Kompas.com - 16/03/2021, 16:55 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Seorang pelaku pencurian motor tewas usai terkena ledakan bondet atau bom ikan yang dibawanya di Jalan Moh Hatta Kota Batu, Selasa (16/3/2021) dini hari.

Selain itu, anggota Polres Batu yang mengejar pelaku tersebut mengalami luka di bagian tangan kiri akibat ledakan yang sama.

Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo mengatakan, pelaku yang tewas merupakan DPO kasus pencurian motor.

Pelaku mengeluarkan bondet yang dibawanya saat hendak ditangkap oleh anggota polisi.

Baca juga: 16.000 Pelanggan PDAM Tulungagung Terima Air Keruh Gegara Pipa Penyuplai Air Pecah

"Iya, itu berkaitan dengan DPO curanmor juga. Dan itu memang pelaku curanmor. Ketika ada anggota mau mengamankan, dia bawa bodet, yang bersangkutan meninggal. Anggota (Polres Batu) terkena tangannya," kata Catur, melalui sambungan telepon.

Pelaku ketika itu dua orang. Pelaku yang tewas berinisial I (25) asal Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Sedang pelaku lainnya melarikan diri.

Pelaku yang meninggal akibat ledakan bondet itu akan diserahkan kepada keluarganya.

Sedangkan anggota polisi yang ikut terkena ledakan sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Hasta Brata.

Baca juga: Wali Kota Malang Bakal Perangi Rokok Ilegal

"(Anggota yang terkena ledakan) Lagi dioperasi di tangannya, tangan kiri. (Pelaku) mau diserahterimakan ke keluarga," ujar dia.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi tentang keberadaan DPO curanmor di wilayahnya sekitar pukul 01.00 WIB.

Berdasarkan informasi itu, anggota turun ke lokasi mengejar pelaku.

"Tim unit lapangan kami melakukan pembuntutan. Sekitar pukul 02.30 dini hari, orang tersebut akan ditangkap oleh unit lapangan kami. Pada saat itu pelaku meninggal dunia akibat dari adanya ledakan bondet. Untuk anggota kami sekarang mengalami luka dilakukan perawatan di rumah sakit," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Respons Dedi Mulyadi Soal Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp 28 M | Masa Jabatan Berakhir, Bupati Brebes Pulang Jalan Kaki

[POPULER NUSANTARA] Respons Dedi Mulyadi Soal Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp 28 M | Masa Jabatan Berakhir, Bupati Brebes Pulang Jalan Kaki

Regional
Hendak Melapor, IRT di Lombok Timur Pingsan di Kantor Polisi, Kapolsek: Dugaannya Korban KDRT

Hendak Melapor, IRT di Lombok Timur Pingsan di Kantor Polisi, Kapolsek: Dugaannya Korban KDRT

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 03 Desember 2022: Pagi dan Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 03 Desember 2022: Pagi dan Sore Berawan

Regional
Wapres Tegaskan 4 DOB di Papua Bakal Dievaluasi

Wapres Tegaskan 4 DOB di Papua Bakal Dievaluasi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2022

Regional
Tak Miliki Dewan Pengupahan, UMK Kota Sabang 2023 Ikuti UMP Aceh Rp 3,4 Juta

Tak Miliki Dewan Pengupahan, UMK Kota Sabang 2023 Ikuti UMP Aceh Rp 3,4 Juta

Regional
Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Regional
Cegah PMK, Produk Turunan Sapi, Babi, dan Kambing Dilarang Masuk NTT

Cegah PMK, Produk Turunan Sapi, Babi, dan Kambing Dilarang Masuk NTT

Regional
Serahkan DIPA 2023, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Bupati/Wali Kota Monitor Inflasi

Serahkan DIPA 2023, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Bupati/Wali Kota Monitor Inflasi

Regional
Geram Dokter Tolak Pasien, Bupati Bengkulu Selatan Akan Hapus Insentif Dokter

Geram Dokter Tolak Pasien, Bupati Bengkulu Selatan Akan Hapus Insentif Dokter

Regional
Ada Belasan Tempat Karaoke di Purworejo, Hanya 1 yang Punya Izin

Ada Belasan Tempat Karaoke di Purworejo, Hanya 1 yang Punya Izin

Regional
Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Regional
Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Regional
2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

Regional
Tabrak Pikap Berlogo PLN, Mantan Pebalap asal Ngawi Meninggal

Tabrak Pikap Berlogo PLN, Mantan Pebalap asal Ngawi Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.