Kompas.com - 12/04/2021, 16:22 WIB
Kondisi perairan Sungai Mahakam, Samarinda, yang tercemar minyak kelapa sawit, Sabtu (10/4/2021). Dok. Basarnas KaltimKondisi perairan Sungai Mahakam, Samarinda, yang tercemar minyak kelapa sawit, Sabtu (10/4/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Ratusan ton minyak kelapa sawit (crude palm oil) tumpah di perairan Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kasi Unit Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Kaltim, Octavianto menuturkan peristiwa itu terjadi saat kapal SPOB (self propelled oil barge) Mulia Mandiri melintas di perairan Sungai Mahakam menuju ke Teluk Cinta, Sabtu, (10/4/2021).

Ketika melintas di daerah Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda, kapal dengan delapan ABK itu tiba-tiba oleng karena arus deras.

“Diduga arus kencang membuat kapal itu tidak seimbang, sempat oleng akhirnya tenggelam,” ungkap Octa saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021).

Baca juga: 4 Tangki Kilang Balongan Terbakar, Ribuan Kiloliter Minyak Hilang

Saat tenggelam, tujuh orang sempat menyelamatkan diri dengan berenang ke darat.

Sementara, satu orang tak ditemukan. Korban baru dievakuasi sehari kemudian dalam kondisi meninggal dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Informasi yang dihimpun, diduga kapal tersebut bermuatan 120 ton COP, tumpah dan menyemari perairan Sungai Mahakam.

Warna air Sungai Mahakam berubah jadi warna oranye.

Baca juga: Butuh 200 Liter Minyak Atsiri untuk Basmi Lumut di Candi Borobudur

Hanya saja, belum diketahui pasti, total minyak kelapa sawit yang tumpah atas peristiwa tersebut.

Karena belum ada konfirmasi ke pihak perusahaan kapal. Namun ditaksir mencapai ratusan ton.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Viktor Sebut Capaian Vaksin Covid-19 di NTT Baru 27 Persen

Gubernur Viktor Sebut Capaian Vaksin Covid-19 di NTT Baru 27 Persen

Regional
3 Pencuri Besi Rel Kereta Api Diringkus, 2 di Antaranya Masih Pelajar

3 Pencuri Besi Rel Kereta Api Diringkus, 2 di Antaranya Masih Pelajar

Regional
Cerita Rahmad, Petugas Penyapu Jalan, Honor Seret Saat Pandemi, Bertahan Hidup dari Bansos Dermawan

Cerita Rahmad, Petugas Penyapu Jalan, Honor Seret Saat Pandemi, Bertahan Hidup dari Bansos Dermawan

Regional
Penemuan Mayat “Mr X” di Kulon Progo, Pengungkapan Identitas Masih Terkendala, Ini Penyebabnya

Penemuan Mayat “Mr X” di Kulon Progo, Pengungkapan Identitas Masih Terkendala, Ini Penyebabnya

Regional
Kadinkes Meranti Simpan 3.000 Alat Rapid Test Kemenkes di Klinik Pribadi, lalu Dijual Seharga Rp 150.000

Kadinkes Meranti Simpan 3.000 Alat Rapid Test Kemenkes di Klinik Pribadi, lalu Dijual Seharga Rp 150.000

Regional
Patok Harga hingga Rp 26 Juta, Empat Penjual Obat Terapi Covid-19 di Atas HET Dibekuk Polisi

Patok Harga hingga Rp 26 Juta, Empat Penjual Obat Terapi Covid-19 di Atas HET Dibekuk Polisi

Regional
Polres Karimun Gelar Operasi Patuh Seligi 2021, Ini Sasarannya

Polres Karimun Gelar Operasi Patuh Seligi 2021, Ini Sasarannya

Regional
Didemo Ratusan Sopir untuk Tertibkan Truk Odol, Pemkab Banyuwangi Janjikan Perbup

Didemo Ratusan Sopir untuk Tertibkan Truk Odol, Pemkab Banyuwangi Janjikan Perbup

Regional
Kebakaran di Toraja Utara Diduga Berasal dari Lilin, Satu Orang Tewas

Kebakaran di Toraja Utara Diduga Berasal dari Lilin, Satu Orang Tewas

Regional
Polisi Gadungan Berpangkat Ipda Tipu Wanita via Facebook, Korban Rugi Rp 382 Juta

Polisi Gadungan Berpangkat Ipda Tipu Wanita via Facebook, Korban Rugi Rp 382 Juta

Regional
Jual Jamu Ilegal, Warga Magetan Terancam Penjara 15 Tahun

Jual Jamu Ilegal, Warga Magetan Terancam Penjara 15 Tahun

Regional
Wajah Keraton Dalam Pemanfaatan Tanah di Yogyakarta (2)

Wajah Keraton Dalam Pemanfaatan Tanah di Yogyakarta (2)

Regional
Suroto Tak Menyangka Dikirimi Bantuan 20 Ton Jagung oleh Jokowi

Suroto Tak Menyangka Dikirimi Bantuan 20 Ton Jagung oleh Jokowi

Regional
Dijanjikan Rp 20 Juta, Pria Ini Nekat Bawa Barang 4 Kg dalam Kemasan Teh ke Palembang, Berakhir Ditangkap Polisi

Dijanjikan Rp 20 Juta, Pria Ini Nekat Bawa Barang 4 Kg dalam Kemasan Teh ke Palembang, Berakhir Ditangkap Polisi

Regional
Dimulai 25 September, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta Mulai Disosialisasikan

Dimulai 25 September, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta Mulai Disosialisasikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.