Seorang Residivis Bakar Mushala sampai Ludes di Palembang

Kompas.com - 17/03/2021, 12:04 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang residivis berinisial RMS (44) ditangkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrium) Polda Sumatera Selatan, lantaran telah membakar mushala yang terletak di kawasan 28 Ilir, Palembang.

RMS diketahui telah empat kali masuk penjara dengan kasus perkelahian serta kepemilikan senjata tajam.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri mengatakan, kejadian kali ini bermula saat tersangka hendak meminjam bola lampu.

Namun, pengurus Mushala Toiyibah tak memenuhi permintaan tersangka.

Baca juga: Pegawai Rumah Makan di Palembang Tewas Keracunan Asap Genset, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku yang kesal karena permintaannya tak dituruti, lalu membakar mushala sampai hangus tak tersisa.

"Kemarin tersangka sudah ditangkap oleh Unit Jatanras. Motifnya sakit hati karena tak dipinjami bola lampu oleh penjaga mushala," kata Eko saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (17/3/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Curiga penyebab kebakaran

Eko menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah polisi lebih dulu melakukan identifikasi di lokasi mushala yang terbakar.

Petugas menemukan adanya kejanggalan dalam kebakaran tersebut.

Setelah diselidiki, petugas menyimpulkan bahwa kebakaran di Mushala Toiyibah yang sudah berdiri sejak 1955 itu dilakukan oleh RMS secara sengaja.

"Ini murni sakit hati, tidak ada hubungannya dengan agama. Tersangka juga merupakan residivis yang sudah keluar masuk penjara empat kali," ujar Eko.

Baca juga: Kronologi Pegawai Restoran di Palembang Tewas Keracunan Asap Genset, Diduga Dinyalakan Semalaman

Atas perbuatannya, RMS dikenakan Pasal 187 ayat 1 KUHP tentang pembakaran secara sengaja dengan ancaman penjara selama 12 tahun.

"Untuk tersangka sekarang masih diperiksa," kata Eko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Residivis Apes, Curi Ponsel di Rumah Orang yang Jago Silat, Berakhir Masuk Bui Lagi

Residivis Apes, Curi Ponsel di Rumah Orang yang Jago Silat, Berakhir Masuk Bui Lagi

Regional
Diduga Mengantuk, Pengemudi Avanza Tabrak Pengendara Sepeda Motor, Satu Tewas

Diduga Mengantuk, Pengemudi Avanza Tabrak Pengendara Sepeda Motor, Satu Tewas

Regional
Temuan LIPI, Covid-19 Varian Delta Sudah Masuk Jabar via Karawang, Warga Diimbau di Rumah Saja

Temuan LIPI, Covid-19 Varian Delta Sudah Masuk Jabar via Karawang, Warga Diimbau di Rumah Saja

Regional
Awali Haul Bung Karno, 6 Agama Gelar Doa di Makam Sang Pejuang Keragaman Kebudayaan Nusantara

Awali Haul Bung Karno, 6 Agama Gelar Doa di Makam Sang Pejuang Keragaman Kebudayaan Nusantara

Regional
2 Pria Berkejaran dan Saling Bacok di Halaman Gereja, 1 Tewas dan 1 Luka Parah, Umat Lari Berhamburan

2 Pria Berkejaran dan Saling Bacok di Halaman Gereja, 1 Tewas dan 1 Luka Parah, Umat Lari Berhamburan

Regional
Toleransi di Sepiring Sate Kerbau di Kota Kudus

Toleransi di Sepiring Sate Kerbau di Kota Kudus

Regional
Viral Video Pemuda Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Bilang 'Kalau Saya 2 Hari Mati Berarti Covid Ada'

Viral Video Pemuda Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Bilang "Kalau Saya 2 Hari Mati Berarti Covid Ada"

Regional
Viral, Video Warga Karantina BPWS Bangkalan Berorasi, Desak Petugas Tanda Tangan dan Mengancam Pulang

Viral, Video Warga Karantina BPWS Bangkalan Berorasi, Desak Petugas Tanda Tangan dan Mengancam Pulang

Regional
Susuri Sungai dan Terobos Hutan demi Kembalikan Orangutan 'Gisel' ke Habitatnya

Susuri Sungai dan Terobos Hutan demi Kembalikan Orangutan "Gisel" ke Habitatnya

Regional
Terjebak Banjir Bandang, Pria Ini Berdiri di Atas Batu Selama 1 Jam, Ini Detik-detik Penyelamatannya

Terjebak Banjir Bandang, Pria Ini Berdiri di Atas Batu Selama 1 Jam, Ini Detik-detik Penyelamatannya

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Kulon Progo, Dipicu Klaster Perkantoran hingga Hajatan

Lonjakan Kasus Covid-19 di Kulon Progo, Dipicu Klaster Perkantoran hingga Hajatan

Regional
Pemkab Bangkalan Keluarkan Kebijakan SIKM bagi Pelintas Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Pemkab Bangkalan Keluarkan Kebijakan SIKM bagi Pelintas Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Regional
Cerita Para Anak Muda Bertemu Teman Beda Agama, dari Bahai hingga Singh

Cerita Para Anak Muda Bertemu Teman Beda Agama, dari Bahai hingga Singh

Regional
Penuhi Pangan Ratusan Orang Isolasi Mandiri di Tegal, Polisi Buat Dapur Umum

Penuhi Pangan Ratusan Orang Isolasi Mandiri di Tegal, Polisi Buat Dapur Umum

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya | Penjual Cilok Sukses Punya 3 Apartemen

[POPULER NUSANTARA] Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya | Penjual Cilok Sukses Punya 3 Apartemen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X