Calon Penumpang Pesawat ke Makassar Kedapatan Bawa 1,09 Kg Sabu di Kotak Susu, Ini Kronologisnya

Kompas.com - 14/04/2021, 11:38 WIB
Seorang pria ditangkap Petugas Aviation Security (Avsec) lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,09 kg saat hendak terbang ke Makassar, transit Cengkareng. Untuk mengelabui petugas, barang haram tersebut disimpan di dalam kotak susu. IstimewaSeorang pria ditangkap Petugas Aviation Security (Avsec) lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,09 kg saat hendak terbang ke Makassar, transit Cengkareng. Untuk mengelabui petugas, barang haram tersebut disimpan di dalam kotak susu.

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pria ditangkap Petugas Aviation Security (Avsec) lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,09 kg saat hendak terbang ke Makassar, transit Cengkareng.

Untuk mengelabui petugas, barang haram tersebut disimpan di dalam kotak susu. 

Dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Selasa (13/4/2021) malam, Plt Manager Branch Comunication Legal PT AP II Kualanamu Paulina Simbolon membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Benar, tadi sore diamankan oleh petugas," katanya. 

Baca juga: Akhir Petualangan KR Si Kurir Narkoba, Tertangkap di Kualanamu Setelah Berulangkali Terbang Bawa Sabu di Sepatu

Dijelaskannya, pria berperawakan kurus itu diamankan sekitar pukul 16.50 WIB. Dia membawa boks yang mencurigakan.

Pria yang identitasnya masih dirahasiakan itu diamankan saat barang yang dibawanya melalui pemeriksaan X-Ray Security Check Point (SCP) Entrance di lantai 2. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah diperiksa, ternyata boks susu tersebut berisi sesuatu yang menyerupai susu. Pemeriksaan lanjutan, diketahui barang yang dibawanya merupakan sabu-sabu sebanyak 1,09 kg. 

"Sabu-sabu dimasukkannya ke dalam kotak susu untuk mengelabui petugas yang berjaga," ujarnya. 

Baca juga: Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Gegara Hendak Diceraikan

Berdasarkan keterangan yang diterima dari pria tersebut, sabu-sabu itu hendak dikirimkannya ke Makassar dengan transit Cengkareng.

"Usai diamankan, petugas bandara menyerahkan pelaku ke Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut untuk pengembangan," katanya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Tega Aniaya Neneknya Setelah Diberi Uang Rp 25.000 untuk Beli Obat Cacing, Begini Kronologinya

Pria Ini Tega Aniaya Neneknya Setelah Diberi Uang Rp 25.000 untuk Beli Obat Cacing, Begini Kronologinya

Regional
Buat Karcis Sendiri, Sejumlah Juru Parkir Liar di Lombok Diciduk Polisi

Buat Karcis Sendiri, Sejumlah Juru Parkir Liar di Lombok Diciduk Polisi

Regional
Pemred Media Online yang Tewas Ditembak OTK Disebut Kerap Memberitakan Kasus Kejahatan

Pemred Media Online yang Tewas Ditembak OTK Disebut Kerap Memberitakan Kasus Kejahatan

Regional
2 Warga Tewas Terseret Arus Irigasi Saat Kerja Bakti, 1 Orang Terluka

2 Warga Tewas Terseret Arus Irigasi Saat Kerja Bakti, 1 Orang Terluka

Regional
Usai Kericuhan di Pos Penyekatan, Wali Kota Eri: Ini Bukan Titik Penyekatan Surabaya, tapi Madura...

Usai Kericuhan di Pos Penyekatan, Wali Kota Eri: Ini Bukan Titik Penyekatan Surabaya, tapi Madura...

Regional
Cegah Covid-19, Ini Kebijakan Pemkot Salatiga di Pasar Tradisional

Cegah Covid-19, Ini Kebijakan Pemkot Salatiga di Pasar Tradisional

Regional
Menteri KKP akan Jadikan Toraja Utara Model Pembudidayaan Ikan Nila di Pedalaman

Menteri KKP akan Jadikan Toraja Utara Model Pembudidayaan Ikan Nila di Pedalaman

Regional
Pulang Bermain Saat Hujan, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok

Pulang Bermain Saat Hujan, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok

Regional
Kisah Harsono, Sukses Jual Cilok hingga Punya 3 Apartemen dan 13 Rumah Kontrakan

Kisah Harsono, Sukses Jual Cilok hingga Punya 3 Apartemen dan 13 Rumah Kontrakan

Regional
Sandiaga Bantah Kembali Terpapar Covid-19, Ini Alasan Pegawai Kemenparekraf 100 Persen WFH

Sandiaga Bantah Kembali Terpapar Covid-19, Ini Alasan Pegawai Kemenparekraf 100 Persen WFH

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rektor Unipar Lecehkan Dosen | Uang Deposito Rp 20,1 Miliar Raib

[POPULER NUSANTARA] Rektor Unipar Lecehkan Dosen | Uang Deposito Rp 20,1 Miliar Raib

Regional
Uji Nyali di Gua Rangko

Uji Nyali di Gua Rangko

Regional
Ini Pesan Buya Syafii Maarif untuk Airlangga Hartarto

Ini Pesan Buya Syafii Maarif untuk Airlangga Hartarto

Regional
Langka, 2 Anak Badak Jawa Terekam di Ujung Kulon

Langka, 2 Anak Badak Jawa Terekam di Ujung Kulon

Regional
Perkembangan Covid-19 di Kepri, Kabupaten Bintan Masih Zona Merah

Perkembangan Covid-19 di Kepri, Kabupaten Bintan Masih Zona Merah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X