Menteri KP Optimistis Budidaya Lobster di Lombok Mampu Imbangi Vietnam

Kompas.com - 25/03/2021, 06:10 WIB
Menteri KKP saat mengunjungi tempat penanaman bibit mangrove KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDMenteri KKP saat mengunjungi tempat penanaman bibit mangrove

LOMBOK, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono optimistis budidaya lobster di Lombok mampu mengimbangi budidaya lobster di Vietnam.

Sakti menyampaikan, Indonesia tertinggal oleh Vietnam dalam budidaya lobster lantaran regulasi yang sempat melarang untuk melakukan budidaya.

"Kita sempat dihentikan karena budidaya (lobster) tidak boleh, sekarang kita budidaya yang kita harus lakukan, supaya kita bisa setara dengan Vietnam," kata Sakti, saat meninjau bibit tanaman mangrove di Desa Cendi Manik, Lombok Barat, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Video Viral Warga dan Anaknya Diusir Sekuriti Hotel, Dispar: Tak Ada Pantai Privat di Denpasar

Ia menyampaikan, sudah ada tersisa ilmu dari kerja sama MoU Australia dengan Indonesia terkait pengembangan budidaya lobster yang sudah bisa diterapkan oleh petani.

"Jejaknya sudah ada, kerja sama dengan Australia itu tahun 2010 sampai dengan 2013 lembaga dari Australia," kata Sakti.

Sakti menyebutkan, tidak ada kesulitan teknologi dalam pengembangan budidaya lobster, hal itu dilihatnya dari pantauan terhadap pembudidaya lobster di Lombok.

Baca juga: Pemkot Mataram Alokasikan Rp 45 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis dan Vaksinator

"Tdak ada kesulitan soal itu, bahkan ada tadi petani lobster Pak Rozak, modalnya Rp 150 juta hasilnya Rp 400 juta," kata Sakti.

Dari hasil bertemu petani lobster, Sakti menyebutkan, ada seorang petani yang sudah mampu membesarkan lobster, dari 1.000 bibit yang di budidaya, hanya 5 persen angka kematiannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Nekat Mudik Lebaran, Bupati Magetan: Saya Suruh Segera Pensiun, daripada Saya Berhentikan

ASN Nekat Mudik Lebaran, Bupati Magetan: Saya Suruh Segera Pensiun, daripada Saya Berhentikan

Regional
Indahnya Toleransi, Pemuda Kristen di Ambon Ikut Amankan Shalat Id

Indahnya Toleransi, Pemuda Kristen di Ambon Ikut Amankan Shalat Id

Regional
Setelah Ledakan, Pemandangan Mengerikan Terpampang di Depan Mata, Wajah Warga Tak Bisa Dikenali

Setelah Ledakan, Pemandangan Mengerikan Terpampang di Depan Mata, Wajah Warga Tak Bisa Dikenali

Regional
Cerita Anggota Tim SAR Lebaran di Sungai demi Tugas Kemanusiaan

Cerita Anggota Tim SAR Lebaran di Sungai demi Tugas Kemanusiaan

Regional
Cerita Bupati Bogor Pergoki Sopir Bus Angkut Pemudik: Penumpangnya Diminta Ngaku Karyawan Mau Tugas

Cerita Bupati Bogor Pergoki Sopir Bus Angkut Pemudik: Penumpangnya Diminta Ngaku Karyawan Mau Tugas

Regional
Melihat Ketupat Barokah, Budaya Guyub Orang Sunda Saat Lebaran

Melihat Ketupat Barokah, Budaya Guyub Orang Sunda Saat Lebaran

Regional
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Talaud Sulut

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Talaud Sulut

Regional
Update Covid-19 di Riau Bertambah 523 Kasus

Update Covid-19 di Riau Bertambah 523 Kasus

Regional
Umat Islam Memadati Masjid Raya Medan, Jaga Jarak Sulit Dilakukan

Umat Islam Memadati Masjid Raya Medan, Jaga Jarak Sulit Dilakukan

Regional
Ledakan Petasan Berujung Tragis, Tiga Orang Tewas, Rumah Hancur hingga Tangan Bocah Nyaris Putus

Ledakan Petasan Berujung Tragis, Tiga Orang Tewas, Rumah Hancur hingga Tangan Bocah Nyaris Putus

Regional
Malam Takbiran di Kuburan, Tanpa Lelah Pikul Jenazah Pasien Covid-19

Malam Takbiran di Kuburan, Tanpa Lelah Pikul Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Kesaksian Ayah Korban Ledakan Petasan di Kebumen: Semua Tergeletak, Darah di Mana-mana...

Kesaksian Ayah Korban Ledakan Petasan di Kebumen: Semua Tergeletak, Darah di Mana-mana...

Regional
12.230 Pemudik Tiba di Kabupaten Brebes

12.230 Pemudik Tiba di Kabupaten Brebes

Regional
'Selama 33 Tahun Bertugas, Tak Pernah Ada Kapolda Bernama Endang Bachtiar'

"Selama 33 Tahun Bertugas, Tak Pernah Ada Kapolda Bernama Endang Bachtiar"

Regional
Pos Penyekatan Puncak Cianjur Dijebol Pemudik di Malam Takbiran

Pos Penyekatan Puncak Cianjur Dijebol Pemudik di Malam Takbiran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X