2.235 Warga Brebes Alami Gangguan Jiwa Berat, 54 di Antaranya Dipasung

Kompas.com - 16/03/2021, 22:01 WIB
Bupati Brebes Idza Priyanti memaparkan jumlah ODGJ berat saat rapat koordinasi pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di Ruang Setda Brebes, Selasa (16/3/2021) (Foto: Dok. Humas Brebes) KOMPAS.com/Tresno SetiadiBupati Brebes Idza Priyanti memaparkan jumlah ODGJ berat saat rapat koordinasi pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di Ruang Setda Brebes, Selasa (16/3/2021) (Foto: Dok. Humas Brebes)

BREBES, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat di Kota Bawang mencapai 2.235 jiwa di tahun 2020.

Dari jumlah itu, 54 orang di antaranya dipasung.

“Jumlah ODGJ berat di Kabupaten Brebes mencapai 2.235 kasus pada tahun 2020, dan ditemukan 54 kasus pasung di dalamnya,” kata Bupati Idza Priyanti saat rapat koordinasi pembentukan tim pelaksana kesehatan jiwa masyarakat (TPKJM), Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Polisi Amankan ODGJ yang 4 Kali Bakar Al Quran dan Sajadah Masjid

Idza memaparkan latar belakang sosial rata-rata ODGJ tersebut.

Dikatakannya, ODGJ di Kabupaten Brebes paling banyak ditemukan dari keluarga miskin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka juga tidak memiliki jaminan kesehatan masyarakat atau jaminan kesehatan daerah.

Ia pun menekankan agar mereka bisa mendapat perhatian khusus tak hanya dari pemerintah namun masyarakat, dunia usaha, hingga akademisi.

Idza menyebut, persoalan warga yang mengalami gangguan jiwa berat, bisa merembet ke persoalan lain.

“Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga sangat berhubungan dengan sektor lain seperti sosial, ekonomi, pendidikan, serta keamanan dan ketertiban,” kata Idza.

Baca juga: Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Dia berharap, kasus ODGJ di Kabupaten Brebes tidak sampai meningkat di waktu mendatang.

"Jangan sampai ada kasus pasung lagi, karena pasung merupakan tindakan yang tidak manusiawi," ujarnya.

Pembentukan TPKJM, kata Idza, merupakan langkah tepat sebagai salah satu strategi upaya pencegahan dan pengendalian kesehatan jiwa masyarakat.

"TPKJM diharapkan dapat mengidentifikasi, memetakan masalah dan melakukan intervensi penyelesaian masalah hingga memonitoring dan evaluasi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor Bappeda Kabupaten Nias Terbakar

Kantor Bappeda Kabupaten Nias Terbakar

Regional
Anak-anak Mulai Terinfeksi Covid-19, Pemkab Wonogiri Siapkan Ruang Isolasi Khusus Anak

Anak-anak Mulai Terinfeksi Covid-19, Pemkab Wonogiri Siapkan Ruang Isolasi Khusus Anak

Regional
Bupati Ipuk Sebut Vaksin Efektif Tekan Corona, 70 Persen Pasien Covid-19 di Banyuwangi Belum Divaksin

Bupati Ipuk Sebut Vaksin Efektif Tekan Corona, 70 Persen Pasien Covid-19 di Banyuwangi Belum Divaksin

Regional
Gerebek 3 Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, BPOM Sita 7 Truk Barang Bukti

Gerebek 3 Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, BPOM Sita 7 Truk Barang Bukti

Regional
Jalan Trans Flores Ende-Maumere Tertutup Longsor, Aktivitas Lalu Lintas Terganggu

Jalan Trans Flores Ende-Maumere Tertutup Longsor, Aktivitas Lalu Lintas Terganggu

Regional
Diperiksa 8 Jam, Anak, Menantu, dan Cucu Akidi Tio Keluar Ruang Penyidik Sambil Menutup Wajah

Diperiksa 8 Jam, Anak, Menantu, dan Cucu Akidi Tio Keluar Ruang Penyidik Sambil Menutup Wajah

Regional
Modus Usaha Properti, Pria Ini Tipu Rekan Bisnisnya Rp 1,25 Miliar

Modus Usaha Properti, Pria Ini Tipu Rekan Bisnisnya Rp 1,25 Miliar

Regional
Viral Foto 15 Camat di Tegal Kumpul-kumpul Tak Pakai Masker, Polisi Turun Tangan

Viral Foto 15 Camat di Tegal Kumpul-kumpul Tak Pakai Masker, Polisi Turun Tangan

Regional
Mantan Direktur RS di Jember Gelar Pernikahan Saat PPKM, Kena Denda Rp 10 Juta

Mantan Direktur RS di Jember Gelar Pernikahan Saat PPKM, Kena Denda Rp 10 Juta

Regional
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Pemilik Batik Danar Hadi Solo Santosa Doellah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Pemilik Batik Danar Hadi Solo Santosa Doellah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Niat Membantu, Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Justru Dianiaya Warga, Ini Ceritanya

Niat Membantu, Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Justru Dianiaya Warga, Ini Ceritanya

Regional
Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang, 4 ABK Selamat, 6 Lainnya Hilang

Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang, 4 ABK Selamat, 6 Lainnya Hilang

Regional
Apriyani Rahayu Dapat Emas Olimpiade, Bupati Konawe Beri Hadiah Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi

Apriyani Rahayu Dapat Emas Olimpiade, Bupati Konawe Beri Hadiah Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi

Regional
Keluarga Marah di RS, Bocah Korban Kecelakaan Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Polisi

Keluarga Marah di RS, Bocah Korban Kecelakaan Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X