Kompas.com - 01/04/2021, 22:44 WIB
Seorang warga memerhatikan kondisi rumah yang ambruk akibat pergerakan tanah lanjutan di Kampung Sindanglangu, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. IstimewaSeorang warga memerhatikan kondisi rumah yang ambruk akibat pergerakan tanah lanjutan di Kampung Sindanglangu, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com – Sebuah rumah ambruk akibat pergerakan tanah lanjutan di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Detik-detik ambruknya rumah yang berada di pinggir tebing itu sempat direkam video warga.

Baca juga: Jenuh Menunggu Relokasi, Pengungsi Tanah Bergerak di Sukabumi Pulang ke Rumah

Kepala Desa Batulawang Nanang Rohendi menyebutkan, lokasi kejadian berada di Kampung Sindanglangu.

“Kejadiannya kemarin petang akibat pergerakan tanah lanjutan,” kata Nanang kepada Kompas.com via pesan singkat, Kamis (1/4/2021). 

Disebutkan Nanang, sejak pergerakan tanah pertama kali terjadi, kondisi rumah tersebut labil dan terancam ambruk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejak itu sudah ditinggalkan pemiliknya. Mengungsi ke rumah kerabat," ujar dia.

Nanang mengemukakan, tanah bergerak di kampung Sindanglangu pertama kali terjadi awal Februari 2021, mengakibatkan 2 rumah rusak berat, dan 8 lainnya terdampak. 

“Selain itu, ada 15 rumah yang kondisinya terancam, dan pemiliknya telah meminta direlokasi," ucap Nanang. 

Baca juga: Warga Kesulitan Air Bersih akibat Tanah Bergerak di Kaki Gunung Beser Sukabumi

Sebelumnya, longsor dan tanah bergerak melanda Kampung Sindanglangu, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, 15 rumah terdampak dan rusak, serta belasan lainnya terancam. 

Selain itu, bencana juga mengakibatkan sawah rusak seluas 2 hektare dan jalan ambles sepanjang 150 meter. 

Aktivitas warga yang tinggal di dua kampung terganggu, karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian Omicron Muncul di Sejumlah Negara, Koster Imbau Warga Bali Perketat Prokes

Varian Omicron Muncul di Sejumlah Negara, Koster Imbau Warga Bali Perketat Prokes

Regional
Terungkap, 3 Orang di Sumut Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong Gading di Media Sosial

Terungkap, 3 Orang di Sumut Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong Gading di Media Sosial

Regional
14 Awak Kapal Kargo Terombang-ambing di Laut Jawa

14 Awak Kapal Kargo Terombang-ambing di Laut Jawa

Regional
Update Pembunuhan di Subang, Polisi Evaluasi Bukti dan Periksa 7 Saksi

Update Pembunuhan di Subang, Polisi Evaluasi Bukti dan Periksa 7 Saksi

Regional
Berkas Rampung, Polisi Limpahkan Kasus Siswi SMP yang 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Berkas Rampung, Polisi Limpahkan Kasus Siswi SMP yang 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Regional
Kronologi Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Ponorogo, Terjatuh ke Sungai Saat Turun dari Sepeda

Kronologi Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Ponorogo, Terjatuh ke Sungai Saat Turun dari Sepeda

Regional
Nani Pengirim Sate Sianida Mohon Diringankan Hukuman, Curhat Ingin Berkeluarga

Nani Pengirim Sate Sianida Mohon Diringankan Hukuman, Curhat Ingin Berkeluarga

Regional
Korban Banjir Bandang Garut Dievakuasi, Dapur Umum Dibangun

Korban Banjir Bandang Garut Dievakuasi, Dapur Umum Dibangun

Regional
Hendak Selundupkan Ribuan Kayu Ilegal ke Malaysia, 4 Warga Riau Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Ribuan Kayu Ilegal ke Malaysia, 4 Warga Riau Ditangkap Polisi

Regional
Banjir Rendam 7 Kecamatan di HST Kalsel, 2.208 Jiwa Mengungsi

Banjir Rendam 7 Kecamatan di HST Kalsel, 2.208 Jiwa Mengungsi

Regional
Muncul Varian Omicron, Koster Minta Pelaku Pariwisata di Bali Bersabar Sambut Kedatangan Wisman

Muncul Varian Omicron, Koster Minta Pelaku Pariwisata di Bali Bersabar Sambut Kedatangan Wisman

Regional
Gunung Api Ile Werung di Lembata Meletus, Air Laut Sempat Naik Sekitar 1 Meter

Gunung Api Ile Werung di Lembata Meletus, Air Laut Sempat Naik Sekitar 1 Meter

Regional
4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

Regional
Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Regional
DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.