Kasus "Live Facebook" Korban Penusukan di Lampung, 2 Pelaku Dibekuk di Bekasi, Masih Usia Pelajar

Kompas.com - 14/04/2021, 12:01 WIB
Tangkapan layar video warganet menolong korban penusukan di Lampung Timur. DOK. Kolase video Rahman Bulex/FacebookTangkapan layar video warganet menolong korban penusukan di Lampung Timur.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Pelaku penusukan sales regulator gas di Lampung Timur ditangkap polisi di Bekasi, Jawa Barat.

Video penemuan korban yang bersimbah darah pada Sabtu (13/3/2021) sempat viral lantaran korban meminta disiarkan live di Facebook.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Wawan Setiawan mengatakan, pelaku penusukan terhadap korban bernama Indra Fauzi itu berjumlah dua orang.

"Dua pelaku ini masih berusia pelajar," kata Wawan saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Kedua pelaku itu yakni, TA (17) dan TM (17) warga Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Kedua pelaku ditangkap di Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (12/4/2021) kemarin.

Baca juga: Viral Live Facebook Kasus Penusukan, Perekam Video: Korban Minta Disiarkan, Supaya Jadi Bukti

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rampas ponsel dan tusuk korban

Wawan mengungkapkan, kedua pelaku diduga merampas ponsel dan dompet milik korban di jalan Desa Peniangan, Kecamatan Marga Sekampung.

"Pelaku juga menusukkan senjata tajam hingga korban mengalami luka parah," kata Wawan.

Wawan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengetahui secara jelas kronologi peristiwa penusukan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang disiarkan secara langsung (live) di Facebook menjadi viral.

Warganet penyiar video itu menemukan dan menolong korban bersimbah darah di sekitar ladang di Lampung Timur.

Baca juga: Viral Live Facebook Sales Regulator Gas Ditusuk, Ini Cerita Suami Istri Penolongnya

 

Detik-detik temukan korban hingga "live Facebook"

Tayangan langsung pada Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 12.22 WIB itu disiarkan oleh akun Facebook bernama Rahman Bulex.

Video berdurasi 7 menit 19 detik itu menayangkan detik-detik pemilik akun Rahman Bulex dan istrinya menemukan korban dan membawanya ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

Dalam video itu disebutkan, korban bernama Indra Fauzi yang mengaku warga Jalan P Antasari, Bandar Lampung. Korban mengaku bekerja sebagai sales marketing regulator gas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Madiun Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Relawan, Tugasnya Sosialisasi Prokes kepada Warga

Bupati Madiun Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Relawan, Tugasnya Sosialisasi Prokes kepada Warga

Regional
Tawarkan Jasa di Media Sosial, Komplotan Pembuat Ijazah Palsu Diringkus Polisi

Tawarkan Jasa di Media Sosial, Komplotan Pembuat Ijazah Palsu Diringkus Polisi

Regional
Pria di Gunungkidul Meninggal Usai Injak Kabel Saat Tenangkan Sapi Ngamuk

Pria di Gunungkidul Meninggal Usai Injak Kabel Saat Tenangkan Sapi Ngamuk

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, BOR ICU di Banyuwangi Mencapai 87 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, BOR ICU di Banyuwangi Mencapai 87 Persen

Regional
Isolasi Mandiri, Seorang Pasien Positif Covid-19 Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Isolasi Mandiri, Seorang Pasien Positif Covid-19 Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Regional
Situs PPDB 'Error', Gubernur Banten Putuskan Siswa Bisa Daftar secara Offline

Situs PPDB "Error", Gubernur Banten Putuskan Siswa Bisa Daftar secara Offline

Regional
Positif Covid-19, Bupati Ponorogo Jalankan Tugas Secara Virtual

Positif Covid-19, Bupati Ponorogo Jalankan Tugas Secara Virtual

Regional
Catat, Masyarakat Harus Jujur Saat Screening Sebelum Disuntik Vaksin

Catat, Masyarakat Harus Jujur Saat Screening Sebelum Disuntik Vaksin

Regional
ASN Pemkot Padang Wajib Vaksinasi, Pelanggar Disanksi Tunjangannya Ditahan

ASN Pemkot Padang Wajib Vaksinasi, Pelanggar Disanksi Tunjangannya Ditahan

Regional
Bupati Ponorogo dan Istri Positif Covid-19, Sekda: Beliau Merakyat Sekali, Banyak Terima Tamu

Bupati Ponorogo dan Istri Positif Covid-19, Sekda: Beliau Merakyat Sekali, Banyak Terima Tamu

Regional
Gelar Balap Merpati Saat Pandemi, Panitia Terancam 6 Tahun Penjara

Gelar Balap Merpati Saat Pandemi, Panitia Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Dalam Sehari, 10 Warga Gunungkidul Meninggal karena Covid-19

Dalam Sehari, 10 Warga Gunungkidul Meninggal karena Covid-19

Regional
PPKM Kabupaten Tangerang Diperketat, Bermain Sepak Bola Dilarang

PPKM Kabupaten Tangerang Diperketat, Bermain Sepak Bola Dilarang

Regional
Video Viral Petugas di Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Begini Penjelasan Polisi...

Video Viral Petugas di Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Begini Penjelasan Polisi...

Regional
Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan 200 Tempat Tidur di Gedung PGRI

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan 200 Tempat Tidur di Gedung PGRI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X