Kompas.com - 03/03/2021, 19:44 WIB
Tim Penjinak Bom Brimob Polda Aceh memeriksa tempat kejadian perkara usai ledakan yang diduga granat di rumah warga, Desa Peunyerat, Kecamatan Bandar Raya, Banda Aceh, Aceh, Senin (1/3/2021). Pihak kepolisin setempat menyatakan aksi teror yang diduga menggunakan granat tersebut merusak kios, kaca dan dinding rumah serta melukai seorang warga. KOMPAS.com/RAJA UMARTim Penjinak Bom Brimob Polda Aceh memeriksa tempat kejadian perkara usai ledakan yang diduga granat di rumah warga, Desa Peunyerat, Kecamatan Bandar Raya, Banda Aceh, Aceh, Senin (1/3/2021). Pihak kepolisin setempat menyatakan aksi teror yang diduga menggunakan granat tersebut merusak kios, kaca dan dinding rumah serta melukai seorang warga.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Ledakan yang terjadi di depan rumah warga Desa Lhong Raya, Kota Banda Aceh, Senin (1/3/2021), sempat dicurigai sebagai bentuk aksi teror.

Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan jaringan teroris.

"Ledakan kemarin di Lhong Raya kami pastikan tidak ada kaitannya dengan tersangka jaringan teroris yang ditangkap beberapa waktu lalu," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes  Winardy saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Polisi Periksa 4 Orang Saksi Terkait Ledakan di Depan Rumah Warga di Aceh

Winardy menyebutkan, setelah terjadi ledakan, tim Densus 88 langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

"Awalnya sempat dicurugai aksi teror dari jaringan teroris. Namun setelah tim Densus melacak keluarga yang menjadi korban, tidak ada hubungan dengan tersangka teroris di Aceh," kata dia.

Baca juga: Kepastian soal Ledakan di Depan Rumah Warga, Ini Penjelasan Polda Aceh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengungkap penyebab ledakan, Polda Aceh terus melakukan penyelidikan serta menganalisis segala kemungkinan.

Salah satunya, dugaan masalah internal keluarga.

"Hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi, memang keluarga korban ledakan selama ini tidak ada masalah dengan tetangga. Tapi keterangan yang kami dapatkan, suami dari anak korban yang kakinya terluka telah berpisah sejak empat bulan lalu," ujar Winardy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Regional
PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

Regional
Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Regional
Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Regional
ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

Regional
Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Regional
Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

Regional
Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Regional
ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

Regional
Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.