Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Eks Anggota Dewan Mengamuk di Ruang Sidang DPRD Blora, Ini Sebabnya

Kompas.com - 14/04/2021, 18:28 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Eks anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Seno Margo Utomo menaiki meja ruang sidang DPRD karena jengkel dengan penjelasan dari perwakilan perusahaan.

Sebab, dalam audiensi tersebut para perwakilan perusahaan itu tidak menyebut secara pasti nominal dana CSR yang dimilikinya.

"Kecewa yang kesatu dan kedua ini kan rumah rakyat kami berhak menguasai dalam tanda petik, tapi satu hal memang tadi kayak ngapusi gitu, karena perusahaan tadi melaporkan tanpa data," ucap Seno, usai audiensi di DPRD Blora, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Pipa Minyak Mentah Pertamina Bocor, Cemari 2 Hektar Sawah di Blora

Menurutnya, dana CSR perusahaan yang ada di Blora nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, tidak ada nominal yang jelas yang diketahui oleh masyarakat.

"Jawaban dari perusahaan ini main-main. Padahal hasil dari minyak mencapai ratusan miliar rupiah namun yang diberikan kepada Kabupaten Blora nol,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto yang memimpin rapat audiensi tersebut mengaku alasan Seno melakukan aksi naik meja karena jengkel dengan penjelasan dari perwakilan perusahaan.

"Ya, tadi memang ada yang naik meja, namanya Seno Margo Utomo, mantan anggota Dewan dari PKS, tapi langsung kita turunkan," katanya.

Baca juga: Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Menurutnya, Seno sangat tidak puas dengan paparan perusahaan yang tidak mau menjelaskan secara detail dana CSR dari dengan keuntungan yang mereka keruk dari bumi Blora.

"Kelihatanya Seno itu jengkel, kecewa dengan paparan dari perusahaan yang tidak sesuai. Nanti Pemerintah akan evaluasi semua perusahaan di Blora, sejauh mana CSR nya dan bagi hasilnya terhadap Pemkab Blora," terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemprov Jateng Bakal Gelar 100 Pasar Murah hingga Lebaran

Pemprov Jateng Bakal Gelar 100 Pasar Murah hingga Lebaran

Regional
Cerita Mbah Tamsilah soal Banjir Demak, Tahun 2024 yang Paling Parah

Cerita Mbah Tamsilah soal Banjir Demak, Tahun 2024 yang Paling Parah

Regional
'Sedih, Rasanya sampai Mau Menangis, Semua Harga Barang Naik'

"Sedih, Rasanya sampai Mau Menangis, Semua Harga Barang Naik"

Regional
Mencicipi Mie Gepeng Pangsit Pak Totok, Kuliner Legendaris Semarang yang Harganya Rp 7.000 Saja

Mencicipi Mie Gepeng Pangsit Pak Totok, Kuliner Legendaris Semarang yang Harganya Rp 7.000 Saja

Regional
Hilang Usai Terjatuh dari KM Sabuk Nusantara, Bocah 3 Tahun di Tual Ditemukan Tewas

Hilang Usai Terjatuh dari KM Sabuk Nusantara, Bocah 3 Tahun di Tual Ditemukan Tewas

Regional
Tradisi 'Dugderan' di Semarang Akan Digelar Meriah, Bakal Banyak Beduk Raksasa

Tradisi "Dugderan" di Semarang Akan Digelar Meriah, Bakal Banyak Beduk Raksasa

Regional
Pesta Berujung Keributan di Muna Sultra, Seorang Remaja Tewas Ditikam, 2 Orang Kritis

Pesta Berujung Keributan di Muna Sultra, Seorang Remaja Tewas Ditikam, 2 Orang Kritis

Regional
Buaya Program Rehabilitasi Saling Bantai, Kendala di Kawasan Pelepasan

Buaya Program Rehabilitasi Saling Bantai, Kendala di Kawasan Pelepasan

Regional
Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang

Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang

Regional
Resmikan Terminal Samarinda Seberang, Jokowi Ingatkan Pentingnya Transportasi Massal

Resmikan Terminal Samarinda Seberang, Jokowi Ingatkan Pentingnya Transportasi Massal

Regional
3 Pembunuh Warga Serang Gara-gara Miras, Divonis 10 Tahun Bui

3 Pembunuh Warga Serang Gara-gara Miras, Divonis 10 Tahun Bui

Regional
Tetap Kawal Pembangunan di Solo, Gibran: Wapres Itu Tidak Cuma di Jakarta

Tetap Kawal Pembangunan di Solo, Gibran: Wapres Itu Tidak Cuma di Jakarta

Regional
Korupsi Rp 46 Miliar, 2 Mantan Pegawai BNI di Riau Ditangkap

Korupsi Rp 46 Miliar, 2 Mantan Pegawai BNI di Riau Ditangkap

Regional
Polresta Magelang Bekuk 4 Pengedar Barang Haram, Puluhan Ribu Butir 'Pil Sapi' Disita

Polresta Magelang Bekuk 4 Pengedar Barang Haram, Puluhan Ribu Butir "Pil Sapi" Disita

Regional
Anggota DPRD NTT Ditangkap karena Bawa Narkotika Jenis Sabu

Anggota DPRD NTT Ditangkap karena Bawa Narkotika Jenis Sabu

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com