Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TNI AL Tertibkan Ponton Timah Apung yang Resahkan Nelayan, Ternyata Pemiliknya Istri TNI

Kompas.com - 26/04/2021, 09:32 WIB
Heru Dahnur ,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Operasi penertiban tambang timah konvensional (TI) digelar TNI Angkatan Laut di kawasan Sampur, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

Sebanyak dua pekerja, satu ponton apung dan lima kilogram pasir timah berhasil diamankan.

Dari penyelidikan sementara petugas diketahui, jika salah satu pemilik usaha penambangan merupakan istri dari anggota TNI.

Komandan Pos Lanal Pangkalbalam, Pangkalpinang, Lettu S Puji mengatakan, operasi penertiban dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik tambang ilegal dan kerusakan lingkungan.

"Itu termasuk kawasan izin usaha penambangan PT Timah. Selama ini diduga penambangan dilakukan, tapi tidak dijual ke PT Timah, sehingga akan merugikan perusahaan selaku aset negara," ujar Puji seusai operasi di Pos Lanal, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Korban Tewas Tambang Timah di Babel Terus Berjatuhan, Pemerintah Didesak Audit Wilayah 

Penertiban kata Puji, juga dilakukan karena adanya surat kelompok masyarakat nelayan yang merasa terganggu dengan aktivitas penambangan ponton apung.

Penambangan itu dinilai telah mengurangi tangkapan para nelayan.

"Jadi banyak laporan yang masuk ke kami dan ini bagian dari operasi rutin kami untuk penjagaan wilayah perairan," ujar Puji.

Terkait kepemilikan usaha penambangan atas nama salah satu istri anggota, kata Puji, bakal diteruskan pada pimpinan TNI.

Baca juga: Kunker ke Tiongkok, Gubernur Babel Paparkan Sejarah 250 Tahun Tambang Timah Pemasok Dunia

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Bansos untuk Pelaku Judi Online

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Bansos untuk Pelaku Judi Online

Regional
Ada Fenomena Embun Es di Dieng, Ini Tips Melihatnya

Ada Fenomena Embun Es di Dieng, Ini Tips Melihatnya

Regional
Mayat Pria Ditemukan Nyaris Tanpa Busana, Tewas Saat Berkencan dengan PSK

Mayat Pria Ditemukan Nyaris Tanpa Busana, Tewas Saat Berkencan dengan PSK

Regional
Buntut Pencemaran Laut Singapura, Kepri Siapkan Langkah Pencegahan

Buntut Pencemaran Laut Singapura, Kepri Siapkan Langkah Pencegahan

Regional
Polisi Selidiki Asal Balon Udara Berisi Petasan Meledak Rusak Rumah Warga di Ponorogo

Polisi Selidiki Asal Balon Udara Berisi Petasan Meledak Rusak Rumah Warga di Ponorogo

Regional
Kumpulkan 21.813 KTP, Pasangan 'Merdu' Lolos Administrasi Pilkada Manggarai Timur

Kumpulkan 21.813 KTP, Pasangan "Merdu" Lolos Administrasi Pilkada Manggarai Timur

Regional
3 Persen Sapi Kurban di Magelang Terjangkit Cacing Hati

3 Persen Sapi Kurban di Magelang Terjangkit Cacing Hati

Regional
Presiden Jokowi di Karanganyar, Tinjau Pompa Air untuk Sawah Tadah Hujan

Presiden Jokowi di Karanganyar, Tinjau Pompa Air untuk Sawah Tadah Hujan

Regional
Embun Es Mulai Muncul di Dieng, Pagi Tadi Suhu Minus

Embun Es Mulai Muncul di Dieng, Pagi Tadi Suhu Minus

Regional
Apresiasi Konsep 'Green House' Agrowisata Girli Farm, Bupati Blora: Semoga Bisa Diterapkan di Semua Kecamatan

Apresiasi Konsep "Green House" Agrowisata Girli Farm, Bupati Blora: Semoga Bisa Diterapkan di Semua Kecamatan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Petir

Regional
Tambal Utang RSUD Nunukan, Pemda Nunukan Gelontorkan Rp 25 Miliar

Tambal Utang RSUD Nunukan, Pemda Nunukan Gelontorkan Rp 25 Miliar

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati, Polda Jateng Bakal Bina Masyarakat Sukolilo

Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati, Polda Jateng Bakal Bina Masyarakat Sukolilo

Regional
Presiden Jokowi Tinjau Sistem Pemompaan Pertanian di Klaten

Presiden Jokowi Tinjau Sistem Pemompaan Pertanian di Klaten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com