Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar, 1 Orang Tewas, Polisi Terluka

Kompas.com - 25/03/2021, 06:11 WIB
Beberapa anggota polisi saat menyisir lokasi tawuran di Jalan Barukang Utara, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Minggu (21/2/2021). Dok Humas Polres Pelabuhan MakassarBeberapa anggota polisi saat menyisir lokasi tawuran di Jalan Barukang Utara, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Minggu (21/2/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tawuran antara dua kelompok pemuda Cambayya dan Barukang kembali terjadi di Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (24/3/2021).

Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Makassar Iptu Asfada mengatakan, seorang warga Cambayya berinisial RA (16) tewas usai terkena panah  di bagian perut.

Korban meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.

"Betul ada satu orang meninggal," ujar Asfada kepada wartawan, Rabu. 

Asfada menambahkan, tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda tersebut sudah kesekian kalinya terjadi di Kecamatan Ujung Tanah.

Baca juga: Alasan Terdesak Saat Tawuran, Pria Ini Bawa Kabur Motor Orang Lain

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, RA tewas sekitar pukul 14.00 Wita usai diserang beberapa orang tak dikenal.

Polisi sempat melakukan pengamanan saat mengetahui insiden tewasnya RA.

Namun, beberapa jam setelah kematian Ra, warga Cambayya melakukan aksi serangan  balasan ke kampung Barukang.

"Mereka menganggap kematian RA disebabkan oleh kelompok pemuda Barukang. Sebelum Cambayya menyerang, sudah ada warga Cambayya (RA) terkena panah oleh kelompok Barukang," kata Kadarislam.

Baca juga: Belum Lama Keluar Penjara, Residvisi Ini Curi 3 Sepeda di Makassar

Kadarislam mengatakan, tawuran antarkelompok itu baru dinyatakan benar-benar kondusif sekitar pukul 20.10 Wita.

"Ada satu orang anggota Polri yang terkena anak panah di tangan kanan. Beruntung luka yang ia alami tidak terlalu parah, dan anggota tersebut kembali bertugas antisipasi tawuran susulan," ujar Kadarislam.

Pihaknya sedang mencari dalang dari tawuran sekaligus pelaku yang melukai RA hingga tewas.

Polisi masih terus berjaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi serangan susulan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Dimaki-maki Usai Tak Diberi Uang, Seorang Pria Aniaya Tetangga hingga Tewas Pakai Cangkul

Kesal Dimaki-maki Usai Tak Diberi Uang, Seorang Pria Aniaya Tetangga hingga Tewas Pakai Cangkul

Regional
Bocah SD di Ponorogo Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Bocah SD di Ponorogo Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Regional
Pencuri Genset di Rumah Dinas Kepala Bank NTB Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Buron

Pencuri Genset di Rumah Dinas Kepala Bank NTB Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Buron

Regional
Berlaku Besok, Ini Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta

Berlaku Besok, Ini Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta

Regional
Viral Video Kakek Punguti Beras Bercampur Batu dan Pasir Tercecer di Jalan, Tuai Simpati Warga

Viral Video Kakek Punguti Beras Bercampur Batu dan Pasir Tercecer di Jalan, Tuai Simpati Warga

Regional
Terbakar Cemburu, Suami Aniaya Pria Selingkuhan Istri dengan Palu, Polisi Ungkap Cerita Lengkapnya

Terbakar Cemburu, Suami Aniaya Pria Selingkuhan Istri dengan Palu, Polisi Ungkap Cerita Lengkapnya

Regional
Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Regional
Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget sampai Teriak

Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget sampai Teriak

Regional
Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Regional
Tolak Proyek 'Malioboro' Tegal, PKL dan Sopir Angkot Geruduk DPRD

Tolak Proyek "Malioboro" Tegal, PKL dan Sopir Angkot Geruduk DPRD

Regional
Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Regional
Ini Isi 'Chat' WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Ini Isi "Chat" WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Regional
Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.