SMA dan SMK di Jabar Akan Mulai Belajar Tatap Muka, Ini Jadwalnya

Kompas.com - 08/04/2021, 11:56 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi. ANTARA/AHMAD FIKRIKepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi.

CIANJUR, KOMPAS.com - Sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Barat, mulai merencanakan sistem belajar tatap muka.

Seperti dikutip dari Antara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera memberikan izin pembelajaran tatap muka (PTM) untuk 2.800 SMK/SMK sederajat di berbagai wilayah di Jabar.

Rencananya, belajar tatap muka atau PTM akan dilakukan pada Juli 2021.

Baca juga: Napi Punya Senapan Mainan, Ini Penjelasan Kepala Lapas Cirebon

Namun, pihak sekolah diminta menerapkan protokol kesehatan ketat sebagai upaya antisipasi munculnya klaster penularan Covid-19.

"Kami memberikan dua pilihan terkait penyelenggaraan pendidikan, PTM atau tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal tersebut diserahkan pada orangtua siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi saat menghadiri pemecahan rekor MURI kaulinan (permainan) tradisional secara virtual di Cianjur, Rabu (7/4/2021).

Ia menjelaskan, dari 4.996 sekolah tingkat atas di Jabar, secara bertahap mulai mengajukan untuk menyelenggarakan PTM pada Juli 2021.

Masing-masing sekolah yang telah mengajukan tengah menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk menyediakan perlengkapan seperti masker dan tempat cuci tangan.

Baca juga: KPK Geledah 5 Rumah Keluarga Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Pihak sekolah juga diharuskan menyiapkan tempat isolasi dan pemeriksaan kesehatan untuk siswa, sebagai upaya antisipasi ketika ada siswa yang menunjukan gejala Covid-19.

"Ketika ada siswa atau tenaga pengajar yang bergejala, dapat ditangani sementara di sekolah sambil menunggu tenaga medis datang. Sehingga sekolah yang akan melakukan PTM harus memiliki ruangan khusus," kata Dedi.

Namun, menurut Dedi, tidak menutup kemungkinan PTM akan kembali dihentikan apabila muncul kasus penularan.

"Kita akan evaluasi kembali izin PTM kalau ditemukan kasus ketika tatap muka kembali digelar," kata dia.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, terkait PTM yang akan digelar pada Juli di Cianjur, masih dilakukan pendataan, termasuk ketersediaan fasilitas ruangan isolasi, dengan melibatkan aparat kecamatan hingga desa.

"Hingga saat ini, kami belum memiliki angka pasti berapa banyak yang sudah memenuhi syarat, karena masih didata," kata Herman.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Regional
Becak Masuk Tol, Sempat Kayuh Sejauh 2,6 Kilometer, Ini Fakta-faktanya

Becak Masuk Tol, Sempat Kayuh Sejauh 2,6 Kilometer, Ini Fakta-faktanya

Regional
Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas

Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas

Regional
Duduk Perkara Camat Purwosari Pungli THR dari Desa, Sudah 2 Kali Diingatkan Bupati

Duduk Perkara Camat Purwosari Pungli THR dari Desa, Sudah 2 Kali Diingatkan Bupati

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Mei 2021

Regional
Kapolda Jateng Perintahkan Penutupan Wisata Kedung Ombo Setelah Kasus Perahu Terbalik

Kapolda Jateng Perintahkan Penutupan Wisata Kedung Ombo Setelah Kasus Perahu Terbalik

Regional
Antisipasi Arus Balik, Disiapkan Lokasi Rapid Test Acak bagi Pemudik di Jabar

Antisipasi Arus Balik, Disiapkan Lokasi Rapid Test Acak bagi Pemudik di Jabar

Regional
Acara Halalbihalal dan Organ Tunggal Dibubarkan Paksa, 23 Orang Ditangkap

Acara Halalbihalal dan Organ Tunggal Dibubarkan Paksa, 23 Orang Ditangkap

Regional
Detik-detik Perahu Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Gegara Selfie di Depan Kapal

Detik-detik Perahu Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Gegara Selfie di Depan Kapal

Regional
Penumpang Perahu Wisatawan yang Terbalik di Waduk Kedung Ombo 20 Orang, 11 Selamat, 9 Masih Dicari

Penumpang Perahu Wisatawan yang Terbalik di Waduk Kedung Ombo 20 Orang, 11 Selamat, 9 Masih Dicari

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 15 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Mei 2021

Regional
Acara Organ Tunggal Dibubarkan Paksa, Polisi Beri Tembakan Peringatan

Acara Organ Tunggal Dibubarkan Paksa, Polisi Beri Tembakan Peringatan

Regional
Pada Mercon 13 Sentimeter yang Disita Polisi, Tertempel Kertas Berisi Curhatan untuk Sang Mantan

Pada Mercon 13 Sentimeter yang Disita Polisi, Tertempel Kertas Berisi Curhatan untuk Sang Mantan

Regional
Saksi Kecelakaan Perahu Wisatawan: Penumpang Saat Swafoto Banyak di Depan, Air Masuk dan Kapal Terbalik

Saksi Kecelakaan Perahu Wisatawan: Penumpang Saat Swafoto Banyak di Depan, Air Masuk dan Kapal Terbalik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X