Ridwan Kamil Ingin Pinjam Kampus IPB Sebagai Lokasi Vaksinasi

Kompas.com - 08/03/2021, 22:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyaksikan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi dosen dan tenaga pendidik IPB sekaligus memberikan sambutan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (8/3/2021). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyaksikan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi dosen dan tenaga pendidik IPB sekaligus memberikan sambutan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (8/3/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ingin meminjam gedung di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai lokasi vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ridwan usai menyaksikan secara virtual proses vaksinasi terhadap 1.600 dosen dan tenaga pendidik IPB, Senin (8/3/2021).

Emil mengapresiasi upaya Rektor IPB Arif Satria yang memaksimalkan fasilitas kampus sebagai tempat penyuntikan vaksin.

"Kalau bisa, IPB terus meminjamkan gedungnya untuk penyuntikan masyarakat umum, saya titip dua daerah Kota dan Kabupaten Bogor," kata Emil, sapaan akrabnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Ingin Vaksinasi Lansia dan Pelayan Publik Dipercepat, 6 Juta Dosis Harus Terserap Per Juni

Emil menuturkan, gedung serba guna dibutuhkan untuk mempercepat vaksinasi, seperti gedung di perguruan tinggi. Sebab, jika hanya mengandalkan Puskesmas dan fasyankes lain, maka proses vaksinasi akan selesai dalam waktu yang lama.

"Maka kalau mau berhasil vaksinasi perbanyak gedung-gedung besar yang kita sebut sentra vaksinasi (tempat pelayanan vaksinasi)," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam paparannya, Emil melaporkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro berhasil menekan laju penularan Covid-19 dan menurunkan tingkat keterisian rumah sakit.

Baca juga: Ridwan Kamil Sambut Baik Rencana Proyek LRT dan MRT di Bandung

Harapan Ridwan Kamil ke PPKM Mikro dan vaksinasi massal

Ia berharap, dengan PPKM Mikro dan vaksinasi Covid-19, pemulihan ekonomi dapat berjalan optimal, serta kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Seiring dengan PPKM Mikro yang menurut kami berhasil menekan kasus, kita berharap vaksinasi juga secepatnya selesai sehingga pemulihan ekonomi termasuk tatap muka pendidikan bisa cepat terlaksana," ucapnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya, Biasa Beri Makan dan Tak Pernah Usir Hewan Itu

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya, Biasa Beri Makan dan Tak Pernah Usir Hewan Itu

Regional
Viral Sampah APD Berserakan di TPU Pondok Rajeg Cibinong, Ini Penjelasan Polisi

Viral Sampah APD Berserakan di TPU Pondok Rajeg Cibinong, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Klaster Desa Manduraga di Purbalingga, 30 Warga Positif Covid-19

Klaster Desa Manduraga di Purbalingga, 30 Warga Positif Covid-19

Regional
RSLI Surabaya Kembali Temukan Pasien Covid-19 Varian Delta, Hasil Tracing Pencegatan Suramadu

RSLI Surabaya Kembali Temukan Pasien Covid-19 Varian Delta, Hasil Tracing Pencegatan Suramadu

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Juni 2021

Regional
Dua Hari Penyekatan di Bandung, 26 Kendaraan Diputar Balik, 8 Pengendara Reaktif

Dua Hari Penyekatan di Bandung, 26 Kendaraan Diputar Balik, 8 Pengendara Reaktif

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 19 Juni 2021

Regional
Besok, Grobogan Kembali Terapkan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Besok, Grobogan Kembali Terapkan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 Juni 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 Juni 2021

Regional
Dosen yang Dicium Eks Rektor Unipar Jember Dipersilakan Lapor Polisi

Dosen yang Dicium Eks Rektor Unipar Jember Dipersilakan Lapor Polisi

Regional
Pemred Media Online Tewas Ditembak OTK di Dalam Mobil, Ini Kata Polisi

Pemred Media Online Tewas Ditembak OTK di Dalam Mobil, Ini Kata Polisi

Regional
Fakta Baru Kekerasan Seksual pada Siswa SMA di Batu, Dilakukan di 'Bathtub' hingga Kapal Pesiar

Fakta Baru Kekerasan Seksual pada Siswa SMA di Batu, Dilakukan di "Bathtub" hingga Kapal Pesiar

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian Ruang Isolasi di Kota Tegal Lampaui 90 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian Ruang Isolasi di Kota Tegal Lampaui 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X