Ramadhan di Kota Serang, Ini 5 Kegiatan yang Boleh dan yang Dilarang

Kompas.com - 13/04/2021, 12:12 WIB
Ilustrasi Ramadhan. ShutterstockIlustrasi Ramadhan.

SERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Serang, Banten mengeluarkan aturan kegiatan masyarakat selama bulan ramadhan di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Serang menyepakati adanya lima poin kegiatan masyarakat yang diperbolehkan dan dilarang selama bulan Ramadhan.

"Sudah ada kesepakatan bersama Forkopimda bahwa pemerintah Kota Serang membuat himbauan kegiatan masyarakat di bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Dalam kesepakatan itu ada lima poin," kata Syafrudin kepada wartawan di kantornya. Senin (12/4/2021).

Baca juga: Geliat Perajin Beduk di Banyumas Mencoba Mendulang Omzet Saat Ramadhan

Lima poin kegiatan selama Ramadhan

Syafrudin menyebutkan, poin pertama meminta umat Islam agar menjalankan ibadah sebaik-baiknya selama bulan Ramadhan termasuk shalat tarawih.

"Pemkot Serang memperbolehkan masyarakat melaksanakan ibadah tarawih, termasuk juga tadarus, kemudian perayaan Idul Fitri," ujarnya.

Kemudian, poin kedua Pemkot Serang melarang tempat hiburan untuk membuka kegiatan selama bulan Ramadhan mencegah timbulnya keresahan masyarakat.

"Jadi tempat hiburan seperti kafe, tempat karaoke biliar tutup. Nanti petugas Pol PP akan mengawas," ujar Syafrudin.

Baca juga: Cerita Kasan, Petani Bunga Jombang, Jelang Ramadhan Tanam Pacar Air, Saat Panen Bisa Dapat Rp 20 Juta

Poin ketiga, Pemkot Serang melarang masyarakat memproduksi, memperdagangkan, membakar dan membunyikan mercon, petasan dan sejenisnya.

Keempat, Pemkot Serang mengatur jam operasional restoran, rumah makan, warung nasi dan sejenisnya pada bulan puasa.

"Tidak berjualan dari pukul 04.30 sampai 16.00 WIB. Kalau ada yang buka, tolong laporkan ke kami," kata Syafrudin

Selanjutnya, poin kelima masyarakat dan ASN dilarang melakukan mudik Lebaran dan cuti sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat. 

Baca juga: Warga Desa Wadas Karawang Kebanjiran di Malam Ramadhan Pertama

Boleh adakan kegiatan buka bersama

Syafrudin menegaskan, di dalam aturan, masyarakat Kota Serang diperbolehkan mengadakan buka bersama dengan syarat mentaati protokol kesehatan ketat.

"Kegiatan buka bersama dilakukan sesuai protokol kesehatan jumlahnya dibatasi 50 persen dari kapasitas ruangan," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Lampung Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemudik Tetap Harus Bawa Bukti Negatif Covid-19

Di Lampung Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemudik Tetap Harus Bawa Bukti Negatif Covid-19

Regional
Uji Coba Jam Malam di Banjarmasin, Kendaraan Masuk Dialihkan

Uji Coba Jam Malam di Banjarmasin, Kendaraan Masuk Dialihkan

Regional
Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Regional
Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Regional
Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Regional
Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Regional
Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Regional
Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, 'Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?'

Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, "Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?"

Regional
Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Regional
Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Larangan Mudik Berlaku, Bundaran Waru Disekat, Masuk Surabaya Diperketat, Kendaraan Diminta Diputar Balik

Regional
Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Stop

Bupati Bogor: Banyak Mobil Bak Angkut Orang Ditutup Terpal, Kita Stop

Regional
Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Nekat Mudik Malam Hari, Siap-siap Diisolasi di Tempat Angker Puncak Bogor

Regional
Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Regional
Hari Ini, Jokowi Akan Melihat Langsung Bagaimana Proses Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Bekerja

Hari Ini, Jokowi Akan Melihat Langsung Bagaimana Proses Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Bekerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X