Banjir dan Longsor Terjang Lumajang, Puluhan Warga Mengungsi, Jalur Piket Nol Terdampak

Kompas.com - 28/02/2021, 18:51 WIB
Petugas memanfaatkan alat berat untuk membersihkan material longsor di jalur Piket Nol Lumajang, Minggu (28/2/2021). KOMPAS.COM/Dok. BPBD LumajangPetugas memanfaatkan alat berat untuk membersihkan material longsor di jalur Piket Nol Lumajang, Minggu (28/2/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Hujan deras yang melanda kawasan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyebabkan longsor dan banjir di sejumlah titik, Sabtu (27/2/2021).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, longsor sempat menutup akses jalan nasional di Piket Nol Kilometer ke-58 Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro.

Baca juga: Terjang Banjir Antar Order Makanan, Driver Ojol Ali Akui Khawatirkan Kondisi Pelanggan

Sedangkan banjir terjadi di Desa Kutorenon, Desa Selok Besuki, dan Desa Bondoyudo di Kecamatan Sukodono.

Banjir juga menimpa Desa Blukon di Kecamatan Lumajang, Desa Pandansari di Kecamatan Kedungjajan, dan Desa Tekung di Kecamatan Tekung.

Baca juga: Pengakuan Driver Ojol yang 1,5 Jam Terjang Banjir Antar Makanan: Khawatir Penerima Belum Dapat Bantuan

Banjir di Desa Kutorenon menyebabkan 20 orang mengungsi ke balai desa. Sedangkan banjir di Desa Selok Besuki menyebabkan 60 orang mengungsi.

Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Lumajang, Joko Sambang mengatakan, petugas sudah melakukan penanganan terhadap bencana banjir dan longsor tersebut.

"Sekarang masih lanjut asesmen," kata Joko melalui keterangan tertulis, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, banjir disebabkan oleh luapan air sungai yang mengalir di daerah sekitar terdampak banjir.

Sedangkan untuk longsor, pihaknya mencatat ada enam titik longsor di sepanjang jalur Piket Nol.

Mulai dari kilometer 56 sampai 60. Namun, longsor yang paling besar terjadi di kilometer 58. Di lokasi itu, longsor disertai dengan pohon tumbang hingga menutup total akses jalan.

Longsor disebabkan oleh intensitas hujan dan kondisi tanah yang labil.

Petugas sudah membersihkan material longsor tersebut dengan mendatangkan alat berat.

"Penanganan longsor dan pohon tumbang di Jalur Piket Nol, selain dilakukan secara manual juga dilakukan menggunakan alat berat jenis loader bomac milik BPBD Kabupaten Lumajang," kata Joko.

Pembersihan material longsor selesai Minggu pagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X