Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/04/2021, 16:43 WIB


JAMBI, KOMPAS.com – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menelusuri dugaan pelanggaran etik dalam pengangkatan pejabat di Universitas Jambi (Unja).

Asisten KASN Bidang pengawasan Pengisian JPT Wilayah I Agung Endrawan membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (29/4/2021).

Endrawan mengatakan, pihaknya masih dalam tahap pendalaman masalah.

Baca juga: Adik Anton Charliyan Mantan Komandan KRI Nanggala-402, Sakit akibat Keracunan Zat Besi Kapal Selam

Pihaknya baru saja berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi terkait pembuatan aturan penentuan pejabat di Unja.

“Kita akan melakukan kajian, apakah sesuai fakta atau tidak,” kata Endrawan saat dihubungi, Kamis.

Selain itu, menurut Endrawan, pihaknya akan membuat kajian hukum terkait pengangkatan pejabat di Unja.

Sebelumnya terdapat aduan masyarakat terkait pelanggaran norma dasar, kode etik dan kode perilaku pegawai tentang pengangkatan jabatan sejumlah pejabat di Universitas Jambi.

“Kita belum sampai ke rektor. Ketika sudah ada kesimpulan dan diperlukan klarifikasi dari rektor, maka kita akan komunikasi dengan rektor,” kata dia.

Baca juga: Kronologi Guru di Sukabumi Lumpuh Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Menurut Endrawan, dalam kunjungan ke Jambi pada 22 April 2021 lalu, salah satu tujuannya juga untuk mengkaji aturan dasar pelaksanaan pengangkatan pejabat yang diadukan tersebut.

Endrawan mengatakan, timnya masih harus mengonfirmasi pihak-pihak lain yang berkepentingan.

“Termasuk pendalaman kajian dengan pihak instansi pemerintah berkaitan,” kata dia.

Endrawan mengatakan, pihaknya didampingi beberapa petugas Kejaksaan Tinggi Jambi melakukan penelusuran mengenai informasi itu ke Unja.

Sebagai lembaga yang bersifat independen, Endrawan mengatakan, KASN akan melaksanakan tugas dengan adil dan profesional dalam rangka mencari informasi terkait dugaan penyimpangan yang dilakukan seorang ASN.

KASN juga sekaligus mengevaluasi kebijakan dan manajemen ASN yang ada.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isu Percobaan Penculikan Beredar Lewat WA, Bupati Sleman Minta Orangtua Tidak Panik

Isu Percobaan Penculikan Beredar Lewat WA, Bupati Sleman Minta Orangtua Tidak Panik

Regional
Menteri LHK Resmikan Pemanfaatan Sarana Taman Nasional Komodo untuk Keperluan Wisata Alam, Edukasi, dan Riset

Menteri LHK Resmikan Pemanfaatan Sarana Taman Nasional Komodo untuk Keperluan Wisata Alam, Edukasi, dan Riset

Regional
Apakah Riau dan Kepulauan Riau Berbeda?

Apakah Riau dan Kepulauan Riau Berbeda?

Regional
Lansia Penyandang Disabilitas Asal Brebes Lapor Surat Kehilangan Tanah Berujung Jadi Tersangka

Lansia Penyandang Disabilitas Asal Brebes Lapor Surat Kehilangan Tanah Berujung Jadi Tersangka

Regional
Duduk Perkara Massa Blokade Jalan di Manokwari, Tak Terima Ada Warga yang Ditangkap Polisi

Duduk Perkara Massa Blokade Jalan di Manokwari, Tak Terima Ada Warga yang Ditangkap Polisi

Regional
Badan Jalan di Bangka Belitung Amblas Terkena Abrasi Sungai, Warga Gotong Royong Pasang Tiang Pancang dari Kayu

Badan Jalan di Bangka Belitung Amblas Terkena Abrasi Sungai, Warga Gotong Royong Pasang Tiang Pancang dari Kayu

Regional
Target Menangi Pileg 2024, Gerindra Salatiga Maksimalkan Peran Relawan

Target Menangi Pileg 2024, Gerindra Salatiga Maksimalkan Peran Relawan

Regional
Banjir Bandang Landa Kabupaten Dompu, 1.257 Kepala Keluarga Terdampak

Banjir Bandang Landa Kabupaten Dompu, 1.257 Kepala Keluarga Terdampak

Regional
Sudah Setahun Jembatan Putus, Anak-anak Desa Gontar Terpaksa Menyeberangi Sungai ke Sekolah

Sudah Setahun Jembatan Putus, Anak-anak Desa Gontar Terpaksa Menyeberangi Sungai ke Sekolah

Regional
Cabai Hiyung Khas Tapin, Rawit Terpedas di Indonesia dari Kalimantan Selatan

Cabai Hiyung Khas Tapin, Rawit Terpedas di Indonesia dari Kalimantan Selatan

Regional
Gempa M 4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa M 4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung

Regional
Tak Hanya Dicabuli, Anak di Bawah Umur di Ende Juga Dianiaya oleh Pelaku

Tak Hanya Dicabuli, Anak di Bawah Umur di Ende Juga Dianiaya oleh Pelaku

Regional
Aksi Maling Jebol Pintu Kantor Ekspedisi, Sempat Cabut CCTV hingga Incar Paket Bernilai Jual Tinggi

Aksi Maling Jebol Pintu Kantor Ekspedisi, Sempat Cabut CCTV hingga Incar Paket Bernilai Jual Tinggi

Regional
Warga Banggai Ditemukan Tewas Terlilit Ular Piton Sepanjang 7 Meter

Warga Banggai Ditemukan Tewas Terlilit Ular Piton Sepanjang 7 Meter

Regional
Kakek di Rokan Hilir Riau Cabuli Cucu Tiri Usia 4 Tahun

Kakek di Rokan Hilir Riau Cabuli Cucu Tiri Usia 4 Tahun

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.