Kompas.com - 30/04/2021, 17:03 WIB
Simulasi layanan GeNose di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (8/4/2021). Humas Bandara I Gusti Ngurah RaiSimulasi layanan GeNose di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (8/4/2021).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Alat deteksi dini virus corona, GeNose C-19 akan melalui tahap standardisasi oleh Badan Standar Nasional (BSN).

Hal ini bertujuan agar setiap produk GeNose C-19 yang dipasarkan memiliki kualitas baik.

Kepala BSN, Kukuh S Achmad menyampaikan proses standarisasi yang segera dilakukan memiliki tujuan untuk melindungi konsumen ditambah lagi standardisasi salah satu langkah meningkatkan daya saing produk.

"Tujuannya adalah dua, pertama perlindungan kepada masyarakat Indonesia dari segi kesehatan, keamanan, keselamatan, dan pelestarian fungsi lingkungan," ujarnya, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Kuliah Tatap Muka Dimulai, Kampus Unimma Skrining Mahasiswa Pakai GeNose

Selain itu, tujuan kedua untuk meningkatkan daya saing nasional, baik itu untuk pasar lokal maupun global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini berbeda dengan izin edar, izin edar yang sudah ada di GeNose itu dari Kemenkes untuk sisi kesehatan. Sementara standar nasional indonesia (SNI) untuk performa yang dihasilkan tiap produk," kata dia.

"Dengan standarisasi ini tiap komponen yang ada di GeNose seperti sensor, kantong plastik penampung napas akan terjaga kualitasnya dengan standardisasi ini," sambung dia.

Dia menambahkan, SNI akan disusun oleh pakar di bidangnya.

"Kita tidak mau kehilangan momentum. Semakin cepat semakin baik karena bekejaran dengan waktu," pungkasnya.

Baca juga: Bandara Lombok Kini Sediakan Layanan Tes GeNose C19, Ini Tarif dan Ketentuannya...

Sementara itu, Direktur Utama PT Swayasa Prakarsa Iswanto salah satu konsorsium GeNose C-19 menjelaskan, hal ini sekaligus menjadi masukan tim komite teknis yang akan menetapkan standar nasional untuk GeNose C-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru SD Cabuli Murid, Korban Diiming-imingi Rangking 1

Guru SD Cabuli Murid, Korban Diiming-imingi Rangking 1

Regional
Jabar Kebut Vaksinasi Covid-19, Kejar Target Kekebalan Komunal di Akhir Tahun

Jabar Kebut Vaksinasi Covid-19, Kejar Target Kekebalan Komunal di Akhir Tahun

Regional
Ganjil Genap Belum Jadi Diterapkan, Malioboro Padat Pengunjung

Ganjil Genap Belum Jadi Diterapkan, Malioboro Padat Pengunjung

Regional
Kasus Covid-19 Terus Menurun, Bupati Karimun Belum Mau Longgarkan Pembatasan

Kasus Covid-19 Terus Menurun, Bupati Karimun Belum Mau Longgarkan Pembatasan

Regional
Cerita Rokaya, TKW di Irak yang Minta Dipulangkan ke Indonesia, Nyaris Buta dan Tetap Disuruh Bekerja

Cerita Rokaya, TKW di Irak yang Minta Dipulangkan ke Indonesia, Nyaris Buta dan Tetap Disuruh Bekerja

Regional
Pelat Nomor Mobilnya Tak Sesuai Aturan Ganjil Genap, Pengendara Ini Menolak Diputar Balik: Saya Anggota DPRD DKI Jakarta

Pelat Nomor Mobilnya Tak Sesuai Aturan Ganjil Genap, Pengendara Ini Menolak Diputar Balik: Saya Anggota DPRD DKI Jakarta

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ditangkap

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ditangkap

Regional
Kronologi Pemuda di Blitar Bunuh Teman Usai Pesta Miras, Tersinggung Ucapan Korban

Kronologi Pemuda di Blitar Bunuh Teman Usai Pesta Miras, Tersinggung Ucapan Korban

Regional
Warga Karawang Bisa Melapor Langsung ke Kapolres Lewat Nomor Ini

Warga Karawang Bisa Melapor Langsung ke Kapolres Lewat Nomor Ini

Regional
Setahun Tol Pekanbaru-Dumai, Sudah Dilewati 4 Juta Kendaraan

Setahun Tol Pekanbaru-Dumai, Sudah Dilewati 4 Juta Kendaraan

Regional
Mayat Perempuan 14 Tahun Tergeletak di Lapangan Voli, Diduga Diracun, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Mayat Perempuan 14 Tahun Tergeletak di Lapangan Voli, Diduga Diracun, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Regional
Fish Apartement, Usaha Agar Ikan Kembali ke Pantai yang Dirusak Potas dan Bom Ikan

Fish Apartement, Usaha Agar Ikan Kembali ke Pantai yang Dirusak Potas dan Bom Ikan

Regional
Ganjil Genap Mulai Berlaku di Baturraden, Belasan Kendaraan Diputar Balik

Ganjil Genap Mulai Berlaku di Baturraden, Belasan Kendaraan Diputar Balik

Regional
Isak Tangis Keluarga Lepas 100 Brimob Polda Riau yang Dikirim ke Papua

Isak Tangis Keluarga Lepas 100 Brimob Polda Riau yang Dikirim ke Papua

Regional
Mahar Terlalu Mahal, Petani Ini Aniaya Calon Istri

Mahar Terlalu Mahal, Petani Ini Aniaya Calon Istri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.