Pesan Daging Sapi, Yang Dikirim Daging Babi, Warga Lapor Polisi dan 3 Penjual Ditangkap

Kompas.com - 21/04/2021, 13:22 WIB
Ilustrasi daging babi. Dok. Shutterstock/ RustleIlustrasi daging babi.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Jangan mudah tergiur jika ditawari daging sapi berharga murah jauh di bawah harga pasar.

Bisa jadi daging itu adalah daging babi celeng yang dijual sebagai daging sapi.

Kasus peredaran daging babi itu terungkap setelah anggota Satreskrim Polres Lampung Timur mendapatkan laporan dari warga terkait penjualan daging babi berkedok daging sapi.

Tiga orang penjual daging babi celeng ditangkap pada Senin (19/4/2021) malam. Dua pelaku warga Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan dan satu pelaku dari Lampung Timur.

Baca juga: Awalnya Warga Pesan Daging Sapi, yang Dikirim Ternyata Daging Babi

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Faria Arista mengatakan, laporan itu datang dari warga Kecamatan Metro Kibang.

“Warga itu memesan daging sapi, tetapi yang dikirim adalah daging babi,” kata Faria saat dihubungi, Rabu (21/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat memesan, warga itu merasa tergiur dengan harga daging yang ditawarkan, karena jauh di bawah pasaran.

Berdasarkan laporan tersebut, kata Faria, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Lampung Timur melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap jaringan peredaran daging babi yang mengelabui konsumen.

Tiga pelaku ini adalah BJ (55) dan AA (21) yang merupakan bapak dan anak, warga Way Kanan, serta TNP (59), warga Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

Dari tangan para pelaku, tambah Faria, pihaknya menyita barang bukti berupa 15 kilogram daging babi siap edar.

“Ketiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam distribusi daging babi ke pelanggan,” kata Faria.

Faria menambahkan, ketiga pelaku dijerat Pasal 62 ayat 1 junto pasal 8 ayat 1 huruf f undang-undang No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku BJ mengaku sudah enam bulan menjual daging babi berkedok daging sapi itu.

Baca juga: Terungkap Pedagang Celeng Berkedok Daging Sapi di Lampung

Modus yang dilakukan komplotan ini adalah mengakui daging babi yang mereka edarkan sebagai daging sapi dengan harga jual yang murah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Malioboro Yogya Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah: Kami Tak Bisa Apa-apa Lagi

Pedagang Malioboro Yogya Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah: Kami Tak Bisa Apa-apa Lagi

Regional
Coba Aturan Makan di Tempat, Wali Kota Pontianak: Saya Hanya 13 Menit

Coba Aturan Makan di Tempat, Wali Kota Pontianak: Saya Hanya 13 Menit

Regional
Penumpang Kapal Ketapang-Gilimanuk Diduga Terjun ke Laut, Hilang Terseret Arus Kuat

Penumpang Kapal Ketapang-Gilimanuk Diduga Terjun ke Laut, Hilang Terseret Arus Kuat

Regional
Jalan Kaki Lintasi Rel Saat Hujan Lebat, Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta

Jalan Kaki Lintasi Rel Saat Hujan Lebat, Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta

Regional
Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi

Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi

Regional
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Regional
Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Regional
Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Regional
Mantan Atlet Tinju Bone Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Mantan Atlet Tinju Bone Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Regional
Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Regional
Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Regional
Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Regional
31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

Regional
Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X