Selasa (4/5/2021) Dok: Dinas Kominfo Kota MedanAPPBI Sumut diwakili Herri Zulkarnaen saat beraudiensi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku siap berkolaborasi mendukung program-program Pemko Medan di balai kota, Selasa (4/5/2021)

MEDAN, KOMPAS.com - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Provinsi Sumatera Utara mengaku siap berkolaborasi mendukung program-program Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan ekonomi.

Hal ini disampaikan penasihat APPBI Sumut Herri Zulkarnaen saat bertemu dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution di Balaikota Medan.

Herri menjelaskan, selama ini pihaknya sering menggelar great sale yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Medan untuk menarik pengunjung.

Baca juga: Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Kemudian, terus menjalin kerja sama dengan pelaku usaha untuk mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Herri mewakili para pelaku usaha pusat perbelanjaan atau mal meminta Bobby melakukan vaksinasi Covid-19 kepada karyawan mal.

Kemudian meminta pengurangan pajak parkir, pajak reklame dan pajak lainnya yang dibebankan ke mal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu meminta agar mal dapat kembali beroperasi hingga pukul 22.00 WIB, dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Permintaan ini kami sampaikan karena Covid-19 juga menghantam sektor usaha seperti mal," kata Herri, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Palembang Zona Merah, Seluruh Masjid Dilarang Gelar Shalat Id

Bobby menjawab, dirinya menyambut baik saran dan masukan yang disampaikan, sehingga akan mengambil kebijakan untuk meningkatkan perekonomian.

"Dalam kondisi pandemi ini, Pemkot Medan harus menerima banyak masukan dari para pelaku usaha, agar dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk menyelamatkan perekonomian," kata Bobby.

Bobby mengingatkan agar pengusaha memperketat protokol kesehatan dan memperhatikan jumlah pengunjung.

"Jangan sampai lalai menerapkan prokes di dalam mal. Perhatikan juga jumlah pengunjung yang datang, jangan sampai terjadi kerumunan," kata Bobby.

Bobby mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan vaksinasi terhadap para karyawan mal.

Hanya saja, saat ini vaksinasi masih diprioritaskan terhadap warga lanjut usia yang berisiko tinggi tertular Covid-19.

Pemkot Medan menargetkan 75 persen warga Kota Medan harus sudah divaksin.

"Karyawan mal akan tetap divaksin untuk kategori ketiga," ujar Bobby.

Terakhir, Bobby meminta para pelaku usaha agar mendaftarkan seluruh karyawannya dalam BPJS Kesehatan.

Hal ini selaras dengan program Pemkot Medan yang ingin melindungi seluruh masyarakatnya dengan BPJS Kesehatan.

Namun, Pemkot Medan hanya menanggung masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap.

"Saya minta pelaku usaha pusat perbelanjaan memenuhi BPJS para karyawannya," kata Bobby.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Regional
BP2MI Grebek Penampungan TKI Ilegal di Pontianak, 6 Warga Sukabumi Berhasil Diselamatkan

BP2MI Grebek Penampungan TKI Ilegal di Pontianak, 6 Warga Sukabumi Berhasil Diselamatkan

Regional
Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jalur Puncak-Cianjur

Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jalur Puncak-Cianjur

Regional
Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Perumahan di Muarojambi

Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Perumahan di Muarojambi

Regional
Seorang Kurir di Sumsel Dibegal Saat Mengantar Paket, Korban Sempat Ditembak Dua Kali oleh Pelaku

Seorang Kurir di Sumsel Dibegal Saat Mengantar Paket, Korban Sempat Ditembak Dua Kali oleh Pelaku

Regional
Pemkab Sumba Timur Izinkan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Berstatus Zona Hijau Covid-19

Pemkab Sumba Timur Izinkan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Berstatus Zona Hijau Covid-19

Regional
53 Bangunan Rusak dan 55 KK Terdampak akibat Puting Beliung di Wajo

53 Bangunan Rusak dan 55 KK Terdampak akibat Puting Beliung di Wajo

Regional
Polisi Sebut Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Derita Gangguan Jiwa

Polisi Sebut Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Derita Gangguan Jiwa

Regional
Terdampak Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Wisatawan Putar Balik

Terdampak Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Wisatawan Putar Balik

Regional
6 Pelaku Ambil Paksa Jenazah Bidan Hamil 6 Bulan Positif Covid-19 Ditangkap Polisi

6 Pelaku Ambil Paksa Jenazah Bidan Hamil 6 Bulan Positif Covid-19 Ditangkap Polisi

Regional
Seorang Perempuan Asal Sumsel Ditemukan Tewas di Sawah, Jasadnya dalam Kondisi Tak Wajar

Seorang Perempuan Asal Sumsel Ditemukan Tewas di Sawah, Jasadnya dalam Kondisi Tak Wajar

Regional
30 Persen Warga Blitar Tak Hadiri Vaksinasi Dosis Kedua, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

30 Persen Warga Blitar Tak Hadiri Vaksinasi Dosis Kedua, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 September 2021

Regional
Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Dugaan Fetish di Malang meski Terlapor Akui Perbuatannya

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Dugaan Fetish di Malang meski Terlapor Akui Perbuatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.