Kompas.com - 08/04/2021, 11:13 WIB

KOMPAS.com - Di sela jadwal kunjungannya ke Cepu, Jawa Tengah, Komisaris PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Ahok dan Gibran berjumpa di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Rabu (7/4/2021) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Gibran mengaku diberi saran oleh Ahok, terutama soal penghijauan kota.

Baca juga: Temui Gibran di Loji Gandrung Solo, Ahok Mengaku Tak Bahas Politik

"Tadi banyak masukan-masukan terutama untuk ruang terbuka hijaunya perlu ditambahin lagi," ujarnya kepada awak media, usai bercakap dengan Ahok.

Selain itu, imbuh Gibran, Ahok juga menyampaikan soal kepemimpinan atau leadership.

"Banyak bicara soal leadership. Beliaukan termasuk orang yang saya idolakan. Orangnya tegas dan apa-apa cak cek, itu aja," ujar putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

Menurut Ahok, Gibran sebagai wali kota sudah memberikan perhatian untuk masyarakat Solo.

"Mas Wali sudah sangat baik. Saya lihat sudah ngurusin pendidikan, kesehatan, rumah sakit. Tinggal soal taman mungkin bisa lebih hijau kota. Pertamina banyak mendukung penghijauan," ucap mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ini.

Baca juga: Gibran Diam-diam Ternyata Idolakan Ahok, Ini Alasannya

 

Tak bahas politik

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2021) malam.

Ahok tiba di Loji Gandrung sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah disambut Gibran, mereka kemudian menuju ruang rapat di dalam rumah dinas.

Pertemuan tersebut berlangsung kurang lebih satu jam.

Kata Ahok, pertemuannya dengan Gibran tidak membahas politik.

Pun dengan bisnis. Pasalnya, dia diberitahu bahwa bisnis yang dijalankan Gibran sudah dilimpahkan kepada adiknya, Kaesang Pangarep.

"Ngobrol biasalah. Kan Mas Gibran sudah ngomong bisnis sudah kasih Mas Kaesang. Saya ya tidak ngomong bisnis," beber pria berkacamata ini.

Gibran menjelaskan, dirinya dan Ahok hanya menikmati makan malam.

“Cuma makan aja,” tuturnya.

Baca juga: Mengaku Nge-fans, Ini yang Disukai Kaesang dari Fahri Hamzah

Kunjungan kerja ke Cepu

Ahok menerangkan, pada Kamis (8/4/2021) pagi, dia ada kunjungan kerja ke Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Karena berada di Solo untuk menginap, ia menyempatkan untuk bertemu Gibran.

"Saya lagi mau kunjungan kerja ke Cepu. Karena masih pagi-pagi jalan, jadi nginap di Solo. Pas nginap (Solo) saya kontak Pak Wali Kota. Ada waktu tidak untuk mampir," kata Ahok.

Baca juga: Usai Di-DM Polisi Virtual, Pemuda Ini Ditangkap, Dinilai Bikin Komentar Negatif Soal Gibran

Gibran berujar, ia sudah lama tidak bertemu Ahok. Terakhir berjumpa sewaktu dia menghadiri pelantikan Jokowi sebagai presiden.

"Sudah lama tidak ketemu. Terakhir ketemu waktu pelantikan Bapak. Habis itu belum pernah ngobrol lagi," ungkapnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Dony Aprian)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Regional
Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Regional
Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Regional
Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Regional
Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu 'Ojo Dibandingke'

Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu "Ojo Dibandingke"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

Regional
Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 'Paper Mob' Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 "Paper Mob" Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Regional
Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Regional
Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.