Bantah Jadi Calon Pimpinan Demokrat, Ridwan Kamil Dukung AHY

Kompas.com - 04/03/2021, 15:56 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung beberapa waktu lalu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membantah soal dirinya yang disebut-sebut menjadi sosok pengganti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kepemimpinan Partai Demokrat.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku kaget namanya dikaitkan dalam polemik internal Partai Demokrat.

"Saya sudah baca (beritanya). Enggak ada yang menghubungi, enggak ada (undangan). Saya cuma membaca dari media, Intinya kaget nama saya dibawa-bawa gitu ya, disebutkan," kata Emil kepada wartawan di Bandung, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Nama Ridwan Kamil Dikaitkan dengan Demokrat, Ini Kata Pengamat Politik

Emil justru mendukung AHY dalam memimpin Partai Demokrat.

Sebagai orang non-kader, ia berharap, dinamika internal di Partai Demokrat segera usai.

"Intinya saya sangat menghormati kepemimpinan Pak AHY. Saya berharap masalahnya selesai dan kalau dari kacamata awam, saya mendoakan Pak AHY selalu lancar, sukses memimpin Demokrat tanpa ada dinamika yang tidak perlu," kata Emil.

"Saya mendukung, Beliau (AHY) adalah salah satu pemimpin di generasi saya. Saya mah senang, jangan diganggu, kasihan," kata Emil.

Baca juga: Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

Sebelumnya, salah satu pendiri Partai Demokrat, Darmizal mengungkapkan, sudah ada banyak nama yang diwacanakan untuk menggantikan AHY.

Selain Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Darmizal juga mengatakan ada nama lain yang muncul, seperti Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan Ketum Partai Emas Hasnaeni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Sebagian Warga Desa di Kerinci Isolasi Mandiri di Ladang, Ini Alasannya

Positif Covid-19, Sebagian Warga Desa di Kerinci Isolasi Mandiri di Ladang, Ini Alasannya

Regional
Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak Saat Komandan Berikan Otoritas Penembakan Torpedo

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak Saat Komandan Berikan Otoritas Penembakan Torpedo

Regional
716 Ponpes Calon Penerima Hibah di Banten Bermasalah, Sebagian Fiktif

716 Ponpes Calon Penerima Hibah di Banten Bermasalah, Sebagian Fiktif

Regional
Cerita 1 Desa di Kerinci Diisolasi karena 32 Orang Positif Covid-19 Usai Pemakaman Tanpa Prokes

Cerita 1 Desa di Kerinci Diisolasi karena 32 Orang Positif Covid-19 Usai Pemakaman Tanpa Prokes

Regional
Meski Ditegur KASN, Wali Kota Padang Kembali Lakukan Mutasi Besar-besaran

Meski Ditegur KASN, Wali Kota Padang Kembali Lakukan Mutasi Besar-besaran

Regional
Anaknya yang Masih SMA Ditembak Mati KKB, Ayah: Mereka Itu Teroris! 

Anaknya yang Masih SMA Ditembak Mati KKB, Ayah: Mereka Itu Teroris! 

Regional
Masyarakat Pekanbaru Diminta Lebih Waspada Covid-19

Masyarakat Pekanbaru Diminta Lebih Waspada Covid-19

Regional
Soal Ketua DPRD dan Sespri Digerebak Warga, Diduga Mesum karena Lampu Kantor Mati, Tak Ada Temuan Narkoba

Soal Ketua DPRD dan Sespri Digerebak Warga, Diduga Mesum karena Lampu Kantor Mati, Tak Ada Temuan Narkoba

Regional
Petugas Bea Cukai Diserang 20-an Orang, Mobilnya Dilempari Batu dan Kayu, Ini Kata Polisi

Petugas Bea Cukai Diserang 20-an Orang, Mobilnya Dilempari Batu dan Kayu, Ini Kata Polisi

Regional
Sumut Perpanjang PPKM, Edy Rahmayadi: Hindari Buka Puasa Bersama

Sumut Perpanjang PPKM, Edy Rahmayadi: Hindari Buka Puasa Bersama

Regional
32 Orang Positif Corona Setelah Pemakaman Tanpa Prokes, 1 Desa di Kerinci Diisolasi

32 Orang Positif Corona Setelah Pemakaman Tanpa Prokes, 1 Desa di Kerinci Diisolasi

Regional
Cerita Brimob Menyiapkan Menu Buka Puasa, Lebih Sulit Pegang Kompor daripada Popor

Cerita Brimob Menyiapkan Menu Buka Puasa, Lebih Sulit Pegang Kompor daripada Popor

Regional
 Tentang Kapal Selam Nanggala-402 yang Hilang di Utara Bali, Dijuluki Monster Laut, Emban Banyak Misi Rahasia

Tentang Kapal Selam Nanggala-402 yang Hilang di Utara Bali, Dijuluki Monster Laut, Emban Banyak Misi Rahasia

Regional
Jual Daging Babi Berkedok Sapi, 3 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Bapak-Anak

Jual Daging Babi Berkedok Sapi, 3 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Bapak-Anak

Regional
Terungkap Penyelundupan 80 Kilogram Sabu dari Thailand Melalui Aceh

Terungkap Penyelundupan 80 Kilogram Sabu dari Thailand Melalui Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X