Ganjar Luruskan Pernyataan Gibran yang Minta Prioritaskan Vaksinasi untuk Solo

Kompas.com - 04/03/2021, 08:46 WIB
Calon Wali Kota Solo dari Partai PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka menggelar jumpa pers terkait hasil hitung cepat internal partai di kantor DPC PDI Perjuangan, Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12/2020). Berdasarkan hasil hitung cepat internal partai hingga Rabu (9/12/2020) sore, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa memperoleh suara sekitar 85 persen, atau unggul atas pasangan Bagyo Wahyono-FX. Suparjo dengan suara sekitar 14 persen pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Pilkada 2020. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHACalon Wali Kota Solo dari Partai PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka menggelar jumpa pers terkait hasil hitung cepat internal partai di kantor DPC PDI Perjuangan, Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12/2020). Berdasarkan hasil hitung cepat internal partai hingga Rabu (9/12/2020) sore, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa memperoleh suara sekitar 85 persen, atau unggul atas pasangan Bagyo Wahyono-FX. Suparjo dengan suara sekitar 14 persen pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Pilkada 2020. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

KOMPAS.com- Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengeluarkan pernyataan meminta pemerintah pusat memprioritaskan vaksinasi untuk Solo.

Namun, pernyataan Gibran tersebut kemudian diluruskan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar mengatakan, terkait vaksinasi, seluruh daerah sebenarnya memang meminta prioritas. Prioritas yang dimaksud berkaitan dengan kelompok masyarakat sasaran vaksinasi.

Baca juga: Gibran Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Vaksinasi di Solo

Pernyataan Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Senin (1/3/2021).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Senin (1/3/2021).
Saat ditemui di Balai Kota Solo, Gibran sempat meminta Solo diprioritaskan untuk vaksinasi.

Menurut Gibran, Solo dipandang menjadi pusat perekonomian di Jawa Tengah.

"Saya meminta Solo untuk diprioritaskan karena Solo ini menopang daerah lain," kata dia, Selasa (2/3/2021).

Ia menuturkan, salah satu hambatan yang masih dihadapi pemerintah Kota Solo ialah keterbatasan jumlah vaksin.

Baca juga: Gibran Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Vaksinasi di Solo, Ganjar: Bukan Solo-nya, tapi...

Penjelasan Ganjar: bukan Solo-nya tapi kelompok sasaran masyarakatnya

Menanggapi hal tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, permintaan itu lebih berkaitan dengan sasaran kelompok masyarakat.

"Sebenarnya semua (daerah) minta adanya prioritas. Jadi prioritas itu bukan Solo-nya tapi kelompok sasaran masyarakatnya," ujar Ganjar meluruskan.

Gubernur menjelaskan, dirinya telah mengusulkan kelompok masyarakat pasar menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua pada Presiden Jokowi saat rapat.

Di Jawa Tengah, usulan vaksinasi bagi kelompok masyarakat akan dilakukan di Solo dan Semarang.

Kota Solo akhirnya dipilih sebagai sasaran vaksinasi pedagang pasar, dengan mempertimbangkan tingkat keramaian dan aktivitas ekonomi.

"Nah saya menyiapkan 2 titik satu di Solo dan Semarang. Akhirnya kemarin dipilih di Solo. Saya kira Mas Gibran menyambut dan kemudian mendapatkan alokasi itu. Saya kira bagus tinggal nanti kalau di sana sudah bisa sukses kita sebarkan ke tempat yang lain," ucapnya.

Baca juga: Gibran Minta Solo Jadi Prioritas Vaksinasi, Pengamat: Angin Segar untuk Pemda Lain

Vaksinasi di Solo

Ilustrasi Vaksin Covid-19Shutterstock Ilustrasi Vaksin Covid-19
Kota Solo telah melakukan tahapan vaksinasi.

Pada tahap pertama, sebanyak 1.000 vaksin didistribusikan ke kelompok tenaga kesehatan.

Pada tahap kedua, Kota Solo akan menerima 70.000 vaksin.

Puluhan ribu vaksin itu akan menyasar pedagang pasar tradisional, TNI-Polri, lanjut usia, guru hingga tokoh agama.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Labib Zamani, Riska Farasonalia | Editor: Khairina, Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crazy Rich yang Sebar Uang Rp 100 Juta Ternyata Bagi-bagi Bonus, Ini Penjelasannya

Crazy Rich yang Sebar Uang Rp 100 Juta Ternyata Bagi-bagi Bonus, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Tarawih Muncul di Purbalingga, 3 RT 'Lockdown'

Klaster Tarawih Muncul di Purbalingga, 3 RT "Lockdown"

Regional
Video Wanita Sebar Rp 100 Juta dari Balkon Viral, Ternyata Pengusaha, Ini Dia Sosoknya

Video Wanita Sebar Rp 100 Juta dari Balkon Viral, Ternyata Pengusaha, Ini Dia Sosoknya

Regional
Mengacu PPKM Mikro, Wali Kota Eri Izinkan Warga Surabaya Shalat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

Mengacu PPKM Mikro, Wali Kota Eri Izinkan Warga Surabaya Shalat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

Regional
Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Regional
Doni Monardo: Kalau Telanjur Mudik Wajib Karantina, Apa Pun Alasannya

Doni Monardo: Kalau Telanjur Mudik Wajib Karantina, Apa Pun Alasannya

Regional
Pemulung di Kupang Temukan Jasad Bayi dalam Tumpukan Sampah, Diduga Baru Berusia Sehari

Pemulung di Kupang Temukan Jasad Bayi dalam Tumpukan Sampah, Diduga Baru Berusia Sehari

Regional
Pusat Niaga di Bandung Ramai, Wali Kota: Luar Biasa Masyarakat Ini, seperti Tidak Ada Covid-19

Pusat Niaga di Bandung Ramai, Wali Kota: Luar Biasa Masyarakat Ini, seperti Tidak Ada Covid-19

Regional
'Kalau Setiap Ada Forum Pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar Ini Selalu Disuguhkan'

"Kalau Setiap Ada Forum Pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar Ini Selalu Disuguhkan"

Regional
Dijadwalkan Tinjau Pos Penyekatan Hari Ini, Bupati Nganjuk Malah Terjaring OTT KPK

Dijadwalkan Tinjau Pos Penyekatan Hari Ini, Bupati Nganjuk Malah Terjaring OTT KPK

Regional
2 WNA Kru Film Dokumenter Disetop Petugas Pos Penyekatan Mudik di Aceh

2 WNA Kru Film Dokumenter Disetop Petugas Pos Penyekatan Mudik di Aceh

Regional
Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan, Ini Aturan Saat Malam Lebaran

Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan, Ini Aturan Saat Malam Lebaran

Regional
Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pelayanan Pemerintah Dipastikan Terus Berjalan

Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pelayanan Pemerintah Dipastikan Terus Berjalan

Regional
Kronologi 4 Pria di Sikka Berkelahi, 1 Orang Tewas, Bermula Minum Moke Bersama

Kronologi 4 Pria di Sikka Berkelahi, 1 Orang Tewas, Bermula Minum Moke Bersama

Regional
KPK Lakukan OTT pada Bupati Novi, Sekda Nganjuk: Materinya Saya Belum Tahu

KPK Lakukan OTT pada Bupati Novi, Sekda Nganjuk: Materinya Saya Belum Tahu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X